Sabtu, 17 Maret 2018 - 04:38:55 WIB
Gubernur Sumsel Tinjau Musibah Banjir di Kabupaten OKUKategori: Sumatera Selatan - Dibaca: 79 kali

Baca Juga:Pemkab Waykanan Dan Bukit Asam Teken MoU CSR Bantu Biaya SekolahKewenangan RW dan RT Kelurahan Sei Lekop Meresahkan Masyarakat SetempatSDN 21 Desa Parit Keladi Direhab TotalPT Ciomas Unit Sidoarjo Diduga Produksi Makanan Haram

Dalam kunjungan kerjanya di Kab, OKU tersebut Gubernur terkesan tidak memperhatikan kondisi
jalan provinsi di OKU menuju Kota Pelembang yang rusak parah.

Baturaja, Jaya Pos

Dalam kunjungan kerja­nya Gubernur Sumsel, Ir. H. Alex Noerdin SH meninjau musibah banjir bandang yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU). Bencana tersebut mengakibatkan ribuan rumah di 4 kecamatan terendam air dan dua jembatan gantung ambruk di Desa Tanjung Dalam dan Desa Banuayu, Selasa (6/3/18). Padahal jembatan sepanjang 130 M itu baru berusia 3 tahun.

Yang menjadi sorotan masyarakat Kab.OKU, me­ngapa setiap kali melakukan kunjungan, Gubernur Sumsel ke Kota Baturaja Kab.OKU tidak menggunakan kendaraan mobil dinas, tetapi selalu menggunakan Pesawat HK. Padahal menurut ma­syarakat kalau kalau menggunakan mobil dinas, Gubernur Sumsel akan bisa merasakan dan mengetahui, kalau jalan provinsi kondisinya rusak parah. Sehingga mengakibatkan rawan kriminalitas dan mengakibat rawan kecelakaan.

Dalam kunjungan kerjanya di Kab, OKU tersebut Gubernur terkesan tidak memperhatikan kondisi jalan provinsi di OKU menuju Kota Pelembang yang rusak parah. Sebagai ungkapan protes masyarakat sempat menanam pohon pisang. Sehingga mengakibatkan pemandangan tidak enak, jalan provinsi menjadi ladang.

Untuk memperbaiki dua jembatan gantung tersebut mereka meminta bantuan ke pemerintah pusat. Padahal Suber Daya Alam di OKU Migas, batu bara dan hasil tambang lainya melimpah. SDA itu banyak dikelola sehingga menjadi Pendapatan Asli Daerah yang masuk ke kas Provinsi Sumsel.

Ketika meninjau korban Banjir di Kab,OKU, Gubernur Sumsel tidak di dampingi Bupati Kab.OKU Drs.H. Kuryana Azis, karena dalam tugas kunjungan kerja bersama rombongan ke Jerman, untuk mewakili Pulau Sumatera dalam Pameran Arkeolog International. Sehinga hanya dampingi Wakil Bupati OKU, Drs. Johan Anuar, SH.MM.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin meninjau lokasi jembatan ambruk di Desa Tanjung Dalam dan Desa Banuayu, Kecamatan Lubuk Batang, kemudian menyerahkan bantuan sembako secara simbolis untuk warga masyarakat yang terkena musibah banjir, Kamis (8/3).

Gubernur Sumsel, dalam keterangan persnya mengatakan, “Saya sudah telepon Bapak Menteri Pekerjaan Umum dan saya ceritakan se­mua tentang musibah ini. Jadi menteri menyebutkan, meminta Pemerintah Kabupaten membuat surat dan dibawa langsung ke pusat. Saya juga akan minta ke bapak Menteri agar jembatan ini bisa diperbaiki segera,” tegas Alex Noer­din.

Gubernur Sumsel, men­dengar keluhan masyarakat Kab.OKU, sehinga hatinya tergugah dan berjanji akan memperbaiki jalan provinsi di OKU yang rusak parah itu. “Insya Allah tahun ini akan segera diperbaiki, agar masyarakat bersabar,” ujar Alex.

Wakil Bupati OKU, Johan Anwar mengatakan, “Kejadian musibah banjir cukup banyak mengakibatkan kerugian di masyarakat, total keseluruhan terdapat 1289 rumah dan lebih kurang 300 hektar lahan pertanian jagung dan padi di Kecamatan Lubuk Batang terendam banjir, sehinga mengalami gagal panen,” jelas Johan Anwar.(Parmin)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12610)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (8574)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7726)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5102)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3638)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3474)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3276)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (2265)Menuju Sumut 1 Djarot-Sihar Diunggulkan (2232)
Bedah JayaposPelebaran Jalan Rantepao-Palopo Senilai 141,6 M BermasalahSeharusnya proyek ini sudah berakhir pada Desember 2017 lalu, hingga memasuki tahun 2018, pekerjaan belum ...


Bibit Tanaman Bantuan Diembat Kabid dan PNS Perikanan dan Ketahanan PangaProyek Penataan Halaman Rusun di Kapuas Senilai Rp 1,3 M Terindikasi KKNAbaikan Persyaratan Dokumen Kontrak, CV. MGA Harus Bertanggung JawabPolsek Kualuh Hulu Diduga Tangkap Lepas Pemain JudiAPBDeS Balong Garut Dikorupsi ? (BAG. 3)Geruduk Kantor Bupati dan DPRD, Kampak Tuntut Sekda dan Kepala BPKPSDM Kembalikan Uang PungliBukan Hanya Sarat Pungli, Pengangkatan Pramubakti Di Kantor Kemenag Pandeglang Berbau Nepotisme
Laporan KhususDandim Salim 0304 Agam Lakukan Kegiatan Peduli Lingkungan Danau Maninjau Dan Berbagi KasihAgam, Jaya Pos Program kegiatan Peduli Lingkungan Danau Maninjau Kab.Agam Sumatera Barat dilakukan oleh ...


Rumahnya Dibangun, Napiah Berterimakasih Kepada Tim Wasev Kodam IV/DiponegoroDan TNI AL Adakan Kegiatan Terjun PayungTujuh Dinas Usul Perubahan AnggaranNiat Terpangil Meriahkan Penutupan TMMD Dengan Tari Rampak PurbalinggaKabupaten Ciamis Siap Kembali Meraih Adipura Kali Ke 9 71 Desa di Ciamis Terima Dana DesaBNN Kota Manado Giat Pengembangan Kapasitas P4GN di Instansi Pemerintah