Sabtu, 11 November 2017 - 10:08:37 WIB
Masyarakat Diminta Ikut Memantau Anggaran Dana DesaKategori: Jawa Barat - Dibaca: 34 kali

Baca Juga:Deddy Kusdinar Akan Menyeret Andi Mallarangeng Jadi TersangkaBonaran Situmeang Lecehkan PendukungnyaFoke dan Istri Optimis Rakyat Akan Dukung Dirinya di Putaran KeduaMau Mendapat Untung Besar Kontraktor Kerja Asal Jadi, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Tertidur

Ciamis, Jaya Pos
Anggaran Dana Desa (ADD) harus digunakan sesuai peruntukan, artinya harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diminta ikut memantau ADD) tersebut jangan sampai ada penyimpangan.
Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ciamis Sri Respatini SH MHum ketika memberikan keterangan pers selepas memberikan sambutan kepada 258 kepala desa se-Kabupaten Ciamis di ruang aula Auditorium Universitas Galuh Ciamis, beberapa waktu lalu
Sri mengatakan, sudah ada beberapa laporan dari masyarakat terkait penyimpangan ADD dan kini sudah ditangani pihak Kejari, seperti kasus di Desa Bunter dan Desa Sukadana. “Untuk menekan terjadinya penyimpangan ADD, kejaksaan mengadakan sosialisasi terkait dengan aturan penggunaan ADD agar sesuai peruntukan. Saya harap pemantauan tidak dilakukan sendiri, harus ada peran pemerintah agar anggaran dana desa itu betul-betul dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.
Sri mengungkapkan, penyimpangan banyak dilakukan dengan cara memindahkan peruntukan dan mengurangi aturan yang telah ada. “Seharusnya digunakan untuk fasilitas membangun jalan desa, tetapi malah digunakan untuk kebutuhan lain, dan itu pun tidak sesuai dengan peruntukan. Dengan begini tentu dari sisi administrasi dan anggaran pun akan menyimpang dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.
Maka dari itu, lanjut Sri, untuk menghindari urusan dengan hukum, penggunaan anggaran dana desa harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Apalagi kata dia, mekanisme dan sistem dari pemerintah sudah bagus, artinya tinggal masyarakat bersama seluruh perangkat desa dapat memanfaatkan dana desa untuk kebutuhan masyarakat. “Jangan sampai menyimpang dari petunjuk pelaksanaanya. Semuanya harus ikut serta berperan dalam melakukan pemantauan. Insya Allah kalau bersama-sama ikut memantau akan meminimalisir penyimpangan,” ujar Sri.

Tertib Keuangan
Senada diungkapkan Bupati Ciamis H Iing Syam Arifien. Menurutnya, penyelenggaraan pemerintah desa sebagaimana diatur dalam UU No 6 Tahun 2014 tentang desa memiliki peran strategis dalam pengaturan masyarakat desa dan keberhasilan pembangunan nasional.
Kepala desa sebagai penanggungjawab harus mampu mengelola keuangan desa. Apalagi dana desa sekarang jumlahnya jauh lebih besar dari sebelumnya.
Adanya undang-undang tersebut, kata H Iing, tentunya harus menjadi sebuah motivasi yang kuat dari para kepala desa dalam meningkatkan pembangunan desa, merangsang pertumbuhan ekonomi, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa.
Bantuan desa yang dialokasikan oleh pemerintah pusat saat ini seperti diketahui mencapai miliaran rupiah. “Saya berharap Apdesi bisa mensinergikan pemerintahan desa dengan pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat desa khususnya di Kabupaten Ciamis,” H Iing menambahkan.(Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121670)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90982)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (69677)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (50763)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45936)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45832)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37607)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (33028)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31755)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (24290)
Bedah JayaposPeningkatan Jalan di Desa Kali Pucang Diduga Tidak Sesuai SpekPasuruan, Jaya Pos Begitu banyak pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Pasuruan yang saat ini masih ...


Wabah Korupsi Diduga Melanda Desa PelemwatuPolres Bolmong Diminta Usut Tuntas Dugaan Pungli DDDiduga Banyak Item Hilang, Proyek 5,5 Milyar Layak Di SorotRekanan Dispora Diduga Curangi Proyek Lapangan Futsal, Kabid Lakukan PembiaranPengerjaan Trotoar Kota Padangpanjang Diduga Tidak Sesuai SpekProyek Pusyangatra Ditengarai Tidak Sesuai SpeckPemkab Siak Kebal Hukum Atau Tidak Mengerti Hukum
Laporan KhususDPA DP3AP2KB Dorong Anak Aktif Mengembangkan Minat dan KemampuanBogor, Jaya Pos Saat ini jumlah penduduk usia anak (dibawah 18 tahun) di Kabupaten Bogor cukup tinggi yaitu ...


FBBI Sumbangkan Buku ke SDN 106149 Bulu CinaPemkab Kampanyekan Program Gemar Makan IkanTingkatkan Potensi Wisata di Tatar Galuh Ciamis, Dispar Menggelar Rally Nyukcruk LemburCamat Cengkareng Gelar Jumling ke Wilayah KapukUntuk Kali Kedua Menteri Susi Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari Undip SemarangDimeriahkan Penghafal 30 Juz, Kegiatan Wakaf 1.000 Hafidz di Istano Basa PagaruyungWakil Bupati Kabupaten Mukomuko Resmikan Pelaksanaan Karya Bhakti Kodim 0423/BU