Selasa, 14 November 2017 - 07:49:26 WIB
Ketemu Jokowi, Warga Teluk Jambe Minta Listrik dan RumahKategori: Jawa Barat - Dibaca: 25 kali

Baca Juga:Deddy Kusdinar Akan Menyeret Andi Mallarangeng Jadi TersangkaBonaran Situmeang Lecehkan PendukungnyaFoke dan Istri Optimis Rakyat Akan Dukung Dirinya di Putaran KeduaMau Mendapat Untung Besar Kontraktor Kerja Asal Jadi, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Tertidur

Karawang, Jaya Pos
Seorang warga Teluk Jambe, Kara­wang meminta wilayahnya dialiri listrik dan di­bangunkan rumah. Hal itu disampaikan ketika mendapat kesempatan bertemu Presiden Joko Widodo saat penyerahan SK Pemanfaatan Lahan Program Perhutanan Sosial di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Rabu (1/11/2017).
Awal mulanya, Jokowi meminta kepada seorang warga yang berteriak kepepet ketika Presiden menyinggung aksi unjuk rasa dengan cara ingin mengubur diri di depan Istana Kepresidenan bulan April lalu.
“Yang ngomong kepepet sini maju silakan. Maju saja. Maju. Tadi, ya. Enggak apa-apa maju. Kepepat-kepepet,” kata Jokowi.
Warga yang diminta maju itu mengenalkan dirinya bernama Remiyati.
Jokowi kemudian me­minta kepada Remiyati untuk menceritakan kembali perjalanannya menyampaikan aspirasi ke Jakarta hingga mendapatkan SK pengelolaan lahan.
Remiyati menceritakan bahwa saat itu dirinya dan warga lain tidak tahu harus berbuat apalagi selain langsung mengadu ke Presi­den terkait persoalan sengketa lahan para petani dengan PT Pertiwi Lestari.
Setelah mendengarkan alasan itu, Jokowi kemudian bertanya langkah apa yang akan dilakukan Remiyati setelah mendapatkan SK pemanfaatan tersebut.
Remiyati pun mengungkapkan rencananya akan menanam tanaman palawija, seperti jagung, pisang dan lainnya. Remiyati selanjutnya meng­ungkapkan apa yang menjadi unek-uneknya terkait kebutuhan yang hingga kini belum ada, misalnya infrastruktur jalan maupun listrik.(JAKA-AS)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121670)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90982)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (69678)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (50763)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (45936)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45832)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37607)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (33028)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31756)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (24290)
Bedah JayaposPeningkatan Jalan di Desa Kali Pucang Diduga Tidak Sesuai SpekPasuruan, Jaya Pos Begitu banyak pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Pasuruan yang saat ini masih ...


Wabah Korupsi Diduga Melanda Desa PelemwatuPolres Bolmong Diminta Usut Tuntas Dugaan Pungli DDDiduga Banyak Item Hilang, Proyek 5,5 Milyar Layak Di SorotRekanan Dispora Diduga Curangi Proyek Lapangan Futsal, Kabid Lakukan PembiaranPengerjaan Trotoar Kota Padangpanjang Diduga Tidak Sesuai SpekProyek Pusyangatra Ditengarai Tidak Sesuai SpeckPemkab Siak Kebal Hukum Atau Tidak Mengerti Hukum
Laporan KhususDPA DP3AP2KB Dorong Anak Aktif Mengembangkan Minat dan KemampuanBogor, Jaya Pos Saat ini jumlah penduduk usia anak (dibawah 18 tahun) di Kabupaten Bogor cukup tinggi yaitu ...


FBBI Sumbangkan Buku ke SDN 106149 Bulu CinaPemkab Kampanyekan Program Gemar Makan IkanTingkatkan Potensi Wisata di Tatar Galuh Ciamis, Dispar Menggelar Rally Nyukcruk LemburCamat Cengkareng Gelar Jumling ke Wilayah KapukUntuk Kali Kedua Menteri Susi Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari Undip SemarangDimeriahkan Penghafal 30 Juz, Kegiatan Wakaf 1.000 Hafidz di Istano Basa PagaruyungWakil Bupati Kabupaten Mukomuko Resmikan Pelaksanaan Karya Bhakti Kodim 0423/BU