Sabtu, 20 Januari 2018 - 08:45:43 WIB
Menuju Sumut 1 Djarot-Sihar DiunggulkanKategori: Jakarta - Dibaca: 2232 kali

Baca Juga:Potret Pendidikan Kota Bandung Makin SuramKader Banteng Disetrum Kasus Korupsi ListrikOknum Eksekutif Berusaha Obok-obok DPRD Tapanuli TengahPemilik PT. Christalenta Utama Kabur

Djarot-Sihar menang telak di polling Pilgub yang dilakukan salah satu media lokal, Edy-Ijeck dan JR-Ance berbagi posisi kedua.

Jakarta, Jaya Pos

Gelaran pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak, waktunya tak lama lagi. Untuk sementara, tiga bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, yakni pasangan Djarot-Sihar, Edy-Ijeck dan JR-Ance, mulai bergegas dan melakukan pendekatan ter­hadap masyarakat yang kental dengan adat-istiadat.

Misalnya saja Djarot­ Saiful Hidayat dan Sihar Sitorus yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), me­nyambangi sebuah warung di Jalan Cik Ditiro Medan, Rabu (17/1). Kehadiran kedua­nya menjadi perhatian banyak orang, mereka memilih menu lontong untuk sarapan.
Banyak warga yang langsung menyalami Djarot dan mengajak mantan Gubernur DKI Jakarta ini untuk berfoto bersama.

Tak sekadar sarapan, keduanya pun bangkit dari tempat duduk dan menyambangi pengamen. Diiringi alunan biola dan gitar, Djarot dan Sihar mulai menyanyikan lagu berjudul Kolam Susu yang dipopulerkan oleh Grup Musik Koes Plus.

“Bukan lautan hanya kolam susu, Kail dan jala cukup menghidupimu, Tiada badai tiada topan kau temui, Ikan dan udang menghampiri dirimu,“ ucap Djarot menyanyikan bait lagu Koes Plus tersebut.

Djarot mengatakan warga Sumatera Utara sangat antusias menyambut kedatangan­nya di Kota Medan. Mulai dari Bandara di Jakarta, hingga tiba di Bandara Kualanamu.

“Warga Sumut dan warga di luar Sumut sangat mendukung saya bisa maju di pilgub Sumut. Terbukti saat bertemu saya, mereka langsung memberikan semangat kepada saya,“ kata Djarot.

Lebih lanjut, Djarot menjelaskan banyak yang menyampaikan padanya, tidak akan golput dalam pilgub Sumut kali ini. Mereka janji akan memilihnya dalam pilkada mendatang.

Harapan Tokoh Pujakesuma kepada Djarot-Sihar

Sementara Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Putera Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma), Sujarwono mengungkapkan keinginan masyarakat Jawa kepada balon Gubernur Sumatera Utara, Djarot Syaiful Hidayat.

Menurut Sujarwono, pihaknya mengharapkan apabila Djarot terpilih menjadi gubernur dapat memperbaiki pelayanan yang ada di provinsi tersebut.
“Pertemuan ini juga bertujuan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Jawa kepada Mas Djarot sekaligus menjaga benang merah,” ujarnya, Kamis (17/1).

Pernyataan tersebut disampaikan Sujarwono di sela-sela acara silaturahmi Djarot Syaiful Hidayat dengan para tokoh Pujakesuma, di Istana Koki Jalan Teuku Cik Ditiro.

Sujaworno juga berharap mantan Walikota Blitar itu dapat merubah paradigma para pejabat yang ada di Sumut. Menurutnya para pajabat masih menganggap dirinya tuan bukan pelayan bagi rakyatnya. “Saya juga menginginkan agar Mas Djarot dapat mengangkat harkat dan martabat masyarakat Jawa,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pemilu haruslah berjalan dengan aman, tertib dan demokratis. Baginya, Sumut merupakan miniatur Indonesia karena banyaknya keberagaman yang ada.

Pasangan yang dianggap mampu pimpin Sumut

Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing mengapresiasi keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, menduetkan Djarot Saiful Hidayat dan Sihar Pangaribuan Sitorus di Pilgub Sumatera Utara (Sumut) 2018.

“Pasangan Djarot dan Sihar ini sangat bagus untuk memimpin Sumut lima tahun kedepan,” ujar Direktur Eksekutif Lembaga EmrusCorner kepada wartawan, Minggu (7/1).

Menurutnya, pasangan Djarot dan Sihar ini sangat klop dan bisa diterima masyarakat Sumut. Apalagi kalau melihat dari latar belakang budaya kedua sosok yang akan diusung PDIP ini, yakni Djarot dari Jawa dan Sihar dari Tapanuli.

“Berdasarkan data yang saya peroleh, dari aspek jumlah penduduk di Sumut, suku berlatar belakang Jawa mencapai 35 persen. Sedangkan Tapanuli bisa mencapai 30 persen,” jelas Emrus.

“Dengan kata lain, dari sudut homogenitas, pasangan calon Djarot-Sihar, dengan pemilih di Sumut, bisa mencapai sekitar 65-75 persen. Jika dilihat dari sebaran budaya,” tambahnya.

Menurutnya, angka tersebut menjadi modal penting bagi Paslon Djarot-Sihar berlaga dalam Pilkada Sumut 2018. Karena, bagaimana pun perilaku politik tidak bisa dilepaskan dari sudut homogenitas dari pemilih dengan paslon.

“Ini bukan persoalan SARA. SARA yang salah dalam konteks kampanye adalah dari sisi negatif. Sedangkan homogenitas dari sudut yang positif, karena kebiasaannya, orang memilih karena memiliki kedekatan homogenitas atau kesamaan budaya dengan pilihannya,” jelasnya.

Selain itu, tegas Emrus, sosok Djarot sudah dikenal secara nasional sebagai tokoh nasionalis dan pluralis.”Saya pikir Sumut sangat terkenal sebagai daerah yang sangat pluralis, Sehingga tidak terlalu sulit bagi warga Sumut untuk menerima mantan Gubernur DKI Jakarta itu sebagai cagub,” imbuhnya.

Unggul dalam Polling

Salah satu media lokal melakukan polling terhadap ketiga balongub-cawagub. Ter­nyata, Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus unggul dalam polling Pilgub Sumut, sebagaimana dikutip (pada) fanpage Tribun Medan di Facebook dan Twitter sejak Senin (15/1/2018) pagi sampai Rabu (18/1/2018) pagi.(Tim)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12609)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (8571)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7726)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5101)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3638)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3474)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3276)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (2265)Menuju Sumut 1 Djarot-Sihar Diunggulkan (2232)
Bedah JayaposPelebaran Jalan Rantepao-Palopo Senilai 141,6 M BermasalahSeharusnya proyek ini sudah berakhir pada Desember 2017 lalu, hingga memasuki tahun 2018, pekerjaan belum ...


Bibit Tanaman Bantuan Diembat Kabid dan PNS Perikanan dan Ketahanan PangaProyek Penataan Halaman Rusun di Kapuas Senilai Rp 1,3 M Terindikasi KKNAbaikan Persyaratan Dokumen Kontrak, CV. MGA Harus Bertanggung JawabPolsek Kualuh Hulu Diduga Tangkap Lepas Pemain JudiAPBDeS Balong Garut Dikorupsi ? (BAG. 3)Geruduk Kantor Bupati dan DPRD, Kampak Tuntut Sekda dan Kepala BPKPSDM Kembalikan Uang PungliBukan Hanya Sarat Pungli, Pengangkatan Pramubakti Di Kantor Kemenag Pandeglang Berbau Nepotisme
Laporan KhususDandim Salim 0304 Agam Lakukan Kegiatan Peduli Lingkungan Danau Maninjau Dan Berbagi KasihAgam, Jaya Pos Program kegiatan Peduli Lingkungan Danau Maninjau Kab.Agam Sumatera Barat dilakukan oleh ...


Rumahnya Dibangun, Napiah Berterimakasih Kepada Tim Wasev Kodam IV/DiponegoroDan TNI AL Adakan Kegiatan Terjun PayungTujuh Dinas Usul Perubahan AnggaranNiat Terpangil Meriahkan Penutupan TMMD Dengan Tari Rampak PurbalinggaKabupaten Ciamis Siap Kembali Meraih Adipura Kali Ke 9 71 Desa di Ciamis Terima Dana DesaBNN Kota Manado Giat Pengembangan Kapasitas P4GN di Instansi Pemerintah