Rabu, 31 Januari 2018 - 06:31:49 WIB
Sosialisasi Pembangunan Jalan Strategis Nasional Warga Diminta Dukung Pembebasan Bahu JalanKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 229 kali

Baca Juga:Tidak Peduli dan Cemarkan Lingkungan, Karyawan dan Masyarakat Demo PT Allegrindo ke DPRD SimalungunOknum KPU Kab Kubu Raya Selingkuhi Istri AparatTipu Rekan Bisnis Rp 7,9 Miliar Yu Feng Terancam 4 Tahun PenjaraPemko Depok Diminta Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan

Ketapang, Jaya Pos

Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), melakukan sosialisasi pembangunan Jalan Strategis Nasional yang sedang berlangsung di Tayap, Siduk, dan tahun ini memasuki Kota Ketapang. Sosialisasi yang menghadirkan Kepala BBPJN XI Banjarmasin (Kalbar-Kalteng-Kalsel) dan jajarannya, Bupati diwakili Asisten II Setda Farhan SE, Polres, Kodim 1203, para kepala desa dan lurah serta tokoh masyarakat di Kecamatan Muara Pawan dan Kecamatan Delta Pawan, berlangsung di ruang rapat Pendopo bupati, Kamis (25/1).

Kadis PUTR Donatus mengharapkan semua stake holders dan masyarakat agar mendukung proses pembangunan jalan strategis nasional ini. Karena menurut dia jalan-jalan nasional ini merupakan jalur yang sangat strategis menghubungkan jalur provinsi ke Kabupaten Ketapang, Kota dan Kabupaten Kayong Utara.

Dukungan dari masyarakat dimaksudkan Donatus, seperti dalam pekerjaan pelebaran jalan nasional karena area badan jalan tersebut ada tanam tumbuhan serta bangunan seperti kios dan sebagainya yang terkena dampak pembangunan.

Dia meminta masyarakat untuk merelakan dibongkar untuk pelebaran jalan nasional tersebut. “Titik nolnya kita minta dari persimpangan Agoesdjam, kemudian lanjut ke persimpangan Polres terus ke jembatan Pawan II,” ujar Donatus.

Sedangkan titik rawan poros Jalan Nasional disampaikan Donatus berada di Jl Brigjend Katamso, yakni jembatan dekat persimpangan PLTD Sukaharja, dimana kondisi jembatan tersebut sudah rawan dan harus dibangun kembali, sedangkan di sekitar jembatan tersebut padat pemukiman penduduk.

Untuk itu, dia meminta kepada Camat Delta Pawan dan Lurah Sukaharja serta masyarakat sekitar agar mendukung pembebasan badan jalan di sekitar jembatan tersebut. “Selepas ini kita action dengan turun bersama, kita ukur dan tolong dibebaskan karena kalau tidak kita tidak bisa membangun jembatan tersebut,” pintanya.

Asisten II Setda Farhan SE mengatakan, pengerjaan jalan nasional yakni ruas jalan Ketapang Siduk Sei Kelik Nanga Tayap yang tahun lalu sudah dikerjaan dan akan dilanjukan pengerjaan tahun ini memasuki kota Ketapang.

“Hal ini harus kita ucapkan terima kasih dan berbangga karena merujuk kepada tahun lalu kita masih tertinggal dan hari ini kita menuju kepada kemajuan yang lebih pesat yaitu salah satu pendukung sarana trasnportasi jalan,” kata Farhan.

Menurutnya, dengan perjuangan pemerintah kabupaten dan kepedulian pemerintah pusat pada tahun 2018 ini jalan nasional di Ketapang telah mendapat alokasi anggaran pembangunan lagi.

Senada dengan Kadis PUTR Donatus, Asisten II Farhan juga meminta pengerjaan jalan nasional dengan segmen pertama ada di persimpangan Agoesdjam, Jl DI Panjaitan, kemudian dilanjutkan dari Simpang Polres sampai ke kaki jembatan Pawan II.

Diakuinya, situasi terberat berada di jembatan sebelum persimpangan PLTD karena di sekitar badan jalan sudah ada bangunan penduduk yang sangat dekat dengan jalan.

Farhan berharap dengan sosialisa­si ini para tokoh masyarakat, lurah, camat yang hadir dapat memberikan dukungan dan kata sepakat dalam pembebasan bahu jalan di sekitar jembatan tersebut.(Agustinus)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59091)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50948)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14253)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (13861)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13720)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13399)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13354)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12703)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8741)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8260)
Bedah JayaposKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MNCW desak KPK agar secepatnya memproses kasus dugaan korupsi senilai Rp 24 miliar yang dilaporkan melalui ...


RSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah FiktifDrainase Desa Rimba Beringin Rusak Diduga Pembangunan Asal JadiRealisasi APBD Membengkak, Biaya Perjalanan Dinas 2017 Terindikasi Korupsi ?
Laporan KhususPenilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Padang Panjang, Jaya Pos Dasawisma Aster II berhasil menjadi nominator Kelompok Dasawisma Berprestasi ...


Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMKBupati Gumas Lantik 59 Kades Terpilih Periode 2018-2024Jiwa Rela Berkorban R Joko Kaiman Perlu Diteladani