Minggu, 05 Agustus 2012 - 10:09:46 WIB
Diduga Korupsi DAK Rp 17 M, Polres Geledah Disdik Kabupaten KetapangKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 493 kali

Baca Juga:Oknum Pejabat UPI Lego Dua Belas Ton Kertas Jawaban UNSejumlah Bangunan PNPM-MP Amanah Rusak dan Tidak TerpakaiJembatan Gantung Lubuk Sarik Terancam AmbrukKepsek SDN Cimerang 2 Berbohong

Ketapang, Jaya Pos

Terkait adanya dugaan unsure-unsur penyimpangan yang berpotensi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) pada kegiatan pengadaan yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2011 pada Disdik Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, Satuan Reserse dan Kriminal Polres Ketapang melakukan penggeledahan di ruang kerja Kepala Dinas Pendidikan Ketapang, Drs H Mansyur MSi.

Penggeledahan berlangsung sekitar 6 jam sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 16.15 WIB. Penggeledahan yang dimpimpin oleh Kaur Bin Ops Polres Ketapang Ipda Dewa yang disertai 8 anggota tersebut berhasil mengamankan sekitar tujuh kardus dokumen.

UU No 33/2004 dan PP No. 55/2005 mendefinisikan bahwa DAK adalah dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah tertentu dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.

Pada tahun anggaran 2011, Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, mendapatkan alokasi DAK sekitar Rp17 milyar. Dana tersebut dipergunakan untuk pengadaan perlengkapan sekolah, yang  terdiri dari 5 paket kegiatan pengadaan, diantaranya dua paket pengadaan alat peraga, kemudian dua paket pengadaan buku dan satu paket pengadaan komputer PC.

Di dalam pelaksanaannya ditengarai ada beberapa penyimpangan, diantaranya pada paket pengadaan alat peraga/praktik sekolah tingkat SD, yang dilaksanakan oleh PT Karti Utama Sejahtera (KUS) yang beralamat di Pontianak-Kalbar. Sesuai kontrak kerja No 008/PPK/DAK-DISPEND/2011 dengan masa kontrak dimulai tanggal 24 Mei 2011 dan berakhir tanggal 5 September 2011, nilai kontrak  sebesar Rp 4.009.628.000.  

Modus operandi dugaan penyimpangan yang dilakukan dalam kasus tersebut dimana pelaku membuat laporan palsu dalam draf. Sementara laporan di dalam draf tertera nama–nama sekolah penerima bantuan, namun pada kondisi riil di lapangan sebagian sekolah yang dimaksud tidak menerima bantuan dimaksud.

Kini, kasus tersebut sedang diselidiki lebih lanjut dan ditangani secara serius oleh pihak Penyidik Polres Ketapang.Hardi


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59540)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51403)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (42868)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14885)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13994)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13731)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13181)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10935)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9166)
Bedah JayaposPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPangkep, Jaya Pos Pekerjaan Jalan Singkai terkesan amburadul alias asal-asalan. Pekerjaan yang menggunakan ...


Pungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangDiduga Zonasi Kearipan Lokal Garut Labrak Permendikbud No 14 Tahun 2018Proses NUPTK Diwarnai PungliEmbung Pembawa MautProyek Jalan Siduk Ketapang Rp 42 Miliar Diduga Menyimpang
Laporan KhususPemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Karawang, Jaya Pos Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan menyalurkan Dana Alokasi Khusus ...


Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di ManadoWabup Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019Sekda : SOPD Gumas Diharapkan Capai Target APBD 2019Ratusan Peserta ICGE dari Berbagai Negara Hadir di Kota Padang PanjangWakil Ketua I DPRD Imbau OPD Terkait Ikuti Pembahasan KUA dan PPAS TA 2020