Senin, 12 Februari 2018 - 06:53:28 WIB
Kejagung Perlu Lakukan Rotasi Ditingkat Kejati dan KejariKategori: Jawa Barat - Dibaca: 156 kali

Baca Juga:KPK Ditantang Segera Tangkap BonaranSMKN 9 Surabaya Cetak Siswa Berbakat Seni dan Budaya BangsaDinas Parawisata Kab Pandeglang Segera Ambil Sikap Pencairan Dana PNPM-MP Caringin Diduga BermasalahPemkot Bandung Belum Terbitkan Izin SOR Arcamanik, Proyek 86 M Sudah Dilelang

Kab Bandung, Jaya Pos

Supaya ada penyegaran di lingkungan setiap Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia, Kejaksaan Agung perlu melakukan rotasi kepada seluruh anggotanya baik dari tingkat Kejati, Kejari seperti pejabat struktural maupun jaksa fungsionalnya yang sudah berdinas diatas 5 tahun lebih di seluruh Indonesia.

Dari pantauan Jaya Pos di lapangan banyak ditemukan jaksa fungsional yang berdinas di satu Kejaksaan Tinggi/Kejaksaan Negeri yang telah mencapai tujuh tahun lebih. Sehingga karier para jaksa fungsional tersebut tidak berkembang.

Bahkan ada jaksa fungsional yang berdinas di satu Kejaksaan Negeri di Kab Bandung yang awalnya masuk di Kejari Kab Bandung pangkatnya masih golongan 3B-3C, hingga saat ini jaksa tersebut sudah berpangkat golongan 4A dan masih tetap berdinas di Kejari Kab Bandung.

Dan yang lebih ironis lagi Jaya Pos mendapatkan informasi yang akurat di lingkungan Kejari Kab Bandung, ada satu oknum jaksa yang sudah terkena sanksi dari Kejagung seperti penurunan pangkat karena melakukan pelanggaran fatal, tetapi oknum jaksa tersebut masih tetap berdinas di Kejari Kab Bandung dengan tipe klas A.

Hingga saat ini, dan membuat publik bertanya-tanya apa yang menjadi pertimbangan Kejagung sehingga jaksa yang sudah bermasalah pun masih tetap dipertahankan di Kejari Kab Bandung.

Wartawan Jaya Pos setiap harinya melakukan liputan di lingkungan Kejari Kab Bandung yang tergabung dalam Pokja Wartawan di Kejari Kab Bandung, dan sudah 7 tahun ini memantau kinerja para jaksa dan pegawai di lingkungan Kejari Kab Bandung.

Untuk mengetahui aturan rotasi kepegawaian yang diterapkan oleh Kejaksaan Agung, Jaya Pos melakukan konfirmasi kepada Eko sebagai Kekasubagbin (Bagian pembinaan) Kejari Kab Bandung, mengenai adanya beberapa JPU yang berdinas di Kejari Kab Bandung yang sudah mencapai 5 - 7 tahun lebih.

Eko mengatakan kepada Jaya Pos, memang sebaiknya JPU ataupun pejabat struktural paling lama berdinas di tiap Kejari maupun Kejati idealnya adalah 2 - 2,5 tahun saja, supaya karier dan pengalaman para jaksa tidak terhambat, dan juga untuk tetap menjaga idealis para jaksa dari godaan-godaan terjadinya praktik korupsi ataupun gratifikasi dari yang berperkara.”Dan semua kewenangan rotasi para jaksa tetap berada di tingkat Kejagung,” ungkapnya kepada Jaya Pos.

Dari pantauan Jaya Pos di lingkungan Kejari Kab Bandung, masih ada beberapa JPU yang sudah berdinas di Kejari Kab Bandung diatas 5 tahun tetapi belum juga dirotasi kedaerah lain, sebenarnya sudah santer terdengar di lingkungan Kejari Kab Bandung, kalau beberapa JPU yang sudah berdinas diatas 5 tahun tersebut, diduga sudah sering bermain dalam penanganan perkara-perkara yang sedang mereka tangani.

Dari pantauan Jaya Pos, sering terlihat keluarga terdakwa berseliweran keluar masuk keruangan JPU. Seharusnya ada aturan dari Kejagung supaya keluarga terdakwa tidak diperbolehkan berinteraksi langsung dengan JPU. Karena menjadi rentan terjadinya negosiasi antara JPU dan keluarga terdakwa, seperti tawaran pengurangan tuntutan bagi terdakwa.

Harusnya Kejagung lebih peka terhadap jajarannya dibawah, padahal setiap Kejari-Kejari di seluruh Indonesia sudah ada bagian pembinaan (Kasubagbin) dan untuk Kejati sudah ada Asisten Pembinaan (Asbin), yang seharusnya berfungsi untuk memberikan laporan kepada Karopeg Jambin (Kejagung), bilamana ada JPU ataupun pejabat struktural yang memang sudah berdinas lebih dari 5 tahun ditiap kejari-kejari diseluruh Indonesia, supaya Jambin secara rutin selalu mendapatkan masukan/laporan untuk rencana rotasi para Jaksa yang sudah diatas 5 tahun berdinas ditiap Kejati ataupun Kejari diseluruh Indonesia.

Apabila aturan ini berjalan dengan baik dari Kejagung maka secara bertahap praktik-praktik korupsi dan gratifikasi yang rentan menggoda para jaksa pasti bisa berkurang. (HendriH)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50468)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (18678)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13556)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12868)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8131)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5422)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5175)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (4412)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (4069)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3684)
Bedah JayaposDugaan Pungli Program Redis di Kecamatan Sobang, LSM Setempat Siap Laporkan ke Aparat HukumPandeglang, JAYAPOS - Terkait dugaan pungutan liar (pungli) Program Redistibusi yang sedang berjalan ...


Futsal Pogot Samping Balai RW Asal Jadi, Penyelenggara Dispora BungkamKebakaran Jenggot, Kadis PUTR Kabupaten Agam Marah-Marah Pemasangan Lampu PJU Darmo Terindikasi DikorupsiDiduga Tanpa IMB, Pembangunan Pasar Rao-Rao Tetap DilanjutkanTPM P3TGAI Desa Banyubiru Tertutup Pada WartawanAnggota DPRD Geram, Bangun Drainase Tidak Sesuai HarapanKejati Minta Tindak PT Citra Indah Lestari, Proyek Rp 4 M di Kapuas Terindikasi Tak Sesuai Kontrak
Laporan KhususRapat Paripurna DPRD Tanah Datar Terkait APBDTanah Datar, JAYAPOS - Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar tahun 2017 ...


Publikasi Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor Semester I Tahun 2018Bupati Heri Amalindo Lepas Rombongan Karnaval HUT RI Ke-73Detik-Detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI di Muara Enim BerkumandangBangun Kesehatan, Padangpanjang Canangkan GermasRibuan Manusia Menari Maumere di Penutupan TMMD BanjarnegaraMengenang Sejarah Aceh di Pameran Aceh Story ExpoPangdam Diponegoro Bangun Jembatan Sutabrata Desa Sawangan