Rabu, 08 Agustus 2012 - 07:43:19 WIB
Lapor Polsek Kota Dipimpong ke PolresKategori: Jawa Timur - Dibaca: 395 kali

Baca Juga:Dirut Hotel Duta Residence Kecewa Dengan Pemko DepokNegara Dirugikan Triliunan Rupiah KPK Selidiki Korupsi Retribusi Lahan di PIKKonsumen Kecewa Dengan Pelayanan Karyawan BAF RantauprapatCV. CGV Perbaiki Fisik Proyek Rabat Beton di MHS Ketapang

Madura, Jaya Pos

Apa yang dialami oleh Asruki, pria 37 tahun warga Desa Bancelok Kecamatan Jrengik sampang ini ibarat jatuh tertimpa tangga. Betapa tidak, pria yang asli kelahiran Madura ini, uangnya tidak kembali malah bolak-balik ke kantor polisi yang banyak menyita waktu sehingga mengganggu pekerjaan.

Ceritanya bermula ketika dia membeli  3 kios di lantai 2 Blok A Pasar Srimangunan Sampang dari Abd Holik, warga Jalan Garuda Gang 1, Kelurahan Rongtengah Kec Sampang Kota 3 tahun lalu dengan harga Rp 99 juta, namun kunci kios belum diberikan.

Sebagai bukti pembelian, Asruki diberi 2 kwitansi dengan nominal Rp 66 juta dan Rp 33 juta. Selang beberapa minggu kemudian, Asruki menanyakan kunci kios ke Abd Holik namun dijawab masih nunggu dulu. Beberapa bulan kemudian, Asruki kembali menemui Abd Holik lagi untuk menanyakan kejelasannya, lagi-lagi dijawab menunggu dulu.

Betapa terkejutnya Asruki, tanpa disadari ketiga kios tersebut kini ditempati orang lain. Setelah ditanyakan kepada Holik, dengan enteng dia menjawab: “Itu palsu, kuncinya masih disaya.”

Merasa dirinya tertipu, Asruki minta agar uangnya dikembalikan. Meski berkali-kali Asruki meminta uangnya untuk dikembalikan namun Holik tidak mau, sampai akhirnya Asruki minta bantuan Kepala Desa (Irfan). Dari tangan Irfan, korban Asruki dikasih uang sebesar Rp45 juta. Karena merasa kurang, dia pun menagihnya sendiri. Namun ketika ditanyakan kekurangnya, Holik selalu marah dan mengelak bahwa uangnya sudah diecer-ecer (tidak jelas) bahkan terkesan arogan.

Kesal dengan sikap Holik, pada Mei 2012, Asruki pun mendatangi Polsek Kota untuk melaporkan kasus ini. Namun anehnya, Asruki tidak mendapat bukti laporan padahal dia sudah menandatangani laporan tersebut.

Kapolsek Kota, AKP Hari Siswo saat ditemui Jaya Pos menyarankan agar Asruki yang juga didampingi Zahri, adik kandungya melaporkan kasus ini Ke Polres Sampang.

Ketika ditanya apakah Polsek Kota tidak mampu menangani kasusnya, Hari Siswo malah balik bertanya. “Mengapa saya sarankan lapor ke polres gak mau?”  

Dalam laporannya ke Polres Sampang, Asruki memaparkan semua permasalahannya disertai 1 lembar kwitansi pembayaran sebagai barang bukti, namun Asruki belum juga mendapatkan bukti laporan dari Polres Sampang.

Menurut penyidik dari polres, pihaknya belum menerima pelimpahan berkas dari Polsek Sampang Kota, sehingga tidak bisa membuatkan bukti laporan lagi.

Menurut Zahri, adik korban, kinerja kepolisian tidak transparan. “Buktinya, kita sudah lapor ke polsek mengapa disuruh lapor lagi ke polres. Ada apa ini? Kayaknya kita di pimpong mas. Kalau kinerja kepolisian seperti ini masyarakat semakin tidak percaya mas dengan aparat penegak hokum,” ungkap lelaki kecil ini dengan logat Madura yang kental.Har


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60689)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (60281)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52473)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16002)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (15334)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15280)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15058)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14741)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14362)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (10282)
Bedah JayaposTanpa SP Grop Wilmar Mutasi Karyawan Semena MenaPasaman Barat, Jaya Pos Wilmar Grop, induk perusahaan yang membidangi eksport CPO bertaraf internasional, ...


Proyek Rehab Bangunan Pelabuhan Diduga MenyimpangPT Adira Finance Pasaman Barat Terkesan Tutup Mata Terhadap Konsumen yang TertipuDugaan SPJ Fiktif di DisdukCapil BukittinggiKegiatan Pembangunan di Desa Gedangrowo Jadi BancakanDana Bumdes Kolelet-Picung Diduga Masuk Kantong PribadiPanitia TdS di Agam Gerah Karena DiberitakanModus Rekomendasi, SPBU 14.284.135 Tapung Hulu Diduga Pungli
Laporan KhususGubernur Jambi Anggarkan Bantuan dan Fasilitasi Kesepakatan PMI, DMI dan LPP TVRI Untuk MasyarakatJambi, Jaya Pos Kedatangan mantan Wakil Presiden Republik Indonesia HM Jusuf Kalla disambut Gubernur Jambi ...


Kecamatan Kurun Juara Umum Festival Tandak Intan KaharinganPemkab Asahan Laksanakan Upacara Peringatan HKN Peringati HKN Ke-55, Pemkab Gumas Gelar Senam Sehat dan Germas Hidup SehatPemkab Tasikmalaya Gelar Upacara HUT Korpri Ke-48Kembali Terpilih Menjadi Anggota DPRD Kab Samosir Jonny Sagala Gelar Syukuran di Kampung HalamanDua Hari Pemkot Mojokerto Panen PenghargaanPersiapan Menghadapi PON 2020 Bupati Karo Buka Kompetisi Catur PRA-PON 2019