Minggu, 12 November 2017 - 22:31:15 WIB
Panji Dongkrak Swasembada Pangan Kabupaten MelawiKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 46 kali

Baca Juga:Deddy Kusdinar Akan Menyeret Andi Mallarangeng Jadi TersangkaBonaran Situmeang Lecehkan PendukungnyaFoke dan Istri Optimis Rakyat Akan Dukung Dirinya di Putaran KeduaMau Mendapat Untung Besar Kontraktor Kerja Asal Jadi, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Tertidur

Melawi, Jaya Pos
Bupati Melawi Panji SSos berusha be­kerja sama dengan masyarakat dan TNI guna mengupayakan wilayah itu menjadi swasembada ketahanan pangan.
“Bila peningkatan hasil sawah kita mampu ekspor, saya sebagai bupati akan berusaha mengadakan mesin penggilingan padi skala besar dan pengadaan gudang padi,” uja Panji pada saat menanam padi perdana di Desa Tanjung Arak Kecamatan Nanga Pinoh, Kamis (9/11).
Pertumbuhan pemba­ngunan dan pemukiman di Indonesia sangat berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan sektor swasembada pangan, termasuk pertanian/produksi sawah atau padi.
Akhir-akhir ini banyak lahan pertanian yang dialihfungsikan menjadi bentuk usa­ha lain. Hal ini mengancam tetnu kemandirian ketahanan swasembada pangan nasional.
Dalam rangka mewujudkan kemandirian ketahanan pangan nasional, harus memperluas lahan baku pertanian khususnya sawah. Mengelola lahan dan air yang tersedia secara alami, dan memberdayakan petani sebagai tenaga penggarap lahan persawahan.
Melalui kegiatan perluasan tanah sawah, dilakukan mekanisme pola swakelola kerja sama dengan TNI, dari teknis identifikasi Calon Pertanian dan Calon Lokasi [CPCL] survey, serta investigasi calon petani. Untuk menjadikan Kabupaten Melawi mampu memproduksi padi lebih besar.
Pemerintah Kabupaten Melawi melalui Dinas Pertanian dan tim PKK, dibantu TNI, mengacu UU No 10/2017. Pertanian sawah akan terus diperluas yang seterusnya diserahkan kepada kelompok tani. Dan akan dilaksanakan penanaman padi dua kali dalam semusim.
Perlu digarisbawahi, lahan yang sudah dicetak sawah tidak bisa dialihfungsikan. “Dan kita masyarakat Kabupaten Melawi berterimakasih kepada pemerintah pusat yang sudah mengalokasikan dana percetakan sawah ke Kabupaten Melawi pada anggaran DAK tahun 2017. Saya sebagai anak petani harus mampu berkembang di bidang usaha tani, meningkatkan sampai ke produksi bisnis, bukan hanya kebutuhan sendiri atau hanya sekedar membutuhi Kabupaten Melawi, tapi harus mampu ekspor ke luar,” jelas Panji.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Melawi Oslan MSi dalam kesempatan itu menyampaikan, dalam kegitan pelaksanaan percetakan sawah tidak ada kendala, hanya bila bersentuhan dengan hutan lindung atau industri, tentu menjadi tantangan serius.
Namun demikian Bupati akan berusaha menemui kementerian terkait guna mencari solusi bagaimana cara mengelolanya, atau bisa saja bentuknya pinjam pakai. “Untuk progaram tahun 2017 ini, kita menargetkan 300 ha lahan sawah yang sudah dikelola 285 ha, dengan dana pemerintah pusat atau DAK.
Kenaikan hasil panen tahun ini berkisar 6,4% dari tahun 2017. Dan program perluasan lahan persawahan tiap tahun akan diusahakan. “Bahkan target kita, Kabupaten Melawi tahun 2020 akan ekspor beras mandiri,” jelasnya.
(Pangaribuan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121670)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90982)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (69678)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (50763)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45936)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45832)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37607)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (33028)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31756)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (24290)
Bedah JayaposPeningkatan Jalan di Desa Kali Pucang Diduga Tidak Sesuai SpekPasuruan, Jaya Pos Begitu banyak pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Pasuruan yang saat ini masih ...


Wabah Korupsi Diduga Melanda Desa PelemwatuPolres Bolmong Diminta Usut Tuntas Dugaan Pungli DDDiduga Banyak Item Hilang, Proyek 5,5 Milyar Layak Di SorotRekanan Dispora Diduga Curangi Proyek Lapangan Futsal, Kabid Lakukan PembiaranPengerjaan Trotoar Kota Padangpanjang Diduga Tidak Sesuai SpekProyek Pusyangatra Ditengarai Tidak Sesuai SpeckPemkab Siak Kebal Hukum Atau Tidak Mengerti Hukum
Laporan KhususDPA DP3AP2KB Dorong Anak Aktif Mengembangkan Minat dan KemampuanBogor, Jaya Pos Saat ini jumlah penduduk usia anak (dibawah 18 tahun) di Kabupaten Bogor cukup tinggi yaitu ...


FBBI Sumbangkan Buku ke SDN 106149 Bulu CinaPemkab Kampanyekan Program Gemar Makan IkanTingkatkan Potensi Wisata di Tatar Galuh Ciamis, Dispar Menggelar Rally Nyukcruk LemburCamat Cengkareng Gelar Jumling ke Wilayah KapukUntuk Kali Kedua Menteri Susi Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari Undip SemarangDimeriahkan Penghafal 30 Juz, Kegiatan Wakaf 1.000 Hafidz di Istano Basa PagaruyungWakil Bupati Kabupaten Mukomuko Resmikan Pelaksanaan Karya Bhakti Kodim 0423/BU