Senin, 30 Juli 2012 - 07:11:42 WIB
Developer Perumahan Ciptaningati Bohongi KonsumenKategori: Jawa Timur - Dibaca: 629 kali

Baca Juga:Di Bulan Ramadhan 2 Lokalisasi Tetap BeroperasiKPK Diminta Usut Dana Bansos RKB Di Disdik Kabupaten SimalungunOknum Dishub Lampura Diduga Selewengkan Dana Retribusi Terminal Tipe A Simpang PropauJembatan Punggur Besar Putus PU Bina Marga Kubu Raya Tutup Mata

Sidoarjo, Jaya Pos

Perlunya perumahan yang layak bagi masyarakat Sidoarjo dewasa ini semakin  mendesak untuk direalisasikan  guna menjamin tersedianya perumahan yang layak. Terkait hal ini, berbagai kemudahan perizinan diberikan oleh Pemkab Sidoarjo demi terpenuhinya kawasan perumahan yang terjangkau dan layak huni.

Dari banyaknya pengembang perumahan yang ada di Sidoarjo, salah satunya adalah PT Guna Bangun Perkasa yang beralamat di Jl Ksatrian Kecamatan  Buduran Kabupaten Sidoarjo dengan Direktur Utama Ali yang membangun perumahan  dengan berbagai type yang market pasarnya untuk kelas menegah ke atas  dan dalam brosur yang dikeluarkan oleh developer disebutkan berbagai fasilitas serta  bestek/spektek yang akan diberikan kepada konsumen dari sebagian yang telah dibayar dan apa yang kelak akan dibayar oleh konsumen.

Di antara yang tertera dalam brosur penawaran antara lain adalah tentang spesifikasi  rangka atap yang akan diterima oleh konsumen/pembeli perumahan, jelas disebutkan memakai spek galvalum. Akan tetapi, rupanya pihak developer PT Guna Bangun Perkasa mensiasati spek ini dan menggantinya dengan rangka atap yang terbuat dari galvalis dengan tujuan agar perusahaan mendapat untung yang berlebih, ini jelas telah membodohi dan merugikan konsumen.

Menurut   LSM  Komnas, Suryanto, apa yang dilakukan oleh developer terindikasi merlanggar Undang-Undang No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan Undang-Undang RI No 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman pasal 134 yang berbunyi: setiap orang dilarang menyelenggarakan perumahan yang tidak sesuai dengan persyaratan, kriteria, spesifikasi teknis, utilitas umum seperti yang telah dijanjikan, hal ini diancam dengan hukuman (1)  pidana berupa denda sebesar 5 milyar (2) membangun kembali sesuai yang dijanjikan.

Dan, dalam Undang-Undang No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen di dalam pasal  62  tegas menyebutkan: terhadap pelaku usaha yang memproduksi atau memperdagangkan barang yang tidak sesuai dengan berat, jumlah, ukuran, takaran, jaminan, keistimewaan, kemanjuran, komposisi, mutu sebagaimana dinyatakan dalam label/keterangan, bila hal itu dilakukan developer juga dapat dipidana 2 tahun dan denda 2 milyar rupiah.

Atas terjadinya kecurangan yang dilakukan developer ini, Aliansi LSM Sidoarjo telah berkirim surat kepada developer yang bersangkutan dan mengadukan hal ini kepada aparat hukum dengan tujuan agar dapat ditindaklanjutri sesuai dengan hukum dan perundang–undangan yang berlaku.

Sementara dari pihak PT Guna Bangun Perkasa melalui Direktur Utamanya, Ali  saat disambangi Jaya Pos di kantornya, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Menurut satpam yamng sedang berjaga, Ali sedang ada meeting. Ketika dihugungi melalui telepon selulernya, juga tidak diangkat.Zein


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66460)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52716)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18423)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16282)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15541)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14712)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing