Kamis, 07 Desember 2017 - 05:54:31 WIB
Pemkab Subang Pacu Percepatan Pengelolaan Lahan Musim RendengKategori: Jawa Barat - Dibaca: 120 kali

Baca Juga:Kerapian Parkir Kendaraan Perlu Menjadi PerhatianSatpas SIM Colombo Surabaya Rawan CaloPembangunan Puskesmas Cisayong TerbengkalaiPolres Pemkot Cimahi Musnahkan 1.050 Botol Miras dan 250 Liter Tuak

Subang, Jaya Pos

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang melalui Dinas Pertanian bekerja sama dengan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), belum lama ini melaksanakan gerakan percepatan pengolahan lahan di Desa Ciasem Hilir Kecamatan Ciasem dan launching penggunaan Kartu Tani di Desa Tambakjati Kecamatan Patokbeusi yang diserahkan oleh Bupati Subang Hj Imas Aryumningsih dan Penanggung Jawab Upaya Khusus (Upsus) Panjale Jawa Barat Ir Banun Harpini serta disaksikan Kepala Dinas Pertanian Subang, dan Ketua KTNA Subang.

Pada kegiatan tersebut diserahkan bantuan kepada para petani secara resmi oleh Bupati Subang, yaitu berupa bibit padi dan paket demplot area/pupuk di Desa Ciasem Hilir dan diserahkan kartu tani untuk para petani serta penyerahan bantuan traktor roda 4 dan pompa air 4 inchi di Desa Tambakjati Patokbeusi dari Direktorat Jenderal Kementerian Pertanian RI.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang Ir H Djadja Rohadamadja mengungkapkan bahwa perlu dilakukan upaya terpadu untuk meningkatkan produktivitas pertanian, yaitu dengan cara intensifikasi dan ektensifikasi seperti peningkatan ketersediaan air irigasi, penyediaan bibit, pupuk dan alsintan (alat mesin pertanian).

Memang produktifitas hasil pangan pada awal 2017 sampai pertengahan 2017 mengalami penurunan dari target 105.765 hanya 102.11, namun capaian luas tanah bertambah. Untuk kedepan diharapkan produktifitas selanjutnya akan lebih baik lagi dengan adanya kerjasama dengan KTNA.

Bupati Subang Hj Imas Aryumningsih sangat mengapresiasi dengan hadirnya kartu tani bagi para petani yang merupakan media penyaluran bantuan sosial dan subsidi dengan menggunakan kartu multifungsi yang dikeluarkan perbankan melalui bank Mandiri.

Kartu Tani berfungsi sebagai kartu tabungan dan kartu asuransi bagi para petani bila sewaktu-waktu mengalami hal-hal yang tidak diinginkan seperti gagal panen oleh hama maupun masalah lainnya.

Bagi para petani yang memiliki kartu tani diwajibkan untuk menyisihkan sebesar Rp. 36 ribu/tahun sebagai dana asuransi. Para petani dengan mengikuti asuransi tersebut akan mendapatkan bantuan dari pemerintah dengan diperolehnya barang-barang pertanian baik pupuk maupun bibit dengan harga murah dan distribusi pupuk bersubsidi dapat lebih terkontrol. Apabila di kemudian hari para petani mengalami gagal panen maka bisa mengklaim kepada pihak asuransi Rp 6 juta untuk 1 hektar.

Gerakan percepatan tanam dan gerakan panen raya akan mendorong pencapaian swasembada pangan nasional. Karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan target swasembada pangan.

Dengan adanya isu UPTD akan dihapus, Subang merasa itu tidak perlu, karena UPTD merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah daerah. Kalau unit ini dihapus maka para petani di daerah susah untuk dipantau dan diberi perhatian oleh pemerintah.

Kedepan Subang akan tetap mempertahankan areal lahan persawahan untuk tidak menjadi alih fungsi baik untuk lahan industri maupun lahan lainnya karena Subang merupakan penghasil pangan terbesar dan menjadi penopang pangan untuk Jawa Barat maupun nasional.

Dengan dibangunnya Bendungan Sadawarna diharapkan peningkatan produksi pangan akan meningkat pesat sehingga peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

Upsus Panjale Jawa Barat Ir Banun Harpini memaparkan bahwa Subang merupakan salah satu dari 3 sentral padi terbesar di Jawa Barat. Subang pastinya pernah mengalami adanya gagal panen, oleh karena itu perlu adanya pengendalian dan pencegahan melalui bantuan dari pemerintah dan unsur lainnya, salah satunya dengan TNI.

Cara untuk menjaga Subang tetap menjadi sentral penghasil pangan terbesar diharapkan bisa menjaga lahan persawahan untuk tidak dialih fungsikan, menghemat air untuk cadangan pengairan sawah dalam menghadapi perubahan iklim, melaksanakan prosedur tanam yang benar.
“Melalui program Kartu Tani kami berharap agar kesejahteraan para petani dapat meningkat, sehingga ketahanan pangan di Kabupaten Subang juga akan tetap terjaga.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Subang Hj Imas Aryumningsih, Penanggung jawab Upsus Jawa Barat, Kepala BPTP Jawa Barat, Dandim 0605, Asda I, Kadis Pertanian Kabupaten Subang, Kadis Ketahanan Pangan, Camat Ciasem, Camat Patokbeusi, Kapolsek, Danramil, Ketua KTNA Subang, para kelompok tani dan tokoh masya­rakat.(@bh/esuh)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50355)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13446)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5326)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4818)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3942)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3615)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3527)
Bedah JayaposPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaTangerang, JAYAPOS - Sungguh berani, walaupun usia tua tapi semangat tetap muda. Kalau pada ...


Penggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di Trotoar
Laporan KhususSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDBanjarnegara, JAYAPOS - Suparti (45) petani dari Dusun Kroya Rt 02 Rw 03 Desa Pasegeran Kecamatan ...


Sembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 Pasegeran