Sabtu, 17 Maret 2018 - 04:32:04 WIB
Jadwal Pilkades Serentak di Trenggalek Terancam MolorKategori: Jawa Timur - Dibaca: 248 kali

Baca Juga:Pemkab Waykanan Dan Bukit Asam Teken MoU CSR Bantu Biaya SekolahKewenangan RW dan RT Kelurahan Sei Lekop Meresahkan Masyarakat SetempatSDN 21 Desa Parit Keladi Direhab TotalPT Ciomas Unit Sidoarjo Diduga Produksi Makanan Haram

Trenggalek, Jaya Pos

Ambisi maupun harapan dari beberapa kepala desa se-Kabupaten Trenggalek yang ingin melaksanakan ‘hajatan’ nya sebelum pemilihan umum legislatif maupun pemilihan presiden pada tahun 2019 nanti nampaknya akan sedikit akan tertunda dengan kata lain molor. Hal itu sangat dimungkinkan terjadi, karena para wakil rakyat di gedung DPRD Kabupaten Trenggalek belum sepakat mengenai percepatan agenda pilkada para kepala desa serentak tersebut. Pasalnya, selain masih sibuk dengan konstituen masing-masing, anggota dewan lebih cenderung dan fokus dalam pemenangan kandidat mereka di gelaran pilkada tahun ini.

Salah satu anggota DPRD Trenggalek, yang juga Ketua Komisi I, Sukaji menjelaskan, tahun 2018 dan 2019 adalah tahun politik dan akan menjadi referensi khusus bagi semua unsur dalam upaya menciptakan stabilitas wilayah tidak terkecuali di Trenggalek. Maka kehendak para kepala desa agar pilkadesnya dimajukan membutuhkan pemikiran yang taktis dan strategis selain memang harus realistis.

“Butuh kecermatan dan kejelian untuk mengambil kebijakan di tahun politik ini, karena kita tidak ingin menambah kerawanan, kasihan penyelenggara pemilu dan pihak keamanan,” ungkap Sukaji, saat dikonfirmasi Jaya Pos, pada Senin (12/3) di kantor DPRD Trenggalek.

Politisi dari Partai Golkar ini tidak menampik jika pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Trenggalek banyak menjadi perhatian khalayak terkait waktu pelaksanaannya dengan bermacam opini yang saat ini mulai mengemuka. Dengan asumsi digelar sebelum atau sesudah Pileg dan Pilpres.
“Masa bakti 122 kades itu akan berakhir pada tanggal 19 April 2019 sehingga wajar jika waktu pelaksanaannya menjadi tarik-ulur,” lanjutnya.
Sukaji melanjutkan, segala keputusan waktu pelaksanaan ada di tangan bupati, namun begitu semua unsur pendukung baik sarana maupun prasarana harus dipersiapkan sebaik mungkin.

“Kami selalu menghormati apapun keputusan yang akan diambil bupati. Tetapi ingat, efek dan ekses kerawan yang ditimbulkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sukaji menjelaskan sesuai amanat Undang-undang Nomor 6 tahun 2014, pilkades dilaksanakan setelah berakhirnya masa bakti dan nantinya akan dilantik pejabat sementara (pjs), itupun harus diambilkan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Trenggalek, jadi tidak asal comot.

“Mungkin ini nanti juga akan menjadi salah satu kendala karena keterbatasan jumlah ASN yang ada,” lanjutnya.
Sukaji sangat berharap agar ada diskusi terlebih dahulu dengan melibatkan semua elemen yang ada agar pelaksanaan pilkades bisa berjalan lancar, aman dan terkendali saat memasuki pemilu yang lain.

“Ada dua pesta demokrasi di tahun 2019 selain pilkades, yaitu, Pileg dan Pilpres sehingga sangat wajar jika pertimbangan pelaksanaan pilkades menjadi perhatian dari semua pihak yang berkepentingan,” tandas politisi senior ini.(HWi)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50610)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (41255)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13887)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13381)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13014)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12281)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8350)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (6429)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5795)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5574)
Bedah JayaposPT PLN (Persero) Riau Memasang Jaringan Arus Listrik Asal JadiRiau, Beberapa anggota masyarakat kembali lagi mempertayakan sudah sejauh mana pertanggung jawaban ...


Tersangka Jansaiman Saragih Menguasai Asset GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru Kasus Penebangan Pohon Jati Milik PTPN 2 Tandem MengambangDirut Rumah Sakit Diduga Pungli, Massa Berunjuk RasaAnggaran DD Desa Cimanis- Sobang Pantas DiauditCatut Nama Emil Dardak Akun FB Pencari Sumbangan DipolisikanTipu Nasabah, Developer KSU Penyang Sangkalemu DipolisikanDamparit Kabupaten Barru Sul-Sel Diduga Tidak Sesuai Bestek
Laporan KhususBupati Emil Dardak Sambut Baik Lawatan Danrem 081/DSJ MadiunDitengah kesibukan kerjanya, Emil Dardak meluangkan waktu bersilaturahmi dan menjalin komunikasi dengan ...


TMMD Reg 103 Wilayah Kodim 0736/ Batang, Percepat Pembangunan Wilayah dan Masyarakat Pemkab Gumas Gelar Bursa Inovasi Desa 20182019, Seluruh Kegiatan di OPD Gumas Terintegrasi Secara OnlineUsai Dilantik, Fadly Amran dan Asrul Resmi Jabat Walikota dan Wakil Walikota Padang PanjangPemkab Gumas Rakor Pilkades Serentak 2018HUT OKI Jadi Energi Tuntaskan PembangunanPemko Tanjungbalai Menerima Kedatangan Kafilah MTQN XXVII Asal Kepri di Bandara Kuala Namu