Rabu, 31 Januari 2018 - 06:31:49 WIB
Sosialisasi Pembangunan Jalan Strategis Nasional Warga Diminta Dukung Pembebasan Bahu JalanKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 35 kali

Baca Juga:Tidak Peduli dan Cemarkan Lingkungan, Karyawan dan Masyarakat Demo PT Allegrindo ke DPRD SimalungunOknum KPU Kab Kubu Raya Selingkuhi Istri AparatTipu Rekan Bisnis Rp 7,9 Miliar Yu Feng Terancam 4 Tahun PenjaraPemko Depok Diminta Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan

Ketapang, Jaya Pos

Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), melakukan sosialisasi pembangunan Jalan Strategis Nasional yang sedang berlangsung di Tayap, Siduk, dan tahun ini memasuki Kota Ketapang. Sosialisasi yang menghadirkan Kepala BBPJN XI Banjarmasin (Kalbar-Kalteng-Kalsel) dan jajarannya, Bupati diwakili Asisten II Setda Farhan SE, Polres, Kodim 1203, para kepala desa dan lurah serta tokoh masyarakat di Kecamatan Muara Pawan dan Kecamatan Delta Pawan, berlangsung di ruang rapat Pendopo bupati, Kamis (25/1).

Kadis PUTR Donatus mengharapkan semua stake holders dan masyarakat agar mendukung proses pembangunan jalan strategis nasional ini. Karena menurut dia jalan-jalan nasional ini merupakan jalur yang sangat strategis menghubungkan jalur provinsi ke Kabupaten Ketapang, Kota dan Kabupaten Kayong Utara.

Dukungan dari masyarakat dimaksudkan Donatus, seperti dalam pekerjaan pelebaran jalan nasional karena area badan jalan tersebut ada tanam tumbuhan serta bangunan seperti kios dan sebagainya yang terkena dampak pembangunan.

Dia meminta masyarakat untuk merelakan dibongkar untuk pelebaran jalan nasional tersebut. “Titik nolnya kita minta dari persimpangan Agoesdjam, kemudian lanjut ke persimpangan Polres terus ke jembatan Pawan II,” ujar Donatus.

Sedangkan titik rawan poros Jalan Nasional disampaikan Donatus berada di Jl Brigjend Katamso, yakni jembatan dekat persimpangan PLTD Sukaharja, dimana kondisi jembatan tersebut sudah rawan dan harus dibangun kembali, sedangkan di sekitar jembatan tersebut padat pemukiman penduduk.

Untuk itu, dia meminta kepada Camat Delta Pawan dan Lurah Sukaharja serta masyarakat sekitar agar mendukung pembebasan badan jalan di sekitar jembatan tersebut. “Selepas ini kita action dengan turun bersama, kita ukur dan tolong dibebaskan karena kalau tidak kita tidak bisa membangun jembatan tersebut,” pintanya.

Asisten II Setda Farhan SE mengatakan, pengerjaan jalan nasional yakni ruas jalan Ketapang Siduk Sei Kelik Nanga Tayap yang tahun lalu sudah dikerjaan dan akan dilanjukan pengerjaan tahun ini memasuki kota Ketapang.

“Hal ini harus kita ucapkan terima kasih dan berbangga karena merujuk kepada tahun lalu kita masih tertinggal dan hari ini kita menuju kepada kemajuan yang lebih pesat yaitu salah satu pendukung sarana trasnportasi jalan,” kata Farhan.

Menurutnya, dengan perjuangan pemerintah kabupaten dan kepedulian pemerintah pusat pada tahun 2018 ini jalan nasional di Ketapang telah mendapat alokasi anggaran pembangunan lagi.

Senada dengan Kadis PUTR Donatus, Asisten II Farhan juga meminta pengerjaan jalan nasional dengan segmen pertama ada di persimpangan Agoesdjam, Jl DI Panjaitan, kemudian dilanjutkan dari Simpang Polres sampai ke kaki jembatan Pawan II.

Diakuinya, situasi terberat berada di jembatan sebelum persimpangan PLTD karena di sekitar badan jalan sudah ada bangunan penduduk yang sangat dekat dengan jalan.

Farhan berharap dengan sosialisa­si ini para tokoh masyarakat, lurah, camat yang hadir dapat memberikan dukungan dan kata sepakat dalam pembebasan bahu jalan di sekitar jembatan tersebut.(Agustinus)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (12915)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7276)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (3802)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3092)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (2426)Menuju Sumut 1 Djarot-Sihar Diunggulkan (2090)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1735)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1543)Jerit Tangis Penghuni Lapas Lubuk Pakam Deli Serdang (1433)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (1235)
Bedah JayaposPembangunan Jalan Desa Marumpa Sarat PenyimpanganMaros, Jaya Pos Pengalokasian Dana Desa serta Alokasi Dana Desa dari Pemerintah Pusat dan Daerah, yang ...


Pemprov Riau Bangunan Rumah Layak Huni, Diduga Tidak Tepat SasaranDiduga Bansos Rastra di Desa Ciseureuheun- Cigeulis DitebusPolsek Tapung Amankan Gas Elpiji 3 Kg Bersegel BengkalisPencairan Dana Proyek Gedung Klinik Anak RSJ Diduga di Mark UpPajak Sumbawa Diselewengkan, Terpidana Cristine Tertangkap Di SurabayaAkibat Lemahnya Pengawasan, Penggunaan Dana Desa Diduga Sarat KKNSebelas Tahun Pasar Bertingkat Sungai Guntung Masih Terbengkelai, Siapa Yang Salah ?
Laporan KhususBupati Resmikan RSUD Grati Dengan Harapan Pelayanan Kesehatan Semakin MerataPasuruan, Jaya Pos Bupati Pasuruan Irsyad Yusup meresmikan RSUD Grati Pasuruan yang pembangunanaya ...


Walikota Gs Vicky Lumentut Canangkan Pelayanan Medik 1x24 JamRSUD M Ali Hanafiah Batusangkar Terima Sertifikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima dari KARSBupati Muara Enim Teken MoU Peningkatan Kinerja OPD Tahun 2018Upacara Hari Jadi Kabupaten Kampar di Desa Bukit Kemuning Berlangsung KhidmatSekda OKU Kinerjanya Dinilai Cukup Oleh Menpan RB RIBupati Kabupaten Garut Lantik Sekretaris Daerah Kader PDI- P Tumpah Ruah Hadiri Rakercabsus DPC PDI-P Kota Binjai