Kamis, 09 Agustus 2012 - 06:57:06 WIB
Belum Beroperasi, Kapal Bantuan DKP Rp 1,3 M DidaratkanKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 258 kali

Baca Juga:PNPM Bina Karsa Bangun Gedung TKKinerja Para Camat Bobrok 2012, PAD Simalungun Baru Capai 30 PersenKasus Ilegal Fishing DipertanyakanLapor Polsek Kota Dipimpong ke Polres

Pandan-Tapteng, Jaya Pos

Kapal bantuan Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (DKP-RI) terkesan proyek gagal alias mubajir. Pasalnya, kapal yang disumbangkan pemerintah pusat untuk kelompok nelayan Pulo Pane bersumber dana dari APBN tersebut masih berusia satu bulan terpaksa didaratkan di Desa Pulo Pane Kecamatan Sosorgadong Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatera Utara.

Kenapa tidak? Selain kelompok nelayan tidak memiliki biaya operasional, belum melaut mesin kapal hasil hubah kebanggaan nelayan itu rusak berat alias jim.

“Waktu kita bawa kapal itu dari Mela Kecamatan Tapian Nauli menuju kemari, tiba tiba di perairan Pulo Sorkam datang angin kencang bersama hujan deras. Entah kenapa mesin kapal mati dan tidak bisa hidup lagi. Dari pada kapal tenggelam di tengah laut terpaksa kami tarik dan daratkan kemari memakai pongpong,” Ungkap Ketua Kelompok Nelayan Jaya Kecamatan Sirandorung Tapteng, Alpi Siregar pada Jaya Pos.

Alpi Siregar menjelaskan, KM INKA MINA 28 nomor: 1799/SSA berbobot 30 GT awalnya diserahkan pada kelompok nelayan KUB Rejeki Bersama Mela Kecamatan Tapian Nauli Tapteng. Namun, akibat kelompok nelayan tersebut tidak memiliki biaya operasional untuk melaut sehingga diserahkan pada kelompoknya atas persetujuan dari DKP Pemkab Tapteng.

Alpi Siregar lanjut menjelaskan, pihaknya telah berusaha mengidupkan mesin kapal tersebut seperti, mendatangkan montir dari luar, memohon montir berpengalaman dari perusahaan besar terdekat, PT. Nauli Sawit tapi tidak berhasil. Juga pihaknya telah memohon pada Kadis DKP Pemkab Tapteng agar mendatangkan montir yang pertama memasang mesin. Namun, oleh montir dimaksud meminta agar kapal tersebut ditarik ke Sibolga, sementara pihaknya tidak memiliki dana untuk biaya menarik dan memperbaiki di Sibolga.

Siregar juga mengakui, apabila KM INKA MINA 28 kebanggaan mereka berhasil dikerjakan, pihaknya tetap mendapat kendala biaya operasional. Sebab, biaya sekali melaut dapat menelan biaya sekira Rp 50.000.000 konon belum ada kepastian akan membawa hasil surplus dari laut sehingga saat ini mereka sedang mencari perusahaan yang berkenan menjadi bapak angkat.

“Darimana uang kita untuk biaya menarik dan memperbaiki ke Sibolga yang ditaksir mencapai ratusan juta. Belum lagi kita harus memikirkan biaya melaut yang belum tentu ada kepastian akan berhasil. Kalau kita punya uang, tentu kita tidak sepusing ini memikirkan itu,” pungkasnya.

Ia berharap biaya perawatan atas Kapal Tangkap Ikan tersebut dapat dicairkan dan pihak Pemkab Tapteng dan/atau DKP Pusat dapat membantu mereka dalam pembiayaan melaut. (JP/SG-86)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50610)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (40570)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13884)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13379)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13014)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12280)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8346)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (6389)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5782)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5572)
Bedah JayaposPT PLN (Persero) Riau Memasang Jaringan Arus Listrik Asal JadiRiau, Beberapa anggota masyarakat kembali lagi mempertayakan sudah sejauh mana pertanggung jawaban ...


Tersangka Jansaiman Saragih Menguasai Asset GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru Kasus Penebangan Pohon Jati Milik PTPN 2 Tandem MengambangDirut Rumah Sakit Diduga Pungli, Massa Berunjuk RasaAnggaran DD Desa Cimanis- Sobang Pantas DiauditCatut Nama Emil Dardak Akun FB Pencari Sumbangan DipolisikanTipu Nasabah, Developer KSU Penyang Sangkalemu DipolisikanDamparit Kabupaten Barru Sul-Sel Diduga Tidak Sesuai Bestek
Laporan KhususBupati Emil Dardak Sambut Baik Lawatan Danrem 081/DSJ MadiunDitengah kesibukan kerjanya, Emil Dardak meluangkan waktu bersilaturahmi dan menjalin komunikasi dengan ...


TMMD Reg 103 Wilayah Kodim 0736/ Batang, Percepat Pembangunan Wilayah dan Masyarakat Pemkab Gumas Gelar Bursa Inovasi Desa 20182019, Seluruh Kegiatan di OPD Gumas Terintegrasi Secara OnlineUsai Dilantik, Fadly Amran dan Asrul Resmi Jabat Walikota dan Wakil Walikota Padang PanjangPemkab Gumas Rakor Pilkades Serentak 2018HUT OKI Jadi Energi Tuntaskan PembangunanPemko Tanjungbalai Menerima Kedatangan Kafilah MTQN XXVII Asal Kepri di Bandara Kuala Namu