Kamis, 07 Desember 2017 - 05:54:31 WIB
Pemkab Subang Pacu Percepatan Pengelolaan Lahan Musim RendengKategori: Jawa Barat - Dibaca: 33 kali

Baca Juga:Kerapian Parkir Kendaraan Perlu Menjadi PerhatianSatpas SIM Colombo Surabaya Rawan CaloPembangunan Puskesmas Cisayong TerbengkalaiPolres Pemkot Cimahi Musnahkan 1.050 Botol Miras dan 250 Liter Tuak

Subang, Jaya Pos

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang melalui Dinas Pertanian bekerja sama dengan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), belum lama ini melaksanakan gerakan percepatan pengolahan lahan di Desa Ciasem Hilir Kecamatan Ciasem dan launching penggunaan Kartu Tani di Desa Tambakjati Kecamatan Patokbeusi yang diserahkan oleh Bupati Subang Hj Imas Aryumningsih dan Penanggung Jawab Upaya Khusus (Upsus) Panjale Jawa Barat Ir Banun Harpini serta disaksikan Kepala Dinas Pertanian Subang, dan Ketua KTNA Subang.

Pada kegiatan tersebut diserahkan bantuan kepada para petani secara resmi oleh Bupati Subang, yaitu berupa bibit padi dan paket demplot area/pupuk di Desa Ciasem Hilir dan diserahkan kartu tani untuk para petani serta penyerahan bantuan traktor roda 4 dan pompa air 4 inchi di Desa Tambakjati Patokbeusi dari Direktorat Jenderal Kementerian Pertanian RI.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang Ir H Djadja Rohadamadja mengungkapkan bahwa perlu dilakukan upaya terpadu untuk meningkatkan produktivitas pertanian, yaitu dengan cara intensifikasi dan ektensifikasi seperti peningkatan ketersediaan air irigasi, penyediaan bibit, pupuk dan alsintan (alat mesin pertanian).

Memang produktifitas hasil pangan pada awal 2017 sampai pertengahan 2017 mengalami penurunan dari target 105.765 hanya 102.11, namun capaian luas tanah bertambah. Untuk kedepan diharapkan produktifitas selanjutnya akan lebih baik lagi dengan adanya kerjasama dengan KTNA.

Bupati Subang Hj Imas Aryumningsih sangat mengapresiasi dengan hadirnya kartu tani bagi para petani yang merupakan media penyaluran bantuan sosial dan subsidi dengan menggunakan kartu multifungsi yang dikeluarkan perbankan melalui bank Mandiri.

Kartu Tani berfungsi sebagai kartu tabungan dan kartu asuransi bagi para petani bila sewaktu-waktu mengalami hal-hal yang tidak diinginkan seperti gagal panen oleh hama maupun masalah lainnya.

Bagi para petani yang memiliki kartu tani diwajibkan untuk menyisihkan sebesar Rp. 36 ribu/tahun sebagai dana asuransi. Para petani dengan mengikuti asuransi tersebut akan mendapatkan bantuan dari pemerintah dengan diperolehnya barang-barang pertanian baik pupuk maupun bibit dengan harga murah dan distribusi pupuk bersubsidi dapat lebih terkontrol. Apabila di kemudian hari para petani mengalami gagal panen maka bisa mengklaim kepada pihak asuransi Rp 6 juta untuk 1 hektar.

Gerakan percepatan tanam dan gerakan panen raya akan mendorong pencapaian swasembada pangan nasional. Karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan target swasembada pangan.

Dengan adanya isu UPTD akan dihapus, Subang merasa itu tidak perlu, karena UPTD merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah daerah. Kalau unit ini dihapus maka para petani di daerah susah untuk dipantau dan diberi perhatian oleh pemerintah.

Kedepan Subang akan tetap mempertahankan areal lahan persawahan untuk tidak menjadi alih fungsi baik untuk lahan industri maupun lahan lainnya karena Subang merupakan penghasil pangan terbesar dan menjadi penopang pangan untuk Jawa Barat maupun nasional.

Dengan dibangunnya Bendungan Sadawarna diharapkan peningkatan produksi pangan akan meningkat pesat sehingga peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

Upsus Panjale Jawa Barat Ir Banun Harpini memaparkan bahwa Subang merupakan salah satu dari 3 sentral padi terbesar di Jawa Barat. Subang pastinya pernah mengalami adanya gagal panen, oleh karena itu perlu adanya pengendalian dan pencegahan melalui bantuan dari pemerintah dan unsur lainnya, salah satunya dengan TNI.

Cara untuk menjaga Subang tetap menjadi sentral penghasil pangan terbesar diharapkan bisa menjaga lahan persawahan untuk tidak dialih fungsikan, menghemat air untuk cadangan pengairan sawah dalam menghadapi perubahan iklim, melaksanakan prosedur tanam yang benar.
“Melalui program Kartu Tani kami berharap agar kesejahteraan para petani dapat meningkat, sehingga ketahanan pangan di Kabupaten Subang juga akan tetap terjaga.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Subang Hj Imas Aryumningsih, Penanggung jawab Upsus Jawa Barat, Kepala BPTP Jawa Barat, Dandim 0605, Asda I, Kadis Pertanian Kabupaten Subang, Kadis Ketahanan Pangan, Camat Ciasem, Camat Patokbeusi, Kapolsek, Danramil, Ketua KTNA Subang, para kelompok tani dan tokoh masya­rakat.(@bh/esuh)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (4497)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (2988)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1658)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1079)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (603)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (440)Proyek Jalan Siduk-Ketapang Rp 27 M Diduga Bermasalah (328)Wujud Sinergitas TNI Polri, Polsek Wates Makan bersama dengan 70 Anggota TNI (283)Diabetes, Ancaman Yang Harus Diwaspadai (273)Ratusan Pekarya KSO Demo PT BBP (238)
Bedah JayaposBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarMakassar, Jaya Pos Mega proyek konstruksi pembangunan Bendungan Karalloe, yang menelan anggaran sebesar Rp ...


Tangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei KahayanRehab Sekolah Di Pandeglang Diduga Rawan PenyimpanganBPN Maros Akan Panggil Pemilik Sertifikat Ganda Pada Lahan Proyek Mamminasata Pekerjaan Jalan Pasirkadu-Perdana Dikeluhkan WargaPT. MAJI Diduga Serobot Lahan Kelompok Tani Karya MandiriPeningkatan Jalan Kebonagung Kemangsen Menyimpang
Laporan KhususMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaJakarta, Jaya Pos Perayaan Natal Parsahutaon STM Saroha Kedaung Kali Mati Jakarta Barat, Sabtu (9/12/2017) ...


Waiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan PenelitianSiapkan Aparatur Transportasi Handal, Padang Panjang Teken MoU dengan STTDPemkab Mukomuko Memperingati Maulid Nabi Mudammad SAW 1439 H/2017 MImbau Pemkab/Pemkot Ingatkan Masyarakat Lakukan Pencegahan KebakaranPengembangan Pemasaran Melalui OnlinePublikasi Kinerja Setda Kabupaten Bogor Semester II Tahun 2017