Senin, 04 Desember 2017 - 05:50:48 WIB
Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo'Kategori: Jakarta - Dibaca: 1659 kali

Baca Juga:Dugaan Korupsi, Bupati Simalungun DR JR Saragih DidemoSimpan Ecstasy Satrio Purwanto DiadiliTerkait Kontrak Freeport, SBY dan Menteri ESDM Digugat Rp 70 TriliunRehab DAK SDN 095205 Nagori Parbalogan Terkatung-katung, Siswa-siswi Belajar di Luar Ruang Kelas

Jakarta, Jaya Pos

Direktur Eksekutif GACD, Andar M Situmorang, anggap mantan Ketua KPK Abraham Samad omong doang alias ‘omdo’ komentari kasus mega korupsi nasional e-KTP proyek ambisius di era rezim SBY tahun 2006 yang berkembang menjerat banyak pihak, salah satunya Setya Novanto. “Abraham Samad itu cuma omdo,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (29/11).

Andar mengungkapkan bahwa hingga saat ini Abraham Samad masih menjadi tersangka dalam kasus pemalsuan surat di Makassar. “Selama 4 tahun masa dinas di KPK, kemana aja neh Abraham Samad, sama sekali tidak pernah mau lakukan penyelidikan ungkap skandal mega korupsi nasional e-KTP. Harusnya Abraham Samad belajar, harus tahu kronologis mega korupsi nasional e-KTP yang sudah dirancang sejak rezim SBY tahun 2006 bersama Mendagri Mardiyanto yang diawali menciptakan payung hukum dengan memberlakukan Undang Undang Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan,” urai Andar.

Dimana dalam undang-undang itu, kata Andar, pada pasal 101 huruf a dan b, dinyatakan pemakaian NIK e-KTP paling lambat tahun 2011 dan sejak tahun 2009 lahir proyek e-KTP dibidani Mardiyanto dan pasca Zuseta Meneg PPN/Kepala Bapenas melibatkan stafnya bernama Agus Rahardjo yang sekarang jadi Ketua KPK. “Kasus e-KTP tersebut sudah ada sejak tahun 2011. Pertanyannya, Samad sama BW kemana aja belagak tidak tahu, tapi sengaja pe­ti es kan e-KTP? Ya, karena turut terlibat mengawal proyek ambi­sius mega korupsi nasional e-KTP tersebut,” sebutnya.

Lalu Andar kembali berceloteh, Samad dikasih berapa oleh Gamawan Fauzi (mantan Mendagri Periode 2009-2014)? “Nyusul KPK Chandra Hamzah terima 40 miliar di TKP (rumah Nazarudin) di Pejaten,” tambahnya.

Terkait status tersangka Abraham Samad, Andar kembali menekankan bahwa hingga detik ini, Jaksa Agung Prasetio nilai gagal paham tetapkan deponering kasus pidana umum pemalsuan surat berdasarkan UU Kejaksaan yang dideponering. “Hadiah buat tersangka Abraham Samad, nota bene belum sah karena masih digugat,” katanya.(@d2)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (4498)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (2988)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1659)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1080)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (604)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (440)Proyek Jalan Siduk-Ketapang Rp 27 M Diduga Bermasalah (328)Wujud Sinergitas TNI Polri, Polsek Wates Makan bersama dengan 70 Anggota TNI (283)Diabetes, Ancaman Yang Harus Diwaspadai (273)Ratusan Pekarya KSO Demo PT BBP (238)
Bedah JayaposBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarMakassar, Jaya Pos Mega proyek konstruksi pembangunan Bendungan Karalloe, yang menelan anggaran sebesar Rp ...


Tangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei KahayanRehab Sekolah Di Pandeglang Diduga Rawan PenyimpanganBPN Maros Akan Panggil Pemilik Sertifikat Ganda Pada Lahan Proyek Mamminasata Pekerjaan Jalan Pasirkadu-Perdana Dikeluhkan WargaPT. MAJI Diduga Serobot Lahan Kelompok Tani Karya MandiriPeningkatan Jalan Kebonagung Kemangsen Menyimpang
Laporan KhususMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaJakarta, Jaya Pos Perayaan Natal Parsahutaon STM Saroha Kedaung Kali Mati Jakarta Barat, Sabtu (9/12/2017) ...


Waiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan PenelitianSiapkan Aparatur Transportasi Handal, Padang Panjang Teken MoU dengan STTDPemkab Mukomuko Memperingati Maulid Nabi Mudammad SAW 1439 H/2017 MImbau Pemkab/Pemkot Ingatkan Masyarakat Lakukan Pencegahan KebakaranPengembangan Pemasaran Melalui OnlinePublikasi Kinerja Setda Kabupaten Bogor Semester II Tahun 2017