Senin, 12 Maret 2018 - 07:02:13 WIB
Pemdes Ciseureuheun-Cigeulis Diduga Langgar Perbup No 81 Tahun 2016Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 253 kali

Baca Juga:PT Ciomas Unit Sidoarjo Diduga Produksi Makanan HaramWarga Leuwicingcin Dambakan Jembatan Penyeberangan PermanenBandar Sabu Status Tahanan MelahirkanAda Korupsi di Sudin Kesmas Jakarta Barat

Pandeglang, Jaya Pos

Pemerintahan Desa (Pemdes) Cisereuheun Kecamatan Cigeulis, diduga telah melanggar Peraturan Bupati (Perbup) Pandeglang No 81 Tahun 2016 tentang perangkat desa.

Pasalnya ada beberapa kejanggalan dalam pengangkatan aparat desa dan diketahui salah satu aparat desa merangkap jabatan di desa tersebut. Antara lain Ahyadi yang sekarang mempunyai tugas sebagai Kaur Pemerintahan namun ternyata masih tercatat di struktur BPD selaku sekretaris.

Hal tesebut disampaikan Otong S selaku anggota LSM Laskar Siliwangi saat ditemui di kediamanya, Minggu (4/3). “Saya melihat ada dugaan kuat pelanggaran Perbup No 81 tahun 2016 yang dilakukan oleh panitia tim penjaringan dan penyaringan peserta calon perangkat desa pada waktu itu. Ini sudah terlihat jelas dengan tercatatnya nama Ahyadi pada lembar penerimaan penghasilan tetap/tunjangan yang saya pegang,” ungkapnya.

Bahkan menurut dia, bukan hanya Ahyadi yang masih tercatat sebagai Sekretaris BPD, nama Sopandi SPdi juga masih tercatat dalam daftar nama-nama BPD yang didapat dari Ketua Forum BPD Kecamatan Cigeulis. “Ini sudah jelas ada dugaan pelanggaran perbup, sebab setahu saya pada saat salah satu peserta yang mencalonkan diri untuk ikut dalam seleksi aparat desa, salah satu persyaratan pengangkatan aparat desa, itu tidak merangkap jabatan sebagai ketua atau anggota BPD dan harus ada izin tertulis dari bupati, seperti tertuang dalam Perbup No 81 tahun 2016 pasal 4, ayat (4) dan pasal 12,” imbuhnya.

Sementara itu, Ahyadi saat dikonfirmasi via telepon, mengaku baru mengetahui namanya masih tercatat dalam lembar penerimaan siltap/tunjangan sebagai sekretaris BPD. “Saya baru tahu kalau nama saya masih tercantum di lembar penerimaan siltap/tunjangan sebagai sekretaris BPD. Sebelum mendaftarkan diri untuk ikut seleksi perangkat desa, saya sudah membuat surat pengunduran diri selaku sekretaris BPD dan sudah saya serahkan ke Ketua BPD. Kalau memang seperti itu saya juga merasa dirugikan, nama saya masih tercatat sebagai sekretaris BPD,” jelasnya.

Sampai saat berita ini ditulis, Yayat selaku Ketua BPD belum memberikan hak jawabnya.  Sungguh ironis kejadian demi kejadian yang terjadi di pemerintahan Desa Ciseureuheun. Sebelumnya terdengar kabar tentang dugaan pungli bantuan rastra dan sekarang terjadi juga adanya kejanggalan dalam pengakatan aparat desa yang dinilai oleh sejumlah pihak cacat secara administrasi, belum lagi adanya kabar tentang anggaran BUMdes tahun 2017 yang tidak jelas peruntukannya.

Dalam hal ini pihak kecamatan dan aparat penegak hukum agar lebih respon dalam menindaklanjuti kejadian-kejadian tentang buruknya kinerja Pemerintahan Desa Ciseureuheun. Bagaimana mau melayani masyarakat, di dalam tubuh pemerintahan desa Ciseureuheun sendiri saja sudah dalam keadaan kronis?(Yan)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (36862)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13338)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12715)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7889)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5237)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4483)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3809)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3548)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3472)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3400)
Bedah JayaposKorupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaBANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan ...


Warga Desa Indrajaya Komplain Pengerjaan JalanProyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongPengawasan Dinas Lemah, Inspeksi Tanggul Urukan Pantai Kenjeran (Bronjong) Asal JadiProyek Rp 14 M Lebih Kawalan TP4D Kajati Kalteng Terindikasi Tak Sesuai KontrakProgram BSPS Tahun 2017, Diduga Langgar Peraturan Kemen PUPRProyek Irigasi Banda Usang Di Siguhung Terkesan AmburadulApotik Intan Farma Diduga Jual Obat Diatas HET, Imodium Dijual Rp 145 Ribu, Apotik Lain Rp 91 Ribu
Laporan KhususPT Semen Baturaja (Persero) Tbk. ...


Jelang Lebaran, Harga Stabil di Mendobarat dan MerawangPemkab Mojokerto Kembali Pertahankan Gelar WTPPT Inalum Bagikan Paket Sembako Gratis kepada WargaPelantikan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Samosir DigelarBupati Dan Ketua TP- PKK Tanjab Barat, Bagikan Zakat MalPUBLIKASI KINERJA DINAS SOSIAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018WTP Ke Enam Anugerah Terindah Bagi Kabupaten Tanah Datar