Sabtu, 16 Desember 2017 - 07:28:50 WIB
Golkar Kian Lengket Dengan JokowiKategori: Jakarta - Dibaca: 197 kali

Baca Juga:Hari Ini, KPU Bahas Parpol Peserta Pemilu 2014Anggaran Dari APBD, MD Sirojul Mu`taalimin di Bangun Asal JadiNHKBP Duren Sawit ( Putra) dan Naposo Pardos Kali Malang (Putri) Juara I Futsal NABAJA CUP III 2012NHKBP Duren Sawit ( Putra) dan Naposo Pardos Kali Malang (Putri) Juara I Futsal NABAJA CUP III 2012

Seprti yang diprekdiksikan semula, suksesi dalam tubuh Partai Golkar berjalan de­ngan mulus. Dalam rapat pleno DPP Partai Golkar, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartato terpilih sebagai nahkoda baru partai Golkar. Peta politik 2019 kian jelas.

Jakarta, Jaya Pos

Gonjang-ganjing dalam tubuh partai berlambang pohon beringin itu secara perlahan akan luruh, pasca terpilih­nya Airlangga Hartato sebagai Ketua Umum (Ketum) Golkar dalam rapat pleno DPP Golkar, Kamis (13/12). Menteri Perindustrian dalam Kabinet Kerja itu menyingkirkan sejumlah nama seperti, Plt Ketum Golkar, Idrus Marham serta Aziz Syamsudin.

Sebelum terpilihnya Airlangga sebagai Ketum, kondisi internal Partai Golkar terbilang runyam. Maklum kelompok loyalis Setyo Novanto masih berusaha untuk mempertahankan sang Ketum menjadi pemegang tampuk kekuasaan di Partai Golkar serta menyiapkan skenario alternatif dengan menyiapkan Aziz Syamsudin sebagai ‘putra mahkota’.

Bahkan Setnov telah mengeluarkan surat yang menetapkan Aziz sebagai pengganti Setnov bila upaya hukumnya gagal dalam menghadapi dakwaan Hakim Tipikor terkait dugaan korupsi dalam proyek e-KTP yang terindikasi merugikan keuangan negara sebesar Rp 2,5 triliun.

Penunjukkan Aziz sebagai calon pengganti Setnov itu tak urung memancing friksi di internal Golkar. Karena penetapan itu bagi sebagian kader Golkar dinilai tidak lazim. Friksi di tubuh Golkar itu menjadi semakin menarik karena adanya tarik mena­rik kepentingan dari dalam maupun dari luar tubuh Golkar. Maklum partai Golkar merupakan partai besar yang menjadi kekuatan sangat menentukan dalam proses Pilpres akan datang.

Maka ketika gugatan pra peradilan Setnov dinyatakan gugur oleh majelis hakim, mayoritas kekuatan dalam tubuh Golkar segera merapat ke kubu Airlangga Hartato. Karena dengan penolakan gugatan itu secara otomatis proses hukum terhadap Setnov berjalan mulus. Hingga dapat dipastikan penentuan Setnov sebagai pesakitan tinggal menunggu waktu.

Banyak pengamat hukum memprediksikan jika peluang Setnov untuk lolos nyaris mustahil. Apalagi dari banyak keterangan saksi yang terlibat dalam kasus e-KTP, indikasi keterlibatan Setnov sangat kuat.

Meski forum resmi partai yang berhak untuk menentukan calon Ketua Umum (Ketum) Golkar adalah Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa) yang akan diadakan pada tanggal 19-20 Desember nanti, namun semua pihak meyakini jika konsetlasi politik dari tubuh Golkar yang terdiri dari dari 300 DPP tidak akan banyak berubah.

Dengan demikian Munaslub itu tidak lebih sebagai forum untuk menegaskan Airlangga sebagai Ketum Golkar yang baru. Meskipun muncul beberapa nama yang akan tetap mencalonkan diri sebagai Ketum Golkar seperti, Ketua Kosgoro, Priyo Budi Santoso.

Terpilihnya Airlangga, itu akan memudahkan Partai Golkar dalam melakukan konsolidasi terutama dalam menghadapi Pileg maupun Pilpres 2019 mendatang. Maklum, Airlangga terbilang sebagai sosok yang relative diterima oleh semua kubu dalam tubuh Golkar. Sosok Airlangga dinilai cukup elegan dan relative bersih dibanding dengan beberapa nama kompetitornya.

Sementara, buat Presiden Jokowi terpilihnya Airlangga tak kalah melegakkan. Maklum Airlangga meruapakan salah satu pembantunya, sehingga terpilihnya Airlangga akan mempermudah Jokowi ‘mengontrol’ Golkar sekaligus menguatkan posisisnya dalam Pilpres 2019 yang akan datang.

Apalagi sebelumnya berkembang hipotesa jika dalam pemilihan Ketum Golkar itu, Wapres Jusuf Kalla akan mempersiapkan orang-orangnya untuk bermanuver dalam Pilpres yang akan datang. Apalagi JK telah mengisyaratkan jika dirinya tidak akan maju dalam pertarungan politik dalam Pemilu yang akan datang.(tim)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (34840)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13327)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12706)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7875)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5226)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4429)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3791)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3544)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3467)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3394)
Bedah JayaposKorupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaBANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan ...


Warga Desa Indrajaya Komplain Pengerjaan JalanProyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongPengawasan Dinas Lemah, Inspeksi Tanggul Urukan Pantai Kenjeran (Bronjong) Asal JadiProyek Rp 14 M Lebih Kawalan TP4D Kajati Kalteng Terindikasi Tak Sesuai KontrakProgram BSPS Tahun 2017, Diduga Langgar Peraturan Kemen PUPRProyek Irigasi Banda Usang Di Siguhung Terkesan AmburadulApotik Intan Farma Diduga Jual Obat Diatas HET, Imodium Dijual Rp 145 Ribu, Apotik Lain Rp 91 Ribu
Laporan KhususPT Semen Baturaja (Persero) Tbk. ...


Jelang Lebaran, Harga Stabil di Mendobarat dan MerawangPemkab Mojokerto Kembali Pertahankan Gelar WTPPT Inalum Bagikan Paket Sembako Gratis kepada WargaPelantikan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Samosir DigelarBupati Dan Ketua TP- PKK Tanjab Barat, Bagikan Zakat MalPUBLIKASI KINERJA DINAS SOSIAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018WTP Ke Enam Anugerah Terindah Bagi Kabupaten Tanah Datar