Minggu, 05 Agustus 2012 - 10:09:46 WIB
Diduga Korupsi DAK Rp 17 M, Polres Geledah Disdik Kabupaten KetapangKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 437 kali

Baca Juga:Oknum Pejabat UPI Lego Dua Belas Ton Kertas Jawaban UNSejumlah Bangunan PNPM-MP Amanah Rusak dan Tidak TerpakaiJembatan Gantung Lubuk Sarik Terancam AmbrukKepsek SDN Cimerang 2 Berbohong

Ketapang, Jaya Pos

Terkait adanya dugaan unsure-unsur penyimpangan yang berpotensi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada kegiatan pengadaan yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2011 pada Disdik Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, Satuan Reserse dan Kriminal Polres Ketapang melakukan penggeledahan di ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Drs H Mansyur MSi.

Penggeledahan berlangsung sekitar 6 jam sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.15 WIB. Penggeledahan yang dimpimpin oleh Kaur Bin Ops Polres Ketapang Ipda Dewa yang disertai 8 anggota tersebut berhasil mengamankan sekitar tujuh kardus dokumen.

UU No 33/2004 dan PP No. 55/2005 mendefinisikan bahwa DAK adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Pada tahun anggaran 2011, Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, mendapatkan alokasi DAK sekitar Rp17 milyar. Dana tersebut dipergunakan untuk pengadaan perlengkapan sekolah, yang  terdiri dari 5 paket kegiatan pengadaan, diantaranya dua paket pengadaan alat peraga, kemudian dua paket pengadaan buku dan satu paket pengadaan komputer PC.

Di dalam pelaksanaannya ditengarai ada beberapa penyimpangan, diantaranya pada paket pengadaan alat peraga/praktik sekolah tingkat SD, yang dilaksanakan oleh PT Karti Utama Sejahtera (KUS) yang beralamat di Pontianak-Kalbar. Sesuai kontrak kerja No 008/PPK/DAK-DISPEND/2011 dengan masa kontrak dimulai tanggal 24 Mei 2011 dan berakhir tanggal 5 September 2011, nilai kontrak  sebesar Rp 4.009.628.000.  

Modus operandi dugaan penyimpangan yang dilakukan dalam kasus tersebut dimana pelaku membuat laporan palsu dalam draf. Sementara laporan di dalam draf tertera nama–nama sekolah penerima bantuan, namun pada kondisi riil di lapangan sebagian sekolah yang dimaksud tidak menerima bantuan dimaksud.

Kini, kasus tersebut sedang diselidiki lebih lanjut dan ditangani secara serius oleh pihak Penyidik Polres Ketapang.Hardi


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59296)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51158)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (26985)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14483)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13909)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13609)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13524)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12917)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9291)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8931)
Bedah JayaposDiduga Korupsi, Siswa Tuntut Kepsek SMAN 3 Tapung Segera DipecatPekanbaru, Jaya Pos Dalam aksi mogok belajar, siswa SMA N 3 Tapung meminta agar Aldela dipecat dari ...


Peserta Pemilu dan Tim Quick Count Kecewa, Pintu Sekretariat PPK Labuan DigembokDugaan Korupsi Anggaran Publikasi Humas Pemkab Bangka BaratDiduga Kurir Sabu Bergentayangan Di Daerah Sungai SembilanKorban Tsunami Alami Kerugian, Petinggi Balai TN Ujungkulon Terkesan Lakukan PembiaranKinerja BLP2A Kota Surabaya Layak Di Sorot Terkait Aset Kendaraan dan Kepemilikan BPKBGubernur Sulut Patut Tinjau Kinerja Kadis Kominfo Jety PuluDiduga DD Ganggaeng Tahun 2018 Tak Direalisasi, Kecamatan Picung Ambil Jurus
Laporan KhususPemkab Samosir Raih WTP Kali KeduaSamosir, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ...


Kalteng Qualiti Expo 2019: Pemkab Gumas Akan Promosi Tahura Lapak JaruBupati OKU Melaunching Angkutan Perkotaan Bus Rapid Transit Makna Nama Raja Uti Bagi Orang BatakPemkab Bina Ukhuwah Islamiyah Semangat Persatuan Menuju PALI Serasi NiaLurah Baru Menjadi Semangat Baru Bagi Kelurahan Pondok Cabe IlirSekda: Jabatan Pegawai Sesuai Kompetensi Lahirkan Pemerintahan Yang BaikPemkab Tangerang Peduli Pola Hidup Bersih Dan Sehat Di Pondok Pesantren