Minggu, 11 Maret 2018 - 06:14:21 WIB
Pengelola Beras Rasta Desa Cintabodas Diduga Selewengkan Jatah WargaKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 117 kali

Baca Juga:Warga Leuwicingcin Dambakan Jembatan Penyeberangan PermanenBandar Sabu Status Tahanan MelahirkanAda Korupsi di Sudin Kesmas Jakarta BaratBUMN PPKS Unit Marihat Kangkangi Izin Galian C dan Perpres 54/2010

Tasikmalaya, Jaya Pos

Tujuan pemerintah mendistribusikan beras Rasta kepada masyarakat yang berhak menerimanya adalah untuk mensejahterakan masyarakat. Namun sangat disayangkan niat baik pemerintah, kadang dijadikan ajang oleh pengelola untuk meraup keuntungan pribadi.

Adapun penyelewengan yang terjadi diantaranya menaikan harga penjualan kepada masyarakat penerima. Dan yang lebih fatal lagi menghilangkan jatah bulanan beras Rasta bagi masyarakat pene­rima.

Seperti yang terjadi di Desa Cintabodas, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, pengelola beras Rasta Desa Cintabodas diduga melakukan penyelewengan jatah beras Rasta yang seharusnya diterima masyarakat sesuai ketentuan yang teleh ditetapkan.

Dugaan kecurangan yang dilakukan pihak pengelola beras Rasta Desa Cintabodas yaitu menghilangkan jatah pengiriman beras Rasta yang semestinya samapi bulan Desember sebanyak 12 kali pengiriman. Sementara keterangan yang diterima dari warga, penerimaan jatah beras Rasta sampai bulan Desember sekitar 11 kali. 

Selain dugaan menghilangkan jatah yang satu kali pengiriman, pengelola beras Rasta pun melakukan penyim­pangan yakni mela­kukan penaikan harga beras Rasta dari harga yang telah ditetapkan pemerintah Rp. 24. 000/karung isi 15 Kg menjadi 40.000/karung isi 15 Kg.

Jelas hal ini sangat merugikan masyarakat yang berhak menerima atas beras bersubsidi yang didistribusikan pemerintah guna membantu mensejahterakan masyarakat.

Data yang diperolah Jaya Pos di lapangan dari sejumlah RT dan Kepala Dusun membenarkan bahwa mereka hanya menerima 11 kali jatah beras rasta dari pihak pengelola desa.

“Memang benar kami hanya menerima jatah beras rasta 11 kali sampai bulan Desember 2017. Sementera data yang ada di Perum Bulog, kecamatan dan desa sesuai berita acara pengiriman beras Rasta untuk Desa Cintabodas sebanyak 12 kali pengiriman. Mengenai pengiriman beras Rasta dan masalah harga kami hanya mengikuti perintah dan ketentuan dari pengelola desa sementara mengenai dana langsung disetorkan kepada bendahara. Walaupun kami sebetulnya merasa keberatan, namun kami hanya mengikuti aturan yang dibuat oleh pengelola agar warga bisa menerima jatah beras rasta. Kalau ingin lebih jelas silahkan tanyakan kepengelola desa,” ujar sumber yang namanya tak mau disebut.  (Kakan Iskandar)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (36863)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13338)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12715)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7889)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5237)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4483)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3809)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3548)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3472)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3400)
Bedah JayaposKorupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaBANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan ...


Warga Desa Indrajaya Komplain Pengerjaan JalanProyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongPengawasan Dinas Lemah, Inspeksi Tanggul Urukan Pantai Kenjeran (Bronjong) Asal JadiProyek Rp 14 M Lebih Kawalan TP4D Kajati Kalteng Terindikasi Tak Sesuai KontrakProgram BSPS Tahun 2017, Diduga Langgar Peraturan Kemen PUPRProyek Irigasi Banda Usang Di Siguhung Terkesan AmburadulApotik Intan Farma Diduga Jual Obat Diatas HET, Imodium Dijual Rp 145 Ribu, Apotik Lain Rp 91 Ribu
Laporan KhususPT Semen Baturaja (Persero) Tbk. ...


Jelang Lebaran, Harga Stabil di Mendobarat dan MerawangPemkab Mojokerto Kembali Pertahankan Gelar WTPPT Inalum Bagikan Paket Sembako Gratis kepada WargaPelantikan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Samosir DigelarBupati Dan Ketua TP- PKK Tanjab Barat, Bagikan Zakat MalPUBLIKASI KINERJA DINAS SOSIAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018WTP Ke Enam Anugerah Terindah Bagi Kabupaten Tanah Datar