Rabu, 08 Agustus 2012 - 07:30:19 WIB
Konsumen Kecewa Dengan Pelayanan Karyawan BAF RantauprapatKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 1711 kali

Baca Juga:CV. CGV Perbaiki Fisik Proyek Rabat Beton di MHS KetapangGelapkan Uang 14 Milyar, Ketua MISSI Diseret ke Meja HijauLanal Tarempa Lakukan Penangkapan Kepada Sejumlah Pengebom IkanKadisdik Kabupaten Sukabumi: UKG Tentukan Nasib Sertifikasi Guru

Rantauprapat, Jaya Pos

PT Bussan Auto Finance (BAF) adalah perusahaan pembiayaan yang saat ini berkonsentrasi pada pembiayaan motor Yamaha. BAF didirikan pada tahun 1997. Di daerah Labuhan Batu, perusahaan ini sangat diminati oleh konsumen khususnya konsumen yang berminat dengan sepeda motor jenis Yamaha.

Tetapi akhir–akhir ini, pelayanan karyawan BAF Rantauprapat sangat mengecewakan konsumen ketika angsuran telah selesai dan konsumen hendak  mengambil Bukti Pemilik Kenderaan Bermotor (BPKB), karena pelayanan karyawan BAF di bagian pengurusan BPKB sangat tidak punya etika dan arogan yang sering membuat konsumen jengkel.

Hal ini disampaikan oleh Suriadi (35), salah satu konsumen dengan nomor kontrak 513010010349 dengan Nomor Polisi BK 6453 LY kepada Jaya Pos, belum lama ini. Diungkapkan, angsuran sepeda motornya telah selesai bahkan sudah mendatangi kantor BAF untuk mengurus BPKB.

Setelah bertemu dengan bagian BPKB, Suriadi belum dapat menerima BPKB sepeda motornya karena masih ada denda yang harus dibayar. Setelah dicek jumlah denda yang harus dibayar, Suriadi bersama temanya langsung membayar ke kasir BAF dengan bukti pembayaran  DPR-8 pada tanggal 26 Juni 2012.

Setelah transaksi pembayaran denda selesai, Suriadi  beserta temannya menghadap kembali ke bagian BPKB dan bertemu dengan Tin Martin namun BPKB juga belum dapat dibawa pulang karena menurut karyawan ini, KTP Suriadi tidak berlaku lagi. Hal ini membuat Suriadi bingung karena KTP baru (E-KTP) belum keluar padahal KTP yang lama masih hidup sampai tahun 2016.

Karena merasa kecewa dan dipermainkan oleh karyawan BAF bagian BPKB, Suriadi pun menyerahkan dokumenya kepada Susanto, temannya, dan membuat surat kuasa untuk mengambil BPKB tersebut. Pada tanggal 7 Juli 2012, Susanto beserta temanya bertemu dengan Tin Martin, namun pengambilan BPKB juga mengalami kegagalan karena pegawai bersangkutan tidak mau menerima surat kuasa yang dibawa oleh Susanto dengan alasan salah. Selanjutnya, Tin Martin menyuruh mereka untuk mengambil di Kota Pinang.

Ketika ditanya kenapa harus di Kota Pinang, Tin Martin menjawab karena disitu dulu diambil barangnya. Padahal, dari perwakilan BAF Kota Pinang menyuruh Suriadi supaya mengurus BPKB nya di kantor Rantauprpat.

Karena merasa juga dipermainkan oleh Tin Martin, Susanto dan Suriadi menyerahkan dokumen sepeda motornya kepada Aturen Tarigan, Ketua DPC LSM Pijar Keadilan Labuhan Batu dan membuat surat kuasa yang baru dengan masa tanggal 19 Juli 2012. Selanjutnya, Aturen Tarigan bertemu dengan Tin Martin. “Dalam proses pengurusan BPKB atas nama Suriadi tersebut, saya menyampaikan kepada Tin Martin agar jangan mempersulit konsumen dalam pengambilan BPKB dan kalau konsumen tidak mengerti prosedurnya tolong dikasih pengarahan yang benar,” kata Tarigan.

Namun, lanjut dia, saran dari Tarigan membuat Tin Martin tidak senang dan menanyakan atas dasar apa dan darimana Tarigan mengatakan demikian. “Karena ditanya, saya langsung menunjukkan identitas saya,” kata Tarigan.

Meski demikian, tidak serta merta Tin Martin berlaku surut, dia malah semakin marah. “Fhoto saja saya, muat besar-besar di koran agar aku terkenal. Fhoto juga kantor BAF ini biar tahu semua orang,” teriak Tin Martin lantang.

Merasa sikapnya arogan, Tarigan selanjutnya hendak menemui Kepala Kantor BAF Rantauprapat. Namun Dony Hosman, Security perusahaan mengatakan yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat.  Terkait hal ini, Ketua DPC LSM Pijar Keadilan Aturen Tarigan berharap agar karyawan PT BAF dapat memperlakukan konsumen dengan baik, memberi informasi yang benar, dan beritikat baik sesuai dengan UURI No 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen yang dimuat dalam pasal 7 butir A, B dan C.

Selain itu juga diharapkan agar Kepala Kantor PT BAF Rantauprapat dapat menempatkan karyawan yang loyal dan bersikap santun terhadap konsumen sehingga minat konsumen semakin bertambah, tidak seperti perlakuan Tin Martin yang arogan dan kasar terhadap konsumen.

Dirinya juga menghimbau Kepala Kantor PT BAF dapat mengajari Tin Martin sopan santun terhadap konsumen demi kemajuan PT BAF itu sendiri di Rantauprapat sekaligus menjadi kepuasan bagi konsumen dalam bertransaksi di PT BAF. AT


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66633)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60961)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18434)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16290)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15554)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15269)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14958)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14720)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10936)
Bedah JayaposDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKetapang, Jaya Pos Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Suap dan Anti Korupsi (LSM Gasak) Ketapang ...


Kejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk Poniyem
Laporan KhususOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiCirebon, Jaya Pos Acep Rianto, Ketua Lacak meminta kepada masyarakat untuk mengawal terus anggaran negara ...


Kerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat Sejahtera