Sabtu, 16 Desember 2017 - 07:28:50 WIB
Golkar Kian Lengket Dengan JokowiKategori: Jakarta - Dibaca: 268 kali

Baca Juga:Hari Ini, KPU Bahas Parpol Peserta Pemilu 2014Anggaran Dari APBD, MD Sirojul Mu`taalimin di Bangun Asal JadiNHKBP Duren Sawit ( Putra) dan Naposo Pardos Kali Malang (Putri) Juara I Futsal NABAJA CUP III 2012NHKBP Duren Sawit ( Putra) dan Naposo Pardos Kali Malang (Putri) Juara I Futsal NABAJA CUP III 2012

Seprti yang diprekdiksikan semula, suksesi dalam tubuh Partai Golkar berjalan de­ngan mulus. Dalam rapat pleno DPP Partai Golkar, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartato terpilih sebagai nahkoda baru partai Golkar. Peta politik 2019 kian jelas.

Jakarta, Jaya Pos

Gonjang-ganjing dalam tubuh partai berlambang pohon beringin itu secara perlahan akan luruh, pasca terpilih­nya Airlangga Hartato sebagai Ketua Umum (Ketum) Golkar dalam rapat pleno DPP Golkar, Kamis (13/12). Menteri Perindustrian dalam Kabinet Kerja itu menyingkirkan sejumlah nama seperti, Plt Ketum Golkar, Idrus Marham serta Aziz Syamsudin.

Sebelum terpilihnya Airlangga sebagai Ketum, kondisi internal Partai Golkar terbilang runyam. Maklum kelompok loyalis Setyo Novanto masih berusaha untuk mempertahankan sang Ketum menjadi pemegang tampuk kekuasaan di Partai Golkar serta menyiapkan skenario alternatif dengan menyiapkan Aziz Syamsudin sebagai ‘putra mahkota’.

Bahkan Setnov telah mengeluarkan surat yang menetapkan Aziz sebagai pengganti Setnov bila upaya hukumnya gagal dalam menghadapi dakwaan Hakim Tipikor terkait dugaan korupsi dalam proyek e-KTP yang terindikasi merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,5 triliun.

Penunjukkan Aziz sebagai calon pengganti Setnov itu tak urung memancing friksi di internal Golkar. Karena penetapan itu bagi sebagian kader Golkar dinilai tidak lazim. Friksi di tubuh Golkar itu menjadi semakin menarik karena adanya tarik mena­rik kepentingan dari dalam maupun dari luar tubuh Golkar. Maklum partai Golkar merupakan partai besar yang menjadi kekuatan sangat menentukan dalam proses Pilpres akan datang.

Maka ketika gugatan pra peradilan Setnov dinyatakan gugur oleh majelis hakim, mayoritas kekuatan dalam tubuh Golkar segera merapat ke kubu Airlangga Hartato. Karena dengan penolakan gugatan itu secara otomatis proses hukum terhadap Setnov berjalan mulus. Hingga dapat dipastikan penentuan Setnov sebagai pesakitan tinggal menunggu waktu.

Banyak pengamat hukum memprediksikan jika peluang Setnov untuk lolos nyaris mustahil. Apalagi dari banyak keterangan saksi yang terlibat dalam kasus e-KTP, indikasi keterlibatan Setnov sangat kuat.

Meski forum resmi partai yang berhak untuk menentukan calon Ketua Umum (Ketum) Golkar adalah Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa) yang akan diadakan pada tanggal 19-20 Desember nanti, namun semua pihak meyakini jika konsetlasi politik dari tubuh Golkar yang terdiri dari dari 300 DPP tidak akan banyak berubah.

Dengan demikian Munaslub itu tidak lebih sebagai forum untuk menegaskan Airlangga sebagai Ketum Golkar yang baru. Meskipun muncul beberapa nama yang akan tetap mencalonkan diri sebagai Ketum Golkar seperti, Ketua Kosgoro, Priyo Budi Santoso.

Terpilihnya Airlangga, itu akan memudahkan Partai Golkar dalam melakukan konsolidasi terutama dalam menghadapi Pileg maupun Pilpres 2019 mendatang. Maklum, Airlangga terbilang sebagai sosok yang relative diterima oleh semua kubu dalam tubuh Golkar. Sosok Airlangga dinilai cukup elegan dan relative bersih dibanding dengan beberapa nama kompetitornya.

Sementara, buat Presiden Jokowi terpilihnya Airlangga tak kalah melegakkan. Maklum Airlangga meruapakan salah satu pembantunya, sehingga terpilihnya Airlangga akan mempermudah Jokowi ‘mengontrol’ Golkar sekaligus menguatkan posisisnya dalam Pilpres 2019 yang akan datang.

Apalagi sebelumnya berkembang hipotesa jika dalam pemilihan Ketum Golkar itu, Wapres Jusuf Kalla akan mempersiapkan orang-orangnya untuk bermanuver dalam Pilpres yang akan datang. Apalagi JK telah mengisyaratkan jika dirinya tidak akan maju dalam pertarungan politik dalam Pemilu yang akan datang.(tim)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (55158)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50743)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14030)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13517)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13180)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12454)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8505)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7289)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6411)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6210)
Bedah JayaposCV Linang Jaya Diduga Kirim Material Tak Sesuai RAB Ke 30 Penerima Program RTLH Di Desa LabuanPandeglang, Jaya Pos Desa Labuan, Kecamatan Labuan merupakan salah satu desa yang mendapatkan Program Rumah ...


Dinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark UpPembangunan USB SDN Babat 2 Kecamatan Legok Beraroma KorupsiDiduga Proyek Pembangunan Pasar Cibaliung, Gunakan Besi BekasProyek NUSP-2 ADB Loan Rp 5,9 M di Kapuas Berbau KKNKades Tanjung Diduga Selewengkan Keuangan Desa Ratusan Juta RupiahProyek Jalan Hotmix Desa Medalsari - Saketi Terkesan DitutupiBPK Diminta Audit Hasil Pekerjaan Peningkatan Jalan Perbatasan Tutur Arah Malang
Laporan KhususHari Jadi Bantaeng Ke-764 Gubernur Sulsel Bantu Bantaeng 26 MBantaeng, Jaya Pos Pada tanggal 7 Desember 2018, seluruh masyarakat Bantaeng bersuka cita menyambut kembali ...


Bakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan BangsaLurah Bahu : Sidak Bagi Pendatang Berdomisili di WilayahnyaPengawasan APK Bersama Stakeholder Untuk Pemilu 2019Bupati Canangkan Gerakan Banyumas MembacaBanjir di Buaran DPU Tangsel Sigap Tangani Laporan WargaTanah Datar Gelar Festival Pesona Minang KabauDPRD Sumsel Gelar Rapat Paripurna Ke-LI (51)