Selasa, 05 Desember 2017 - 14:22:30 WIB
Pertama di Dunia, Festival Cangkuak di Kota Padang Panjang Pecahkan Rekor MURIKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 202 kali

Baca Juga:Polres Pemkot Cimahi Musnahkan 1.050 Botol Miras dan 250 Liter TuakDugaan Korupsi, Bupati Simalungun DR JR Saragih DidemoSimpan Ecstasy Satrio Purwanto DiadiliTerkait Kontrak Freeport, SBY dan Menteri ESDM Digugat Rp 70 Triliun

Padang Panjang, Jaya Pos

Target Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang, Sumatera Barat, dalam pembuatan Samba Tradisional Cangkuak sebanyak 1.227 Tungku dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang Panjang ke-227 Tahun yang digelar sepanjang Jalan Sudirman berhasil pecahkan Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) 2017, Minggu (26/11)lalu.

Samba lado cangkuak, yang diyakini sebagai salah satu makanan khas tradisional Padang Panjang, yang juga sempat diusulkan masuk Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia itu, memancing animo masyarakat untuk menyaksikan tradisi budaya kuliner yang sangat dikenal di seantoro nusantara ini, serta telah dipertahankan secara turun-menurun dan telah masuk dalam daftar Muri dengan rekor terbanyak sepanjang sejarah.

Pihak perwakilan MURI, Awan Nugraha mengatakan peristiwa memasak Samba Cangkuak yang digelar Pemko Padang Panjang di sepanjang jalan utama daerah berhawa sejuk itu, merupakan terbanyak dan terbesar dalam catatan rekor MURI.

Tidak hanya di Indonesia, bahkan helat yang digelar di lokasi finish TdS tersebut merupakan pertama kali di dunia internasional. “Ini adalah kategori baru dan terbanyak di Indonesia bahkan dunia, ini adalah mahakarya kebudayaan yang wajib kita lestarikan, karena cangkuak sendiri adalah bentuk kearifan lokal yang sudah ada sejak dahulu kala oleh masyarakat Minang Kabau, Insya Allah generasi muda akan mengenal makanan khas ini dan juga menggoreskan brandit kuliner tradisional nusantara di dunia,” ungkap Awan Rahargo.

Walikota Padang Panjang yang diwakili Plt Sekda Indra Gusnady mengatakan, festival tersebut merupakan salah satu upaya dalam melestarikan dan mengembangkan aset budaya lokal yang dimiliki Kota Padang Panjang, serta sebagai salah satu agenda dalam memeriahkan HJK Kota Padang Panjang ke-227 tahun. “Saya berharap masyarakat Kota Padang Panjang dan sekitarnya maupun masyarakat dari luar dapat lebih mengapresiasi asset-aset budaya yang dimiliki Kota Padang Panjang, termasuk yang kita laksanakan hari ini, Festival Memasak 1227 Cangkuak,” katanya.

Menurutnya, kedepan slogan belum ke Padang Panjang kalau belum makan sate akan dapat digandengkan dengan belum ke Padang Panjang kalau belum makan sambalado cangkuak.

“Kepada seluruh rumah makan dan restoran di Kota Padang Panjang, kami himbau untuk menyediakan menu spesial sambalado cangkuak di rumah makan masing-masing dan memasang slogan ini,” sambung Indra.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf), Fauzan menyebut festival Samba Cangkuak digelar guna mengangkat ciri khas masakan nagari. Kegiatan diikuti sebanyak 1.227 orang yang fasilitasi dengan menyediakan tunggku, tarenang, sanduak, tomat, daun bawang, ikan teri, garam, kayu dan lainnya.

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar meski kondisi cuaca menebar kekhawatiran seakan diguyur hujan. Berkat ridho yang Kuasa, peyelenggaraan sukses hingga ditutup dengan penyerahan piagam ke 8.243 rekor MURI untuk Pemko Padangpanjang dan berbagi door prize bagi setiap peserta pemegang kupon yang beruntung,” sebut Fauzan.

Samba Cangkuak khas Padang Panjang sendiri berbeda dengan yang ada di daerah lain di Sumatera Barat. Jika di daerah lain menggunakan kerupuk kulit, di Kota Padang Panjang hanya terdiri dari tujuh bahan utama yaitu, cabai, ikan bada, bawang prei, daun ruku ruku, air nasi, daun kunyit dan tomat.

Kemudian, dari angka 1 pada 1.227 banyaknya cangkuak yang dimasak oleh kaum ibu dari 16 kelurahan di Kota Padang Panjang, itu bermakna hari ulang tahun Kota Padang Panjang di 1 Desember, sedangkan 227 adalah HUT Kota Padang Panjang di tahun 2017 ini. Uniknya, semua cangkuak dimasak menggunakan tungku.

Turut menyaksikan pemecahan Rekor MURI, Walikota Padang Panjang yang diwakili Plt Sekda Indra Gusnady, Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Sumatera Barat, Ketua DPRD Kota Padang Panjang Novi Hendri, Kapolres Padang Panjang Cepi No­val, para kepada dinas, anggota DPRD dan undangan lainnya. (Domas)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50355)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13446)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5326)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4818)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3942)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3615)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3527)
Bedah JayaposPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaTangerang, JAYAPOS - Sungguh berani, walaupun usia tua tapi semangat tetap muda. Kalau pada ...


Penggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di Trotoar
Laporan KhususSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDBanjarnegara, JAYAPOS - Suparti (45) petani dari Dusun Kroya Rt 02 Rw 03 Desa Pasegeran Kecamatan ...


Sembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 Pasegeran