Senin, 12 Februari 2018 - 07:05:53 WIB
Pembangunan Drainase Desa Pangkalan-Sobang Diduga Rusak Rumah WargaKategori: Banten - Dibaca: 261 kali

Baca Juga:Camat Tanggulangin Pungli Terkait PronaKPK Ditantang Segera Tangkap BonaranSMKN 9 Surabaya Cetak Siswa Berbakat Seni dan Budaya BangsaDinas Parawisata Kab Pandeglang Segera Ambil Sikap Pencairan Dana PNPM-MP Caringin Diduga Bermasalah

Pandeglang, Jaya Pos

Pembangunan drainase yang menggunakan anggaran dari Dana Desa (DD) di Kp Tanjakan Asem Desa Pangkalan Kecamatan Sobang, diduga telah merusak rumah warga, pasalnya saat melakukan pekerjaan tersebut pihak desa menggali pondasi terlalu dalam.

Hal tersebut dikatakan Warna selaku pemilik rumah saat dikonfirmasi Jaya Pos, (7/2). Warna pada saat itu mengaku sudah mengingatkan ke pekerja agar hati-hati kalau akan menggali pondasi, sebab nanti bisa mengakibatkan longsor namun tidak digubris. “Sebelumnya saya sudah berapa kali mengingatkan, awas hati-hati, nanti bisa-bisa longsor rumah saya, tapi tidak didengar, dan akhirnya dapur saya longsor,” ujarnya.

Masih kata Warna, saat dapur rumahnya longsor akibat galian pekerjaan drainase dari DD Desa Pangkalan, dia meminta ganti rugi ke kepala desa namun saat itu hanya dikasih alakadarnya dan tidak sesuai dengan kerugian yang dialaminya. “Mau dikasih ganti rugi sama kepala desa hanya Rp 3 juta tapi tidak saya terima sebab tidak sesuai dengan kerugian yang saya alami.

Ini saja saya betulkan sendiri alakadarnya sudah habis 4 juta, kalau mau seperti semula harus dengan biaya Rp 5 juta lagi,” ucapnya dengan nada kesal lantaran menunggu pertanggung jawaban dari kepala desa tidak kunjung dia terima. Alhasil, Warna merehab dapur rumahnya dengan biaya sendiri.

Hal berbeda dikatakan Mulyadi, Kepala Desa Pangkalan. Ia mengaku kalau Warna selaku pemilik rumah, saat pekerjaan berlangsung tidak berbicara apa-apa, adapun terkait ganti rugi, Mulyadi memang akan mengganti uang sejumlah Rp 3 juta, kalau lebih dari itu dirinya mengaku keberatan.

“Pada saat pekerjaan berlangsung Warna ada di lokasi, tapi tidak komentar apa-apa, malah dia ikut kerja dan saya tidak memerintahkan ke pekerja untuk menggali. dan perlu diketahui rumah Warna itu hanya bergeser saja beberapa senti, tidak longsor. Mengenai ganti rugi saya sudah musyawarah dengan BPD akan mengganti Rp 3 juta tapi tidak diterima. malah minta lebih dari itu, saya tidak sanggup. Uang dari mana pak,” ujarnya.

Sementara itu, Dadan Hermawan SH selaku kuasa hokum dari Warna, saat permasalahan ini tidak dihiraukan oleh kepala desa, mengaku sudah melaporkan permasalahannya ke pihak kejaksaan agar ditindak dengan tegas. Sebab menurutnya dia, sudah mencoba berbicara baik-baik dengan Kepala Desa Pangkalan saat itu tapi tidak ada tanggapan.

“Saya sudah mencoba ngobrol secara baik-baik ke kepala desa, kalau mau ganti rugi silahkan kalau mau dibangun lagi dapur pak Warna silahkan, akan tetapi kepala desa sepertinya tidak ada niat baik. Makanya masalah ini saya laporkan ke Kejaksaan Negeri Pandeglang agar ditindak lebih lanjut,” tandasnya. (Yan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (51683)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50692)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13966)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13454)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13106)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12377)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8457)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7093)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6201)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6046)
Bedah JayaposTedja Widjaja Pemilik Lentra Kasih Dan Mantan UPPRD Dilaporkan Ke KPKSetelah dilaporkan telah melakukan tindak pidana pemalsuan kini pemilik sekolah Lentera Kasih, Tedja Widjaja ...


Pungli Marak di Pengujian Gedebage, Kir "Bungkus" Menjadi-JadiDiduga Jadi Ajang Cari Untung, Sanimas Cigondang Pantas Laporkan KejatiPekerjaan Drainase di Kejayan Dinilai Kurang Baik, Warga Minta Adanya PerbaikanLSM FPR: Kades Perdana Harus Segera Ditindak TegasPembangunan Stasiun Uji Bus Kementerian Pertanian Memakai Material Tidak SNIProgram PAMSIMAS Desa Langensari Menuai MasalahAbaikan Syarat Dokumen Kontrak, PJU Jagir Wonokromo Asal Pasang
Laporan KhususPemko Padang Panjang Terima Penghargaan BPJS KetenagakerjaanPadang Panjang, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat menerima penghargaan ...


Ini Dia Pesan Walikota Depok di Hari Pahlawan !Tim Wasev Mabes TNI Apresiasi Hasil TMMD Reguler ke 103 Kodim 0376/Batang di Desa DurenomboPasilog Bersama Anggota Satgas TMMD Membuat Jamban SehatTNI Batang Membangun Desa Dengan HatiWakil Ketua TP-PKK Sumsel Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke TP-PKK Kabupaten PALIPrajurit Satgas TMMD Juga Pandai MemasakBeginilah Penampakan Rumah Tuyeri yang Sudah Dibangun Satgas TMMD