Senin, 12 Maret 2018 - 06:54:37 WIB
Meski Tak Lagi Jadi Bupati Warga Purwakarta Masih Sampaikan Keluhan Kepada Kang DediKategori: Jawa Barat - Dibaca: 137 kali

Baca Juga:Warga Leuwicingcin Dambakan Jembatan Penyeberangan PermanenBandar Sabu Status Tahanan MelahirkanAda Korupsi di Sudin Kesmas Jakarta BaratBUMN PPKS Unit Marihat Kangkangi Izin Galian C dan Perpres 54/2010

Purwakarta, Jaya Pos

Mak Namah (73) warga Kampung Krajan RT 11/05 Desa Sawah Kulon Kecamatan Pasawahan Kabupaten Purwakarta menyampaikan keluhan kepada kang Dedi sapaan akrab Dedi Mulyadi. Padahal, pria yang lekat dengan iket Sunda berwarna putih itu, kini sudah tidak lagi menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

Nenek tua yang memiliki tiga anak itu datang ke kediaman Dedi pada Kamis (1/3) ditemani Ketua RT setempat. Dia mengeluhkan kondisi rumahnya yang tidak layak huni dan hampir roboh.

“Gini Pak, minta tolong tengokin rumah saya, sudah hampir roboh. Saya takut tiba-tiba roboh kalau saya lagi tidur,” keluh Mak Namah di hadapan calon Wakil Gubernur Jawa Barat tersebut.

Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, Udin (48), meskipun beranak tiga, sehari-hari Mak Namah tinggal sendirian. Mereka tidak pernah menengok keadaan ibunya tersebut. Kebutuhan beras harian pun diperoleh nenek tua itu dari udunan beras perelek warga.

“Seharusnya mah kan anaknya datang, bawa beras buat ibunya. Memang sih, keadaannya kurang mampu, tetapi masa ibu sendiri diterlantarkan,” kata Udin.

Mendengar paparan itu, Dedi Mulyadi yang memang dikenal responsif terhadap keluhan warga, bergegas menuju rumah Mak Namah. Ia terlihat menuntun langkah sang nenek yang sudah renta itu dan diantar oleh Ketua RT.

Sampai di lokasi, Dedi meminta agar semua anak Mak Namah dihadirkan saat itu juga. Berdasarkan ke­terangan Ketua RT, dua anak Mak Namah masih tinggal di daerah Pasawahan. Sementara, anak lelakinya kini tinggal di daerah Kecamatan Cibatu.
Tidak satupun anak Mak Namah berani hadir saat dipanggil oleh Dedi. Hanya Lilis (50) menantu Mak Namah dari Cibatu yang bersedia memenuhi panggilan tersebut.

Nada suara agak tinggi pun keluar dari Dedi Mulyadi saat memberikan nasehat kepada Lilis. Menurut Dedi, tidak sepantasnya anak me­ninggalkan ibunya tinggal sendirian. “Ibu jangan beralasan karena jarak jauh terus tidak mau datang kesini. Ingat loh bu, kasih sayang seorang ibu itu tidak terhalang jarak,” tegasnya.

Seharusnya, lanjut Dedi, anak-anak Mak Namah rutin membersihkan dan merawat rumah kecil yang berdiri di atas tanah seluas 400 meter tersebut. Apalagi, NJOP tanah itu kini bernilai Rp250 ribu per meter. “Ini kan nanti diwariskan ke anak-anaknya juga. Jadi, harus mau merawat dong,” katanya.

Nasehat Dedi Mulyadi hanya ditanggapi dengan ang­gukan oleh Lilis sebagai tanda mengerti. Dedi kemudian memberikan bantuan untuk merenovasi rumah tersebut. Beberapa bilah kayu dan bambu juga terlihat mulai disiapkan oleh Ketua RT setempat bersama warga secara gotong-royong.(Ayim. Tslm)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (55161)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50743)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14030)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13517)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13180)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12454)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8505)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7290)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6411)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6210)
Bedah JayaposCV Linang Jaya Diduga Kirim Material Tak Sesuai RAB Ke 30 Penerima Program RTLH Di Desa LabuanPandeglang, Jaya Pos Desa Labuan, Kecamatan Labuan merupakan salah satu desa yang mendapatkan Program Rumah ...


Dinas PUPR Kab Sidoarjo Bidang Pengairan Diduga Lakukan Mark UpPembangunan USB SDN Babat 2 Kecamatan Legok Beraroma KorupsiDiduga Proyek Pembangunan Pasar Cibaliung, Gunakan Besi BekasProyek NUSP-2 ADB Loan Rp 5,9 M di Kapuas Berbau KKNKades Tanjung Diduga Selewengkan Keuangan Desa Ratusan Juta RupiahProyek Jalan Hotmix Desa Medalsari - Saketi Terkesan DitutupiBPK Diminta Audit Hasil Pekerjaan Peningkatan Jalan Perbatasan Tutur Arah Malang
Laporan KhususHari Jadi Bantaeng Ke-764 Gubernur Sulsel Bantu Bantaeng 26 MBantaeng, Jaya Pos Pada tanggal 7 Desember 2018, seluruh masyarakat Bantaeng bersuka cita menyambut kembali ...


Bakti PUPR Bangun Infrastruktur Mempersatukan BangsaLurah Bahu : Sidak Bagi Pendatang Berdomisili di WilayahnyaPengawasan APK Bersama Stakeholder Untuk Pemilu 2019Bupati Canangkan Gerakan Banyumas MembacaBanjir di Buaran DPU Tangsel Sigap Tangani Laporan WargaTanah Datar Gelar Festival Pesona Minang KabauDPRD Sumsel Gelar Rapat Paripurna Ke-LI (51)