Selasa, 07 Agustus 2012 - 09:32:01 WIB
Lanal Tarempa Lakukan Penangkapan Kepada Sejumlah Pengebom IkanKategori: Kepri - Dibaca: 406 kali

Baca Juga:Kadisdik Kabupaten Sukabumi: UKG Tentukan Nasib Sertifikasi GuruLelang Dinas Pertamanan DKI Jakarta Terindikasi KKNTender Disdik Sibolga Dikondisikan, Panitia Tak Kunjung Umumkan Pemenang LelangProyek PLN Resahkan Warga Desa Pal Sembilan

Anambas, Jaya Pos.

Lanal Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau yang di pimpin Komandan Lanal (L) Agung Jaya Saktika baru-baru ini lakukan penggerebekan kepada sejumlah tersangka yang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak. Hal itu dikatakannya pada saat jumpa pers di Markas TNI AL Tarempa Kab Kep Anambas (6/8).

Disampaikannya,  modus tersangka diketahui bermula oleh anggotanya Tim Buser yang pertama pada 7 Juli 2012 lalu sekitar pukul 23.00 wib dengan menggrebek kapal yang pada saat itu ditinggal oleh ABK nya disekitar pulau Temiang.
 
 Dalam kapal tersebtu ditemukan puluhan botol bahan peledak siap pakai, sumbu api, detonator, alat selam dan kompresor.

Menyikapi aksi para tersangka, Lanal terus mengembangkan penyelidikan mengenai kepemilikan kapal dan siapa yang bertanggungjawab atas kegiatan pengeboman yang dilakukan menggunakan kapal tersebut.

Sementara itu Team Buser Lanal yang kedua pada tanggal 1 Agustus 2012, tepatnya pukul 18.47 dengan mengejar, menangkap dan menyita kapal KM Neta Heriyana yang merupakan salah satu kapal yang di gunakan para tersangka.

Dalam kapal tersebut ditemukan 11 orang ABK beserta 1 orang kapten kapal yang sedang melaksanakan kegiatan pengebomam ikan di sekitar pulau Tembili.

Tidak hanya ke-12 orang yang berada dalam kapal, terlebih Lanal juga mengamankan seorang berinisial AS (46) yang pada saat itu berada di Tarempa yang menurutnya adalah salah satu pemilik kapal.

Sebagai tindak lanjut atas perbuatannya, seluruh ABK, nahkoda maupun pemilik akan dihadapkan dalam proses hukum sebagai mana hukum yang berlaku bagi para tersangka karena keterkaitannya dengan melakukan penangkapan ikan dengan menggunkan bahan peledak.  

Maka pelaku akan dijerat dengan pasal 84 UU Perikanan dengan ancaman hukuman untuk ABK 6 Tahun penjara dan denda Rp. 1,5 Milyar.
Sementara pemilik akan diancam kurungan 10 tahun dan denda Rp. 2 Milyar. Erfan
 



0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59700)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52465)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51552)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14310)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14133)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13851)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13359)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12415)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9332)
Bedah JayaposEksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Bukittinggi, Jaya Pos Karena merasa dirugikan, Hendra Sutoto (39) melaporkan peristiwa yang dialaminya 3 ...


Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di Tapung
Laporan KhususPemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKampar, Jaya Pos Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaramai menjalin kerjasama dengan pegiat/praktisi pelatihan ...


Ketua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 Dilantik