Jumat, 16 Maret 2018 - 06:36:14 WIB
Pemkab Sidoarjo dan Mojokerto Dituding Melawan HukumKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 277 kali

Baca Juga:Kewenangan RW dan RT Kelurahan Sei Lekop Meresahkan Masyarakat SetempatSDN 21 Desa Parit Keladi Direhab TotalPT Ciomas Unit Sidoarjo Diduga Produksi Makanan HaramWarga Leuwicingcin Dambakan Jembatan Penyeberangan Permanen

Sidoarjo, Jaya Pos

Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, melalui Balai Besar Wilayah Sungai Brantas memiliki kegiatan PPK Penyedia Air Baku 1 Jln Menur no 123 (Kantor PPKPAB 1) Surabaya dengan nama pekerjaan pembangunan long storage untuk air baku di Kabupaten Sidoarjo yang berlokasi di Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto. Paket pekerjaan itu memiliki tanggal kontrak 20 Oktober 2017 dengan waktu pelaksanaan 786 hari kalender.

Proyek itu menggunakan sumber dana APBN tahun anggaran 2017 -2019 dengan nilai kontrak Rp 366.705.650.000 (incl PPn ). Pekerjaan itu dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana, PT Nindya Jaya, KSO yang merupakan gabungan antara PT Nindya Karya (Persero) dan PT Rudy Jaya yang beralamat di Jalan Trenggilis Tengah No 6 Surabaya.

Adanya proyek dari Kementrian PU memiliki dampak hilangnya tanah kas desa di Desa Tarik, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo dari luas keseluruhan 4,9 Ha, yang 2,9 Ha saat ini tidak bisa dikelola oleh desa. Karena telah digali dan ditanami beton oleh PT Nindya Jaya KSO, setelah pasirnya dikeruk dan diangkut dengan armada yang berlogo NJ.

Tanah bersertifikat atas nama Pemerintah Desa Tarik, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo ini jadi kubangan kontruksi. Hal ini jelas merugikan Pemerintah Desa Tarik akibat belum adanya tanah penganti sebagaimana diamanatkan oleh Undang–Undang no 2 tahun 2012 tentang pemgadaan tanah untuk pembangunan bagi kepentingan umum. Hal serupa juga terjadi pada Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto hanya luasnya saja yang berbeda.

Tanah kas Desa Kwatu yang saat ini telah dikeruk dan ditanami kontruksi beton adalah seluas 0,5 ha dari total luas tanah yang bersurat Leter C desa seluas 6,9 Ha.

“Jangankan untuk pengganti lahan, penggantian tanaman padi di tanah kas desa yang kebetulan dikelola oleh kepala desa saja sampai saat ini belum diganti. Begitu juga lapangan sepak bola yang dijadikan direksi kid dengan perjanjian sewa sampai detik inipun belum dibayar,” tegas H.Khosim, Kepala Desa Kwatu.

Atas hilangnya dan terancam hilangnya puluhan hektar tanah kas desa di 5 desa seluas 32 ha ini, Kasmu”in, Ketua LSM CePAD Indonesia saat diwawancarai harian Jaya Pos di kantornya di bilangan Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (14/3) mengatakan, “Pemkab Sidoarjo maupun Pemkab Mojokerto dalam hal ini tidak hanya lalai tapi dapat dikategorikan telah melawan hukum dengan tidak mengadakan tanah untuk tanah penganti di kelima desa tersebut, ini unsur melawan hukumya,” tegasnya.

“Dengan demikian Pemkab Sidoarjo maupun Pemkab Mojokerto dalam hal ini Bupati kedua pemerintah ini secara melawan hukum telah mengajari desa–desa di wilayahnya untuk tidak mematuhi hukum dalam hal ini adalah Undang–Undang no 2 tahun 2012,” jelas Cak In kepada Jaya Pos.

Masih menurut Kasmu’in, dengan tidak menyediakan lahan penganti Bupati Sidoarjo dan Bupati Mojokerto telah menyalah gunakan kewenagannya dengan tidak berbuat sesuatu dengan kewenangan yang dimilikinya dan ini jelas menguntungkan PT yang mengerjakan proyek ini ini unsur melawan hukumnya dan terkait dengan kerugian Negara.

Dalam hal ini negara jelas rugi karena minimal di dua desa yang jadi korban awal sebagai tumbal dari proyek ini telah kehilangan PAD (Pendapatan Asli Desa) mereka akan tetapi untuk menghitung detail kerugian negara harus di hitung oleh akuntan publik yang kredibel baik dari kalangan akademisi maupun unsur lain yang punya kapabilitas memadai.

Jadi telah ada unsur melawan hukumya adalah telah nyata yakni melanggar atau diduga melanggar undang –undang tersebut diatas. Dan kerugian negaranya telah ada dengan demikian sebenarnya penegak hokum harus cepat tanggap dengan memulai proses penyelidikan untuk menghindari kerugian negara lebih banyak lagi. Mengingat lahan TKD yang bakal jadi tumbal akibat diterjang proyek ini masih puluhan hektar lagi.(Zein)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12610)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (8574)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7726)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5102)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3638)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3474)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3276)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (2265)Menuju Sumut 1 Djarot-Sihar Diunggulkan (2232)
Bedah JayaposPelebaran Jalan Rantepao-Palopo Senilai 141,6 M BermasalahSeharusnya proyek ini sudah berakhir pada Desember 2017 lalu, hingga memasuki tahun 2018, pekerjaan belum ...


Bibit Tanaman Bantuan Diembat Kabid dan PNS Perikanan dan Ketahanan PangaProyek Penataan Halaman Rusun di Kapuas Senilai Rp 1,3 M Terindikasi KKNAbaikan Persyaratan Dokumen Kontrak, CV. MGA Harus Bertanggung JawabPolsek Kualuh Hulu Diduga Tangkap Lepas Pemain JudiAPBDeS Balong Garut Dikorupsi ? (BAG. 3)Geruduk Kantor Bupati dan DPRD, Kampak Tuntut Sekda dan Kepala BPKPSDM Kembalikan Uang PungliBukan Hanya Sarat Pungli, Pengangkatan Pramubakti Di Kantor Kemenag Pandeglang Berbau Nepotisme
Laporan KhususDandim Salim 0304 Agam Lakukan Kegiatan Peduli Lingkungan Danau Maninjau Dan Berbagi KasihAgam, Jaya Pos Program kegiatan Peduli Lingkungan Danau Maninjau Kab.Agam Sumatera Barat dilakukan oleh ...


Rumahnya Dibangun, Napiah Berterimakasih Kepada Tim Wasev Kodam IV/DiponegoroDan TNI AL Adakan Kegiatan Terjun PayungTujuh Dinas Usul Perubahan AnggaranNiat Terpangil Meriahkan Penutupan TMMD Dengan Tari Rampak PurbalinggaKabupaten Ciamis Siap Kembali Meraih Adipura Kali Ke 9 71 Desa di Ciamis Terima Dana DesaBNN Kota Manado Giat Pengembangan Kapasitas P4GN di Instansi Pemerintah