Senin, 05 Februari 2018 - 07:55:24 WIB
Kuasa Hukum Jonru : Saksi Ahli Yang Dihadirkan Jaksa Tidak KompetenKategori: Jakarta - Dibaca: 181 kali

Baca Juga:Manajemen SMKN 53 Jakarta Gelar Tatap Muka Dengan Orang Tua SiswaWisata Budaya Sianjur Mula-Mula Pusuk Buhit SamosirPasca Ramadhan Samsat Jaksel Berikan Pelayanan MaksimalWalikota Sibolga Dalang Pengemplangan Solar Ilegal

Jakarta, Jaya Pos

Sidang lanjutan ujaran kebencian di media sosial dengan terdakwa Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (1/2) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dua saksi ahli yang dihadirkan Jaksa akan menguatkan dakwaannya dalam persidangan tersebut. Kedua saksi ahli tersebut juga pernah bersaksi dalam persidangan untuk kasus serupa dengan terdakwa Buni Yani.

Kedua orang itu adalah ahli digital forensik dari Polda Metro Jaya, Saji Purwanto dan ahli hukum pidana Universitas Trisakti, Effendi Saragih.
Persidangan hingga larut malam merupakan kelanjutan dari sidang (30/1) lalu yang dibatalkan karena ketidakhadiran dua saksi. Dan Saksi Hendra Yulianti isteri Jonru juga dibatalkan karena menolak memberikan kesaksian.

Menurut Djudju Purwantoro, Kuasa Hukum Jonru, “Persidangan hari ini atas kesaksian dari saksi ahli Dr Efendi Saragih bahwa kita menganggap sangat tidak kompeten. Karena sebelumnya saksi ahli backgroundnya akademisi dan desertasinya hukum perdata jadi ya menurut kami saksi tidak kompeten,” ujarnya kepada wartawan seusai sidang.

“Jadi apa yang kami konfirmasi tentang pemahaman didakwakan Jonru tentang pasal 28 tentang UU ITE sa­ngat tidak memahami betul hanya dikatakan sebagai delik formal tidak memerlukan sebab akibat suatu kegiatan dan tidak terlalu penting. seperti apa frase ya seperti itulah delik pidana,” terang Djuju.

Lanjutnya, saksi kedua Saji Purwanto dari ahli digital forensik yang nota bene dari lembaga Kepolisian karena hanya Polri yang memiliki sesuai dengan ISO dan kita menganggap tidak indvendent karena tidak ada pembanding.”Dan paling penting yang kami tanyakan saksi ahli menggali alat bukti dan kita minta alat bukti yang disajikan sesuai pasal 6 UU ITE tahun 2016 harus bisa diakses dan di pertanggungjawabkan sesuai dengan UU ITE,” ujarnya.

“Ternyata JPU tidak bisa membuka dan membuktikan itu jadi dasar pembuktian kami menganggap tidak sah karena screen shoot tidak melalui foto. Kami meminta juga Kepada Majelis Hakim agar memanggil untuk hadir Qurais Sihab agar lebih clear untuk menanyakan apakah keberatan atau tidak atas apa yang disangkakan tersebut dan termasuk Akbar Faisal yang sering dikaitkan de­ngan menyebabkan adanya laporan ini,” tutup Djuju.(@D2)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (51683)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50692)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13966)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13454)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13106)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12377)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8457)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7093)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6201)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6046)
Bedah JayaposTedja Widjaja Pemilik Lentra Kasih Dan Mantan UPPRD Dilaporkan Ke KPKSetelah dilaporkan telah melakukan tindak pidana pemalsuan kini pemilik sekolah Lentera Kasih, Tedja Widjaja ...


Pungli Marak di Pengujian Gedebage, Kir "Bungkus" Menjadi-JadiDiduga Jadi Ajang Cari Untung, Sanimas Cigondang Pantas Laporkan KejatiPekerjaan Drainase di Kejayan Dinilai Kurang Baik, Warga Minta Adanya PerbaikanLSM FPR: Kades Perdana Harus Segera Ditindak TegasPembangunan Stasiun Uji Bus Kementerian Pertanian Memakai Material Tidak SNIProgram PAMSIMAS Desa Langensari Menuai MasalahAbaikan Syarat Dokumen Kontrak, PJU Jagir Wonokromo Asal Pasang
Laporan KhususPemko Padang Panjang Terima Penghargaan BPJS KetenagakerjaanPadang Panjang, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat menerima penghargaan ...


Ini Dia Pesan Walikota Depok di Hari Pahlawan !Tim Wasev Mabes TNI Apresiasi Hasil TMMD Reguler ke 103 Kodim 0376/Batang di Desa DurenomboPasilog Bersama Anggota Satgas TMMD Membuat Jamban SehatTNI Batang Membangun Desa Dengan HatiWakil Ketua TP-PKK Sumsel Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke TP-PKK Kabupaten PALIPrajurit Satgas TMMD Juga Pandai MemasakBeginilah Penampakan Rumah Tuyeri yang Sudah Dibangun Satgas TMMD