Senin, 12 Februari 2018 - 06:53:28 WIB
Kejagung Perlu Lakukan Rotasi Ditingkat Kejati dan KejariKategori: Jawa Barat - Dibaca: 174 kali

Baca Juga:KPK Ditantang Segera Tangkap BonaranSMKN 9 Surabaya Cetak Siswa Berbakat Seni dan Budaya BangsaDinas Parawisata Kab Pandeglang Segera Ambil Sikap Pencairan Dana PNPM-MP Caringin Diduga BermasalahPemkot Bandung Belum Terbitkan Izin SOR Arcamanik, Proyek 86 M Sudah Dilelang

Kab Bandung, Jaya Pos

Supaya ada penyegaran di lingkungan setiap Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia, Kejaksaan Agung perlu melakukan rotasi kepada seluruh anggotanya baik dari tingkat Kejati, Kejari seperti pejabat struktural maupun jaksa fungsionalnya yang sudah berdinas diatas 5 tahun lebih di seluruh Indonesia.

Dari pantauan Jaya Pos di lapangan banyak ditemukan jaksa fungsional yang berdinas di satu Kejaksaan Tinggi/Kejaksaan Negeri yang telah mencapai tujuh tahun lebih. Sehingga karier para jaksa fungsional tersebut tidak berkembang.

Bahkan ada jaksa fungsional yang berdinas di satu Kejaksaan Negeri di Kab Bandung yang awalnya masuk di Kejari Kab Bandung pangkatnya masih golongan 3B-3C, hingga saat ini jaksa tersebut sudah berpangkat golongan 4A dan masih tetap berdinas di Kejari Kab Bandung.

Dan yang lebih ironis lagi Jaya Pos mendapatkan informasi yang akurat di lingkungan Kejari Kab Bandung, ada satu oknum jaksa yang sudah terkena sanksi dari Kejagung seperti penurunan pangkat karena melakukan pelanggaran fatal, tetapi oknum jaksa tersebut masih tetap berdinas di Kejari Kab Bandung dengan tipe klas A.

Hingga saat ini, dan membuat publik bertanya-tanya apa yang menjadi pertimbangan Kejagung sehingga jaksa yang sudah bermasalah pun masih tetap dipertahankan di Kejari Kab Bandung.

Wartawan Jaya Pos setiap harinya melakukan liputan di lingkungan Kejari Kab Bandung yang tergabung dalam Pokja Wartawan di Kejari Kab Bandung, dan sudah 7 tahun ini memantau kinerja para jaksa dan pegawai di lingkungan Kejari Kab Bandung.

Untuk mengetahui aturan rotasi kepegawaian yang diterapkan oleh Kejaksaan Agung, Jaya Pos melakukan konfirmasi kepada Eko sebagai Kekasubagbin (Bagian pembinaan) Kejari Kab Bandung, mengenai adanya beberapa JPU yang berdinas di Kejari Kab Bandung yang sudah mencapai 5 - 7 tahun lebih.

Eko mengatakan kepada Jaya Pos, memang sebaiknya JPU ataupun pejabat struktural paling lama berdinas di tiap Kejari maupun Kejati idealnya adalah 2 - 2,5 tahun saja, supaya karier dan pengalaman para jaksa tidak terhambat, dan juga untuk tetap menjaga idealis para jaksa dari godaan-godaan terjadinya praktik korupsi ataupun gratifikasi dari yang berperkara.”Dan semua kewenangan rotasi para jaksa tetap berada di tingkat Kejagung,” ungkapnya kepada Jaya Pos.

Dari pantauan Jaya Pos di lingkungan Kejari Kab Bandung, masih ada beberapa JPU yang sudah berdinas di Kejari Kab Bandung diatas 5 tahun tetapi belum juga dirotasi kedaerah lain, sebenarnya sudah santer terdengar di lingkungan Kejari Kab Bandung, kalau beberapa JPU yang sudah berdinas diatas 5 tahun tersebut, diduga sudah sering bermain dalam penanganan perkara-perkara yang sedang mereka tangani.

Dari pantauan Jaya Pos, sering terlihat keluarga terdakwa berseliweran keluar masuk keruangan JPU. Seharusnya ada aturan dari Kejagung supaya keluarga terdakwa tidak diperbolehkan berinteraksi langsung dengan JPU. Karena menjadi rentan terjadinya negosiasi antara JPU dan keluarga terdakwa, seperti tawaran pengurangan tuntutan bagi terdakwa.

Harusnya Kejagung lebih peka terhadap jajarannya dibawah, padahal setiap Kejari-Kejari di seluruh Indonesia sudah ada bagian pembinaan (Kasubagbin) dan untuk Kejati sudah ada Asisten Pembinaan (Asbin), yang seharusnya berfungsi untuk memberikan laporan kepada Karopeg Jambin (Kejagung), bilamana ada JPU ataupun pejabat struktural yang memang sudah berdinas lebih dari 5 tahun ditiap kejari-kejari diseluruh Indonesia, supaya Jambin secara rutin selalu mendapatkan masukan/laporan untuk rencana rotasi para Jaksa yang sudah diatas 5 tahun berdinas ditiap Kejati ataupun Kejari diseluruh Indonesia.

Apabila aturan ini berjalan dengan baik dari Kejagung maka secara bertahap praktik-praktik korupsi dan gratifikasi yang rentan menggoda para jaksa pasti bisa berkurang. (HendriH)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (51683)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50692)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13966)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13454)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13106)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12377)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8457)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7093)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6201)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6046)
Bedah JayaposTedja Widjaja Pemilik Lentra Kasih Dan Mantan UPPRD Dilaporkan Ke KPKSetelah dilaporkan telah melakukan tindak pidana pemalsuan kini pemilik sekolah Lentera Kasih, Tedja Widjaja ...


Pungli Marak di Pengujian Gedebage, Kir "Bungkus" Menjadi-JadiDiduga Jadi Ajang Cari Untung, Sanimas Cigondang Pantas Laporkan KejatiPekerjaan Drainase di Kejayan Dinilai Kurang Baik, Warga Minta Adanya PerbaikanLSM FPR: Kades Perdana Harus Segera Ditindak TegasPembangunan Stasiun Uji Bus Kementerian Pertanian Memakai Material Tidak SNIProgram PAMSIMAS Desa Langensari Menuai MasalahAbaikan Syarat Dokumen Kontrak, PJU Jagir Wonokromo Asal Pasang
Laporan KhususPemko Padang Panjang Terima Penghargaan BPJS KetenagakerjaanPadang Panjang, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat menerima penghargaan ...


Ini Dia Pesan Walikota Depok di Hari Pahlawan !Tim Wasev Mabes TNI Apresiasi Hasil TMMD Reguler ke 103 Kodim 0376/Batang di Desa DurenomboPasilog Bersama Anggota Satgas TMMD Membuat Jamban SehatTNI Batang Membangun Desa Dengan HatiWakil Ketua TP-PKK Sumsel Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke TP-PKK Kabupaten PALIPrajurit Satgas TMMD Juga Pandai MemasakBeginilah Penampakan Rumah Tuyeri yang Sudah Dibangun Satgas TMMD