Senin, 20 November 2017 - 07:09:16 WIB
Mantan Wakepsek Kesiswaan SMKN 1 Pungging Jarang Masuk KantorKategori: Pendidikan - Dibaca: 102 kali

Baca Juga:Grand Final Futsal Nabaja CUP III 2012 , Minggu 22 Juli 2012Grand Final NABASA CUP III 2012, Minggu 22 Juli 2012SMAN 2 Kabanjahe BerbenahDeddy Kusdinar Akan Menyeret Andi Mallarangeng Jadi Tersangka

Mantan wakepsek malah lebih sering masuk ke sekolah SMK swasta yang kini dipecaya
menjadi kepala sekolah.

Mojokerto, Jaya Pos

Ingatkah dengan pepatah Jawa yang mengistilahkan “jika seorang guru itu wajib digugu dan ditiru (di contoh dan diterapkan-Red)” yang orientasinya adalah sebagai seorang guru dalam bertingkah laku haruslah bisa jadi cerminan atau panutan bagi para murid-muridnya dan masyarakat luas pada umumnya guna tercipta akhlakul karimah atau kelakuan yang sopan dan beradab sebagai cerminan abdi negara atau ASN (Aparatur Sipil Negara) yang bernaung di bawah kelembagaan pendidikan?

Itu terjadi di naungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, tepatnya di SMK Negeri 1 Pungging Kabupaten Mojokerto. Dia adalah HS (inisial), guru yang juga pernah menduduki jabatan sebagai Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) Kesiswaan yang jarang masuk ke sekolah tempatnya berdinas lantaran sudah tidak menjabat sebagai wakepsek lagi disana, dia malah lebih sering masuk ke sekolah SMK swasta yang kini dipecaya menjadi kepala sekolah.

Sumber yang berhasil dimintai keterangan menuturkan, HS sejak tidak menjabat sebagai wakepsek di SMKN 1 Pungging sudah jarang datang untuk mengajar, malah yang bersangkutan lebih sering masuk ke SMK Pacet, karena disana dia dipercaya menjabat kepala sekolah. “Padahal kalau di SMK Pacet, dia sangat terkenal sebagai guru yang sangat kejam,” ujar sumber semberi membeberkan HS disebut-sebut pernah mukul muridnya menggunakan buku jurnal yang sangat tebal.

Sumber juga mengungkapkan, guru-guru atau bagian tata usaha di sekolahan tersebut, jika diajak bicara oleh oknum HS tidak ada yang berani menghadap langsung alias selalu memalingkan muka, lantaran saking takutnya. “Sudah gitu, saat menghadap pun keringat akan bercucuran,” ujarnya meyakinkan.

Sumber juga membeberkan soal siswa penerima KIP, tidak pernah tepat sasaran. “Siswa penerima bantuan KIP juga selalu tidak tepat sasaran, masa artis (penyanyi) yang orang tuanya punya usaha bengkel sepeda motor dapat bantuan, padahal disana masih banyak siswa miskin yang lebih berhak untuk mendapatkan bantuan tersebut,” katanya serius.

Terkait ini, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ketika dikonfirmasi melalui Mariyono SSos Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto menuturkan berkaitan dengan masukan ini, pihaknya akan secepatnya pembinaan. “Terima kasih atas informasinya, tetapi soal adanya penganiayaan terhadap siswa sebaiknya dilaporkan ke pihak berwajib saja,” katanya.

Mengenai bantuan KIP yang tidak tepat sasaran, menurutnya hal itu karena adanya faktor suka tidak suka atau sedang tidak senang. “Itu lagu lama mas, saya kira ada unsur senang tidak senang, tapi apapun itu nanti bentuk bantuan, sekolah swasta pasti melalui Cabang Dinas, kami nanti akan mengevaluasi kembali,” tambahnya.(Ad)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50355)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13446)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5326)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4818)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3942)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3615)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3527)
Bedah JayaposPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaTangerang, JAYAPOS - Sungguh berani, walaupun usia tua tapi semangat tetap muda. Kalau pada ...


Penggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di Trotoar
Laporan KhususSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDBanjarnegara, JAYAPOS - Suparti (45) petani dari Dusun Kroya Rt 02 Rw 03 Desa Pasegeran Kecamatan ...


Sembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 Pasegeran