Rabu, 13 Desember 2017 - 07:52:20 WIB
Rehab Sekolah Di Pandeglang Diduga Rawan PenyimpanganKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 82 kali

Baca Juga:NHKBP Duren Sawit ( Putra) dan Naposo Pardos Kali Malang (Putri) Juara I Futsal NABAJA CUP III 2012Perajin Tempe dan Tahu Ancam Mogok BerproduksiMengisi Kekosongan, Apan Sutarpan Lantik Dua Aparat DesaSertijab Camat Sukaresmi

Pandeglang, Jaya Pos

Bantuan pemerintah dalam bidang fisik tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Pendidikan Usia Dini (PAUD) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang diduga rawan akan penyimpangan.

Pasalnya dari mulai sekolah penerima bantuan sampai pelaksanaan pengerjaan kegiatan tersebut diduga banyak kejanggalan yang terjadi. Diantaranya, pelaksanaan pekerjaan rehab bangunan yang diduga tidak sesuai speck dan RAB. Sebab beberapa sekolah yang terbagi di tiap-tiap kecamatan dari mulai SD, SMP dan PAUD terlihat asal-asalan. Bahkan terkesan hanya mementingkan keutungan pribadi saja.

Pelaksanaan pengerjaan kegiatan tersebut juga terkesan ditutupi seperti yang terjadi di SMPN 1 Sobang. Pasalnya di lokasi tidak terlihat papan informasi proyek. Hasil pemantauan LSM RP-NKRI pekerjaan pembangunan ruang praktek Laboratorium IPA di sekolah tersebut tidak dipasang papan informasi. Dan gambar/site plan. juga adanya beberapa item yang diduga tidak diganti seperti rangka kaso, plafon bagian atap dan tidak ada pengawasan dari konsultan pengawas.

Hal tersebut diamini oleh Rianto Kepala Sekolah SMPN 1, Sobang saat konfirmasi melalui pesan whatsapp, “Waduh rehab lab. IPA tidak jelas CV Nya, tidak beres-beres “ ujarnya.

Kejadian serupa ditemukan di Desa Tembong, Kecamatan Carita, pekerjaan rehab gedung PAUD Negeri Terpadu Tembong Lestari, juga ditemukan adanya beberapa item yang tidak diganti oleh pihak pelaksana. Ini hampir sama dengan yang ditemukan di Desa Senangsari, Kecamatan Pagelaran. Kegiatan yang sama juga pelaksana yang sama, hanya saja nama CV yang berbeda. seperti yang dirilis Jaya Pos edisi 467 lalu. diantaranya kusen jendela dan pintu, pengecatan dinding tembok yang diduga asal-aslan.

Lebih parahnya lagi pihak Kepala Sekolah PAUD Senangsari tidak merasa puas dengan hasil pekerjaan pihak CV Dahlia saat ditemui oleh LSM RP-NKRI (7/12), “Tidak ada komunikasi pak dari pelaksana apalagi dari konsultan. Saya hanya ketemu sekali, dan saya kurang puas dengan pembangunan ini “ katanya.

Setali tiga uang, SDN Waringin Jaya 1 yang jauh-jauh hari sebelumnya pekerjaan rehab bangunan sudah rampung juga terkesan dalam pembangunan diduga tidak sesuai spek dan RAB terlihat saat Jaya Pos dan LSM RP-NKRI menyambangi lokasi kegiatan (21/11) lalu, ada beberapa ruang kelas yang lantai keramiknya diduga tidak diganti. Padahal jumlah anggarannya lumayan fantastis berkisar Rp 500 jutaan.

Namun sangat disayangkan respon dari Jono selaku Kepala SDN Waringin Jaya 1 terlihat tidak bersahabat. Pada saat anggota LSM RP-NKRI menanyakan balasan surat yang 3 hari sebelumnya sudah dilayangkan dan diterima oleh kepala sekolah, “Surat itu gak akan dibalas, bapaknya sibuk “ ujar wanita paruh baya yang ada di rumah Kepala Sekolah SDN Waringin Jaya 1. Menurut informasi wanita itu adalah istri dari Kepala Sekolah SDN Waringin Jaya 1 yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN Waringin Jaya 4.

Yance, Ketua LSM RP-NKRI DPD Pandeglang mengecam perilaku kurang pantas yang dialami oleh anggotanya, “Sangat disayangkan prilaku keluarga dari kepala sekolah SDN Waringin Jaya 1 sangat tidak mencerminkan sosok seorang pendidik, harusnya pihak sakolah kalau merasa benar cukup dibalas saja surat dari kami selaku lembaga kontrol, jangan ada bahasa seperti itu “ tegasnya. “Dalam waktu dekat saya akan berkordinasi dengan pihak Inspektorat Pandeglang agar menindak lanjuti segala bentuk kejanggalan yang terjadi baik itu secara fisik ataupun secara administrasi di SMPN 1 Sobang, SDN Waringin Jaya 1 dan lainnya agar memberikan efek jera kepada para oknum yang hanya memperkaya diri sendiri” tambahnya. (Yan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (10050)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3041)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (1853)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1691)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1115)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (997)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (844)10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal Jadi (586)Endorsement Operational Level Untuk Kelas III dan IV Merugikan Pelaut (532)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (504)
Bedah JayaposPT MRIA Harus Bertanggung Dalam Kasus Yang Menyeret Danyon Zipur 8 SMG Jadi TersangkaMakassar, Jaya Pos Kasus keterlibatan Danyon Zipur 8 SMG yang terlibat dalam peledakan bukit (blasting), ...


Proyek Rehabilitasi Jembatan Terkesan Asal Jadi, BPKP Diminta Turun TanganPengusaha Nakal Berkeliaran Memburuh Proyek Di Kabupaten DharmasrayaSoal Kasus Lampu Jalan di Maros, Kompolnas Minta Klarifikasi Kepada Kapolri10,8 Miliar Proyek Pembangunan Jembatan Ulim Dikerjakan Asal JadiAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun Lapangan
Laporan KhususPerantau Asal Samosir Merintis Obyek Wisata di KampungSamosir, Jaya Pos Sejak dicanangkan oleh Presiden Jokowi bahwa Samosir adalah salah satu tempat kunjungan ...


TNI Peduli Atas Penderitaan Seorang Anak BOB Berikan Bantuan Mesin Pengolah Pakan Ikan Kepada Warga Desa KasikanDPRD Muba Sambut Baik Inisiatif Pemkab MubaPemkab Muba Sampaikan Raperda Tentang Pinjaman Daerah Kepada DPRDDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SAMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030