Sabtu, 17 Maret 2018 - 05:05:15 WIB
Proyek Pengadaan Air Bersih Wali Nagari Sei Puar Gunakan Kwitansi PiktifKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 126 kali

Baca Juga:Pemkab Waykanan Dan Bukit Asam Teken MoU CSR Bantu Biaya SekolahKewenangan RW dan RT Kelurahan Sei Lekop Meresahkan Masyarakat SetempatSDN 21 Desa Parit Keladi Direhab TotalPT Ciomas Unit Sidoarjo Diduga Produksi Makanan Haram

Kerugian negara akibat dari proyek ini negara disinyalir mencapai Rp 200 juta

Agam, Jaya Pos

Masyarakat Nagari Sei Puar Kecamatan Palembayan sudah lama mendambakan pe­masangan jaringan air bersih ke setiap rumah, dan baru terlaksana pada pertengahan tahun 2017 kemarin. Proyek pemasangan pipa dan meteran air tersebut menggunakan dana nagari (dana desa) tahun 2017 yang sangat luar biasa besarnya, yakni mencapai Rp 365 juta.

Ketika Jaya Pos melihat langsung pipa dan meteran air yang tidak ada logo SNI nya alias meteran abal-abal ke nagari Sei Puar Kecamatan Palembayan dan ketika dikonfirmasi kepada salah seorang narasumber yang tidak mau disebutkan namanya beberapa waktu lalu mengatakan bahwa proyek pengadaan dan pemasangan pipa tersebut penuh nuansa korupsi, apalagi yang belanja barang ke Padang adalah Wali Nagari Sei Puar sendiri.

“Kan sudah jelas-jelas penyalahgunaan wewenang. Apalagi sampai menggunakan kwitansi piktif karena kwitansi yang digunakan dari Toko Maransi yang sudah lama tutup,” katanya. “Mengherankan! Belanjanya di Toko Bangunan Padang tapi yang dipakai malah kwitansi Toko Maransi yang sudah lama tu­tup,” sambungnya.

Menurut narasumber, kerugian negara akibat dari proyek ini negara disinyalir mencapai Rp 200 juta. “Ini kan, tujuannya jelas-jelas mark up harga satuan barang, makanya dipakai kwitansi Toko Maransi,” sebutnya.

Ketika dikonfirmasi lewat telepon selulernya beberapa waktu lalu, Wali Nagari Sei Puar Novriadi membenarkan dirinya belanja material di Toko Bangunan Padang. Novriadi juga menjelaskan ada membeli pipa dan meteran air dengan harga Rp 80 ribu sebanyak 300 buah.

Dan, menurut informasi terakhir yang diperoleh Jaya Pos, kasus ini sudah ditangani Inspektorat Kabupaten Agam, dan ketika dikonfirmasi kepala Inspektorat Agam Junaidi, mengatakan sudah memanggil Wali Nagari Sei Puar. Junaidi bahkan membenarkan adanya proyek pengadaan air bersih tersebut. “Saya sudah lihat foto-fotonya dan tidak piktif. Masalah Toko Maransi yang beralamat di Maninjau, benar sudah lama tutup, bahkan saya sudah cari tokonya benar sudah tutup,” katanya.

Namun sangat disayangkan, sudah jelas-jelas menggunakan kwitansi piktif tapi tidak ada tindakan. Sehingga masyarakat pun bertanya-ta­nya, masa sudah beberapa bulan tidak ada tindakan tegas dari Inspektorat Kabupaten Agam. Atau memang sudah terjadi main mata antara Inspektorat dengan Wali Nagari Sei Puar hingga terjadi pembiaran?

Untuk itu dihimbau kepada pihak terkait khusus­nya Kejari Agam agar segera menindak tegas dan sekaligus menangkap Wali Nagari Sei Puar, karena sudah terbukti menggunakan kwitansi piktif.  (Regar)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50370)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13454)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12783)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8009)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5335)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4892)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (4572)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3945)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3797)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3616)
Bedah JayaposProgram PPLP di Dispora Jatim Jadi Ajang Korupsi ?Surabaya, JAYAPOS - Pemusatan Pelatihan Pelajar Provinsi Jawa Timur (PPLP) digulirkan sejak tahun ...


Kades Mekar Sari-Panimbang Diduga Manipulasi Data BSPS Kaum MiskinDana DAK Rehab, RKB dan Perpustakaan Sekolah Diduga Dipungli Hingga Ratusan Juta RupiahPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaPenggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi Izin
Laporan KhususBuka Pekan Koperasi, Walikota Jabarkan Tiga Komponen ReformasiPekan koperasi yang digagas oleh DKUM Kota Depok ini mengusung tema koperasi bergerak bersama untuk ekonomi ...


Wagub Berikan Jawaban pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi SumselBupati OKI Minta Polisi Tindak Tegas Pembakaran LahanSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDSembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga Santri