Senin, 05 Februari 2018 - 07:55:24 WIB
Kuasa Hukum Jonru : Saksi Ahli Yang Dihadirkan Jaksa Tidak KompetenKategori: Jakarta - Dibaca: 45 kali

Baca Juga:Manajemen SMKN 53 Jakarta Gelar Tatap Muka Dengan Orang Tua SiswaWisata Budaya Sianjur Mula-Mula Pusuk Buhit SamosirPasca Ramadhan Samsat Jaksel Berikan Pelayanan MaksimalWalikota Sibolga Dalang Pengemplangan Solar Ilegal

Jakarta, Jaya Pos

Sidang lanjutan ujaran kebencian di media sosial dengan terdakwa Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (1/2) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dua saksi ahli yang dihadirkan Jaksa akan menguatkan dakwaannya dalam persidangan tersebut. Kedua saksi ahli tersebut juga pernah bersaksi dalam persidangan untuk kasus serupa dengan terdakwa Buni Yani.

Kedua orang itu adalah ahli digital forensik dari Polda Metro Jaya, Saji Purwanto dan ahli hukum pidana Universitas Trisakti, Effendi Saragih.
Persidangan hingga larut malam merupakan kelanjutan dari sidang (30/1) lalu yang dibatalkan karena ketidakhadiran dua saksi. Dan Saksi Hendra Yulianti isteri Jonru juga dibatalkan karena menolak memberikan kesaksian.

Menurut Djudju Purwantoro, Kuasa Hukum Jonru, “Persidangan hari ini atas kesaksian dari saksi ahli Dr Efendi Saragih bahwa kita menganggap sangat tidak kompeten. Karena sebelumnya saksi ahli backgroundnya akademisi dan desertasinya hukum perdata jadi ya menurut kami saksi tidak kompeten,” ujarnya kepada wartawan seusai sidang.

“Jadi apa yang kami konfirmasi tentang pemahaman didakwakan Jonru tentang pasal 28 tentang UU ITE sa­ngat tidak memahami betul hanya dikatakan sebagai delik formal tidak memerlukan sebab akibat suatu kegiatan dan tidak terlalu penting. seperti apa frase ya seperti itulah delik pidana,” terang Djuju.

Lanjutnya, saksi kedua Saji Purwanto dari ahli digital forensik yang nota bene dari lembaga Kepolisian karena hanya Polri yang memiliki sesuai dengan ISO dan kita menganggap tidak indvendent karena tidak ada pembanding.”Dan paling penting yang kami tanyakan saksi ahli menggali alat bukti dan kita minta alat bukti yang disajikan sesuai pasal 6 UU ITE tahun 2016 harus bisa diakses dan di pertanggungjawabkan sesuai dengan UU ITE,” ujarnya.

“Ternyata JPU tidak bisa membuka dan membuktikan itu jadi dasar pembuktian kami menganggap tidak sah karena screen shoot tidak melalui foto. Kami meminta juga Kepada Majelis Hakim agar memanggil untuk hadir Qurais Sihab agar lebih clear untuk menanyakan apakah keberatan atau tidak atas apa yang disangkakan tersebut dan termasuk Akbar Faisal yang sering dikaitkan de­ngan menyebabkan adanya laporan ini,” tutup Djuju.(@D2)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (12915)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7277)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (3803)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3092)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (2426)Menuju Sumut 1 Djarot-Sihar Diunggulkan (2091)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1735)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1543)Jerit Tangis Penghuni Lapas Lubuk Pakam Deli Serdang (1433)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (1235)
Bedah JayaposPembangunan Jalan Desa Marumpa Sarat PenyimpanganMaros, Jaya Pos Pengalokasian Dana Desa serta Alokasi Dana Desa dari Pemerintah Pusat dan Daerah, yang ...


Pemprov Riau Bangunan Rumah Layak Huni, Diduga Tidak Tepat SasaranDiduga Bansos Rastra di Desa Ciseureuheun- Cigeulis DitebusPolsek Tapung Amankan Gas Elpiji 3 Kg Bersegel BengkalisPencairan Dana Proyek Gedung Klinik Anak RSJ Diduga di Mark UpPajak Sumbawa Diselewengkan, Terpidana Cristine Tertangkap Di SurabayaAkibat Lemahnya Pengawasan, Penggunaan Dana Desa Diduga Sarat KKNSebelas Tahun Pasar Bertingkat Sungai Guntung Masih Terbengkelai, Siapa Yang Salah ?
Laporan KhususBupati Resmikan RSUD Grati Dengan Harapan Pelayanan Kesehatan Semakin MerataPasuruan, Jaya Pos Bupati Pasuruan Irsyad Yusup meresmikan RSUD Grati Pasuruan yang pembangunanaya ...


Walikota Gs Vicky Lumentut Canangkan Pelayanan Medik 1x24 JamRSUD M Ali Hanafiah Batusangkar Terima Sertifikat Akreditasi Paripurna Bintang Lima dari KARSBupati Muara Enim Teken MoU Peningkatan Kinerja OPD Tahun 2018Upacara Hari Jadi Kabupaten Kampar di Desa Bukit Kemuning Berlangsung KhidmatSekda OKU Kinerjanya Dinilai Cukup Oleh Menpan RB RIBupati Kabupaten Garut Lantik Sekretaris Daerah Kader PDI- P Tumpah Ruah Hadiri Rakercabsus DPC PDI-P Kota Binjai