Senin, 30 Juli 2012 - 06:58:08 WIB
Di Bulan Ramadhan 2 Lokalisasi Tetap BeroperasiKategori: Jawa Barat - Dibaca: 447 kali

Baca Juga:KPK Diminta Usut Dana Bansos RKB Di Disdik Kabupaten SimalungunOknum Dishub Lampura Diduga Selewengkan Dana Retribusi Terminal Tipe A Simpang PropauJembatan Punggur Besar Putus PU Bina Marga Kubu Raya Tutup MataPotret Pendidikan Kota Bandung Makin Suram

Bandung, Jaya Pos

Di Bulan Suci Ramadan, dua lokalisasi yang ada di Kota Bandung, tetap melakukan praktik bisnis seks (biseks) baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.

Dewi Sartika dan Saritem, lokalisasi yang sudah hampir satu abad dan dilakukan secara turun-temurun tersebut, tetap beraktifitas melayani pria-pria hidung belang.

Malam hari ketika umat muslim sedang khusyu melakukan ibadah salat tarawih, tempat tersebut justru terdengar hingar-bingar, suara “cekikikan” dari para wanita tuna susila (WTS), yang bersenggama dengan musik dangdut.

Namun sangat disesalkan, yang sebelumnya selalu melaksanakan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat), justru tidak dapat berbuat banyak, karena hal tersebut tidak membuat mereka jera.

Masyarkat sekitar kepada Jaya Pos, menyebutkan sudah merasa muak dengan praktik haram yang sangat tidak dibenarkan oleh agama maupun negara tersebut. “Kami sebenarnya sudah merasa muak dengan hal ini, saya berharap ada solusi yang tepat dari pemerintah untuk menutup lokalisasi,” ungkap Sandi, warga sekitar Saritem.

Setiap hari disinyalir ratusan lelaki hidung belang dari berbagai wilayah bahkan dari luar Kota Bandung, datang ke lokalisasi tersebut. Para WTS yang kebanyakan masih muda belia yang berdatangan dari daerah Indramayu, Kadipaten, bahkan dari Surabaya tersebut mengaku pada bulan Ramadhan ini pendapatan mereka tidak menurun.

Menurut Sutrisno yang mengamati lorong-lorong hitam, mengatakan para WTS yang ada di lokalisasi, biasanya bermotif ekonomi, bahkan tidak jarang pula ditemukan WTS yang dengan sengaja diantarkan oleh orang tuanya dan dititipkan kepada mucikari atau germo.

“Bahkan saat ini, banyak juga terdapat WTS kaki lima yang mejelang malam bergentayangan di tempat ramai seperti Tegalega, Stasiun, dan Alun-alun Kota Bandung”.

Sutrisno mengimbau kepada masyarakat terutama lelaki hidung belang untuk mengurungkan hasrat birahi, karena bisa saja mereka terjangkit virus HIV/Aids dan penyakit-penyakit kelamin lainnya. “Di bulan Suci ini, masyarakt hendaknya lebih meningkatkan ketaqwaan, masyarakat Bandung yang agamis dan para petugas yang berwenag harusnya segera menutup tempat tersebut yang nampak kebal hukum,” ungkapnya. ND


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66451)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52716)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18423)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16282)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15541)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14712)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing