Selasa, 07 Agustus 2012 - 07:01:49 WIB
Disperindag Natuna Perkenalkan Produk Unggulan di Berbagai PameranKategori: Kepri - Dibaca: 579 kali

Baca Juga:Bupati Tutup Mata, PPK DAK Dinas Dikpora Bantaeng Tidak Punya Sertifikat TeknisPemkab Waykanan Dan Bukit Asam Teken MoU CSR Bantu Biaya SekolahKewenangan RW dan RT Kelurahan Sei Lekop Meresahkan Masyarakat SetempatSDN 21 Desa Parit Keladi Direhab Total

Natuna, Jaya Pos

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, negara kepulauan yang menghubungkan pulau-pulau dari Sabang sampai Merauke. Dari pulau–pulau tersebut menghasilkan banyak sumber daya alam karena di setiap pulau berbeda kekayaan sumber daya alam.

Namun, penyebaran penduduk di Indonesia belum merata khususnya di berbagai pulau atau dengan kata lain, penduduknya tidak sepadat di Jawa. Hasil atau produk Indonesia pun sebenarnya kaya dan menghasilkan produk–produk yang berkualitas.

Tentu, yang seharusnya produk Indonesia itu menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Namun, banyaknya monopoli dunia, dimana produk luar negeri lebih memegang peranan pasar sehingga menjadikan minat masyarakat cenderung ke produk luar negeri.

Fenomena itulah yang dijaga agar tidak “mengakar” oleh Disperindag Natuna. Untuk itu, dalam mengantisipasi kecintaan masyarakat, khususnya warga Natuna terhadap produk luar negeri, Disperindag Kabupaten Natuna tidak henti-hentinya memperkenalkan produk-produk buatan asli masyarakat Natuna.

Kabid Promosi Disperindag Kabupaten Natuna, Adriani kepada Jaya Pos mengatakan, dalam mempromosikan produk unggulan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Natuna, diperlukan sarana pendukung, salah satunya mengikukti pameran di berbagai tempat (daerah maupun mancanegara-Red).

“Kami yakin, di pameran tersebut banyak investor atau buyer yang akan melirik produk Natuna ini. Dan dalam mengikuti pameran, Disperindag juga memiliki mitra kerja seperti Dekranasda yang dipimpin langsung oleh Hj Yusnani Ilyas yang tak lain istri pak Bupati Natuna dan juga pihak Kadin,” tegas Ria, begitu dia akrab disapa.

Pada kesempatan itu, Ria juga menjelaskan, dalam mengikuti pameran di berbagai tempat, pihak Disperindag juga memiliki target, yakni target jangka pendek meliputi, terjadinya penjualan produk unggulan secara langsung. Selain itu, target jangka panjang meliputi menjaring investor nasional maupun internasional serta memperluas pangsa pasar, baik domestik maupun ekspor.

Lebih lanjut Ria menguraikan, peluang investasi dan produk unggulan yang ditampilkan dalam pameran adalah mulai dari sektor perikanan, agribisnis sampai produk-produk kerajinan dan makanan.

“Untuk menaikkan penjualan produk tersebut kami selalu mengikuti pameran di berbagai daerah, bahkan sampai ke mancanegara. Yakni mulai dari Jakarta, Singapura, Bali, Malaysia, Batam dan Pontianak. Adapun hasil dari pameran tersebut dari tahun ke tahun sangat berkembang dengan adanya permintaaan akan produk seperti anyaman tikar, VCO, dan rumput laut. Kami berharap agar permintaan produk tersebut dapat dipenuhi sesuai dengan permintaan buyer,” ungkapnya.

Selain permintaan produk, juga melalui undangan, salah satu contoh saat mengikuti pameran di luar negeri seperti Korea Selatan dan Dubai. “Sedangkan masalah harga, kami masih harus mempersiapkan produk lebih bermutu lagi dan perbaikan dari segi kwalitas,” jelas

Ria yang juga  mengaku produk tikar buatan masyarakat Serasan saat dipameran sempat dipesan wisatawan asal Swedia dengan besar pemesanan sebanyak satu kontainer, namun kesempatan itu ditolak oleh Disperindag Natuna dengan alasan produsen pembuat tikar tersebut masih mengalami kekurangan tenaga dan modal.@devi-otoy


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66460)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52716)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18423)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16282)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15541)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14712)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing