Minggu, 03 Desember 2017 - 05:53:48 WIB
Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 3694 kali

Baca Juga:Dugaan Korupsi, Bupati Simalungun DR JR Saragih DidemoSimpan Ecstasy Satrio Purwanto DiadiliTerkait Kontrak Freeport, SBY dan Menteri ESDM Digugat Rp 70 TriliunRehab DAK SDN 095205 Nagori Parbalogan Terkatung-katung, Siswa-siswi Belajar di Luar Ruang Kelas

Makassar, Jaya Pos

Mega proyek pembangunan Jalur Kereta Api di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk jalur Makassar-Parepare, akhirnya membawa petaka. Proyek yang tahun 2017 ini menggunakan dana APBN lebih dari 4 triliun rupiah, akhirnya menyeret Komandan Batalyon Zeni Tempur 8/Sakti Mandra Guna (Yon Zipur 8/SMG) Letkol Czi Dwi Joko Siswanto SE MIPOL menjadi tersangka.

Dwi Joko Siswanto sudah kurang lebih sepekan mendekam di sel tahanan Pomdam IVX Hasanuddin. Danyon Zipur 8/SMG ini, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, atas penyalahgunaan jabatan terhadap institusi yang dipimpin­nya, karena terlibat langsung dalam pekerjaan blasting/peledakan bukit, pada proyek kereta api yang berlokasi di Desa Siawung Kecamatan Taneterilau Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan.

“Peledakan bukit tersebut, tanpa sepengetahuan Pangdam IVX Hasanuddin dan Kasad, sebagai atasan langsung, yang mana kegiatan tersebut harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari Kasad, setelah melalui proses kelengkapan dokumen,” ucap Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Kodam IVX Hasanuddin Kol Inf Alamsyah saat dihubungi Jaya Pos, Senin (27/11).

Alamsyah mengatakan, yang bersangkutan sudah ditahan setelah menjalani pemeriksaan. “Yang bersangkutan disangkakan dengan pelanggaran menyalahgunakan jabatan dan wewenang,” tegas Alamsyah.

Saat ditanya soal adanya aliran dana sebesar 10 miliar rupiah yang diterima oleh Danyon Zipur 8/SMG Letkol Dwi Joko Siswanto, Kapendam mengatakan, hal tersebut masih dalam penyidikan pihak Pomdam. Pekerjaan blasting tersebut, masuk dalam wilayah kerja kontraktor pelaksana PT Dwifarita Fajarkharisma yang melakukan KSO dengan PT Irian Putra Persada dengan nilai kontrak lebih dari 90 miliar rupiah, yang mana ang­garannya berasal dari dana APBN 2017.

Dari investigasi yang dilakukan Jaya Pos, Danyon Zipur 8/SMG, terlibat bisnis dalam peledakan bukit, atas permintaan kontraktor pelaksana, dan diduga menerima aliran dana sebesar 10 miliar rupiah.

Dalam melaksanakan pe­kerjaan blasting ini, Dwi Joko Siswanto juga dibantu bebera­pa orang anak buahnya, yang juga telah ditahan bersamaan.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perkeretaapian Sulawesi Selatan Hendry, saat hendak dimintai komentar soal ini, justru enggan memberikan jawaban. Saat dihubungi berulang kali, perihal kasus yang mencoreng kinerjanya, melalui handphone serta WA yang bersangkutan, justru tidak menggubris panggilan dari Jaya Pos.

Sebelum kasus ini terungkap, Hendry selaku PPK, justru bersikap baik jika dimintai konfirmasi soal proyek kereta api ini.(JK)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59215)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51052)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19653)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14389)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13835)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13525)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13446)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8925)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8844)
Bedah JayaposSidang Putusan di PN BLB, Hanya Dibacakan Dua Orang HakimKab Bandung, Jaya Pos Sidang pembacaan putusan perkara Curanmor terhadap terdakwa Dicky Rahmad yang ...


Diduga Libatkan Sejumlah oknum Dewan dan Kades, Dana Pokir Diduga Jadi Ajang BancakanBermasalah, Proyek Kemenhub di KKU Rp 29 M Gagal DilaksanakanPapam Kanas Kecewa Dengan Proses Hukum Di Polsek Bilah HuluWaspada! Bank BNI Cabang Lahat Ada Indikasi Kecurangan di Transaksi Mesin ATM Nasabah ?Pemdes Patimban Diduga Lakukan Pungli SKD/SKA Hingga Ratusan Juta RupiahOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarRusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung Jawab
Laporan KhususIlyas Panji Alam Ajak Warga OI Budayakan Gotong-RoyongIndralaya, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengajak warganya membudayakan gotong-royong (goro), ...


Sanggar Tuah Pusaka Juara I Festival Tari Kabupaten Bintan 2019Gelar Forum OPD, DBPR OptimalkanPembangunan Kantor Pelayanan, Gedung Sekolah dan Civic CenterMisteri Liang Sakti Batu GordangBupati Subang Terima Piagam Penghargaan Presiden RI Sebagai Pelaksana Revitalisasi Pasar Rakyat TerbKebebasan Pers Dan Penyimpangan Profesi JurnalisLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerSekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea Bulan