Rabu, 28 Maret 2018 - 05:46:10 WIB
Garut Kembali Bangkitkan Bibit Unggulan PersepakbolaanKategori: Olahraga - Dibaca: 587 kali

Baca Juga:Lanal Tarempa Lakukan Penangkapan Kepada Sejumlah Pengebom IkanKadisdik Kabupaten Sukabumi: UKG Tentukan Nasib Sertifikasi GuruLelang Dinas Pertamanan DKI Jakarta Terindikasi KKNTender Disdik Sibolga Dikondisikan, Panitia Tak Kunjung Umumkan Pemenang Lelang

Garut, Jaya Pos

Sejarah Garut masih didengar dalam dunia sepak bola dimana sudah banyak bintang yang menjadi unggulan sebelumnya. Bibit unggulan Garut yang saat ini banyak sudah bermain di lapangan hijau nasional dan sering bertarung dalam ber­bagai liga baik secara nasio­nal maupun tingkat Asia.

Seiring berjalannya final yang digelar di lapangan Kerkop, dimana dua tim tingkat usia 14 tahun dan dua tim usia 16 tahun tingkat SMA yang diselenggarakan Dispora Garut, Rabu (21/3) merupakan cikal bakal ha­dirnya bibit unggulan Garut dalam persepakbolaan.

Dalam kesempatan bersamaan Pjs Sekda Garut H Uu Saepudin sekaligus mengukuhkan kepengurusan Sekolah Sepak Bola Pamong Praja (SSB PP). Acara dihadiri langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Drs Kuswendi MSi, Kepala Dinas Perhubungan H Suherman, Ketua Persigar H Dadang Johar, Kapolres yang diwakili Kapolsek Tarogong Kidul dan undangan lainnya.

Menurut Pjs Sekda H Uu Saepudin, pihaknya merasa bangga dengan terbentuk­nya kepengurusan Sekolah Sepak Bola Pamong Praja karena akan berdampak positif terhadap prestasi anak-anak muda yang berbakat sehingga Kabupaten Garut kembali akan mencetak bibit-bibit unggulan yang mampu bertandang di lapangan hijau nantinya dan pihaknya akan mendorong mereka supaya terbina de­ngan baik. Hal tersebut juga akan mengurangi dampak pergaulan anak muda yang kurang positif nantinya.

Terkait dengan nama berawal dari berdirinya sekelompok pegawai Satpol PP yang memilki hobi sepak bola sehingga timbul inisiatif menyiapkan juga menyediakan para pemain yang dituangkan dalam pembentukan sekolah sepak bola, hal tersebut terus berkembang di beberapa kecamatan dan sering melakukan pertandi­ngan sepakbola persahabatan. “Sekolah sepak bola ini merupakan milik masyarakat Garut dengan kepengurusa­nya dari pemda,” tandasnya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kuswendi merasa bangga dengan terciptanya turnamen yang diselenggarakan selama tiga bulan ini, ternyata membuktikan bahwa pemuda atau anak muda di Garut mampu memperlihatkan kepiawaiannya dalam olah raga sepak bola.

Dirinya juga bangga, walau dengan keterbatasan ang­garan tapi pihaknya sudah berhasil mengolahragakan masyarakat. Bahkan pihaknya juga akan terus menggenjot dengan membangun sarana olah raga dari mulai tingkat desa sampai tingkat kabupaten, dimana nanti­nya Kabupaten Garut akan memiliki sarana olahraga yang baik dan bebas dalam segala aspeknya, bukan sekedar digunakan oleh masyarakat Garut akan tetapi layak dipergunakan tingkat nasional seperti SOR yang sedang dibangun di Ciateul, saat ini.

Terkait SSB, pihak­nya akan terus memberikan suport dengan bukti nyata terhadap kalangan calon-calon atlit di Kabupaten Garut.(Hartono)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59089)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50946)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14252)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (13814)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13718)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13398)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13352)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12701)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8737)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8257)
Bedah JayaposKetua NCW Lahat Dapat Surat Balasan Terkait Dugaan Korupsi di PUPR Senilai Rp24 MNCW desak KPK agar secepatnya memproses kasus dugaan korupsi senilai Rp 24 miliar yang dilaporkan melalui ...


RSI Siti Hajar Tidak Profesional Dalam Menangani PasienPolemik Pengiriman 2.493 Ton Zirkon Oleh PT Putraprima Mineral MandiriDiduga Gelapkan Dana Nasabah, PT PNM Unit Amurang Dilaporkan Ke Polda SulutMencuri Kabel Milik PT OKI Pulp and Papers Mills, Sarmadin Ditangkap PolisiMantan Camat Merapi Timur Diduga Terlibat Pembuatan Surat Tanah FiktifDrainase Desa Rimba Beringin Rusak Diduga Pembangunan Asal JadiRealisasi APBD Membengkak, Biaya Perjalanan Dinas 2017 Terindikasi Korupsi ?
Laporan KhususPenilaian Dasawisma Aster II "Optimis Raih Juara"Padang Panjang, Jaya Pos Dasawisma Aster II berhasil menjadi nominator Kelompok Dasawisma Berprestasi ...


Fachrori: Kita Berupaya Maksimal Wujudkan Program Pembangunan 30 Ribu Massa Akan Ramaikan Gelaran Generasi Muda Cinta Lalu Lintas di Provinsi JambiFachrori Rapat Bersama Mentan Bicarakan Penguatan Harga Karet dan PanganHasil Evaluasi SAKIP Pemkab Gunung Mas Raih Predikat BPerbub Baru: Gaji PTT di Gumas Diatas UMKBupati Gumas Lantik 59 Kades Terpilih Periode 2018-2024Jiwa Rela Berkorban R Joko Kaiman Perlu Diteladani