Minggu, 03 Desember 2017 - 05:53:48 WIB
Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 3608 kali

Baca Juga:Dugaan Korupsi, Bupati Simalungun DR JR Saragih DidemoSimpan Ecstasy Satrio Purwanto DiadiliTerkait Kontrak Freeport, SBY dan Menteri ESDM Digugat Rp 70 TriliunRehab DAK SDN 095205 Nagori Parbalogan Terkatung-katung, Siswa-siswi Belajar di Luar Ruang Kelas

Makassar, Jaya Pos

Mega proyek pembangunan Jalur Kereta Api di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk jalur Makassar-Parepare, akhirnya membawa petaka. Proyek yang tahun 2017 ini menggunakan dana APBN lebih dari 4 triliun rupiah, akhirnya menyeret Komandan Batalyon Zeni Tempur 8/Sakti Mandra Guna (Yon Zipur 8/SMG) Letkol Czi Dwi Joko Siswanto SE MIPOL menjadi tersangka.

Dwi Joko Siswanto sudah kurang lebih sepekan mendekam di sel tahanan Pomdam IVX Hasanuddin. Danyon Zipur 8/SMG ini, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, atas penyalahgunaan jabatan terhadap institusi yang dipimpin­nya, karena terlibat langsung dalam pekerjaan blasting/peledakan bukit, pada proyek kereta api yang berlokasi di Desa Siawung Kecamatan Taneterilau Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan.

“Peledakan bukit tersebut, tanpa sepengetahuan Pangdam IVX Hasanuddin dan Kasad, sebagai atasan langsung, yang mana kegiatan tersebut harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari Kasad, setelah melalui proses kelengkapan dokumen,” ucap Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Kodam IVX Hasanuddin Kol Inf Alamsyah saat dihubungi Jaya Pos, Senin (27/11).

Alamsyah mengatakan, yang bersangkutan sudah ditahan setelah menjalani pemeriksaan. “Yang bersangkutan disangkakan dengan pelanggaran menyalahgunakan jabatan dan wewenang,” tegas Alamsyah.

Saat ditanya soal adanya aliran dana sebesar 10 miliar rupiah yang diterima oleh Danyon Zipur 8/SMG Letkol Dwi Joko Siswanto, Kapendam mengatakan, hal tersebut masih dalam penyidikan pihak Pomdam. Pekerjaan blasting tersebut, masuk dalam wilayah kerja kontraktor pelaksana PT Dwifarita Fajarkharisma yang melakukan KSO dengan PT Irian Putra Persada dengan nilai kontrak lebih dari 90 miliar rupiah, yang mana ang­garannya berasal dari dana APBN 2017.

Dari investigasi yang dilakukan Jaya Pos, Danyon Zipur 8/SMG, terlibat bisnis dalam peledakan bukit, atas permintaan kontraktor pelaksana, dan diduga menerima aliran dana sebesar 10 miliar rupiah.

Dalam melaksanakan pe­kerjaan blasting ini, Dwi Joko Siswanto juga dibantu bebera­pa orang anak buahnya, yang juga telah ditahan bersamaan.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perkeretaapian Sulawesi Selatan Hendry, saat hendak dimintai komentar soal ini, justru enggan memberikan jawaban. Saat dihubungi berulang kali, perihal kasus yang mencoreng kinerjanya, melalui handphone serta WA yang bersangkutan, justru tidak menggubris panggilan dari Jaya Pos.

Sebelum kasus ini terungkap, Hendry selaku PPK, justru bersikap baik jika dimintai konfirmasi soal proyek kereta api ini.(JK)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (55716)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50749)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14039)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13525)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13187)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12466)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8512)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7318)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6433)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6227)
Bedah JayaposKontrak Kerja Sudah Habis Pengerjaan Puskesmas Palembayan Masih LanjutAgam, Jaya Pos Proyek pembangunan Puskesmas Palembayan di Kab. Agam Sumbar, sudah menjadi gonjang ganjing ...


Diduga Terlibat Proyek, LSM Penjara Desak KKP Periksa Sejumlah Anggota DPRD Kota ManadoCV Linang Jaya Diduga Kirim Material Tak Sesuai RAB Ke 30 Penerima Program RTLH Di Desa LabuanDinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark UpPembangunan USB SDN Babat 2 Kecamatan Legok Beraroma KorupsiDiduga Proyek Pembangunan Pasar Cibaliung, Gunakan Besi BekasProyek NUSP-2 ADB Loan Rp 5,9 M di Kapuas Berbau KKNKades Tanjung Diduga Selewengkan Keuangan Desa Ratusan Juta Rupiah
Laporan KhususDesa Kendalrejo Gunakan Dana Desa Untuk Tingkatkan PembangunanTrenggalek, Jaya Pos Program pemerintah melalui Dana Desa serta Alokasi Dana Desa yang langsung diterima ...


APBD Tanah Datar 2019 DisepakatiHari Jadi Bantaeng Ke-764 Gubernur Sulsel Bantu Bantaeng 26 MBakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan BangsaLurah Bahu : Sidak Bagi Pendatang Berdomisili di WilayahnyaPengawasan APK Bersama Stakeholder Untuk Pemilu 2019Bupati Canangkan Gerakan Banyumas MembacaBanjir di Buaran DPU Tangsel Sigap Tangani Laporan Warga