Senin, 16 April 2018 - 07:54:31 WIB
Bareskrim : Penyitaan Kapal Super Yacht Equanimity Cayman Sesuai ProsedurKategori: Jakarta - Dibaca: 164 kali

Baca Juga:Kendati Puasa, Pembongkaran Bangunan Bermasalah di Jakarta Pusat Tetap DilakukanSDN Gununghalu 2 Salah Gunakan Anggaran BSMKemenhub Bangun Dua Bandara Baru Disulteng, Tahap II Pembangunan Terminal Penumpang Bandara MutiaraKP3L Pontianak Lakukan Penertiban Truk Muatan

FBI tengah menyelidiki dugaan tindak pidana pencucian uang terkait kapal tersebut.

Jakarta, Jaya Pos

Sidang lanjutan gugatan pra peradilan pemilik kapal super Yacht Equanimity Cayman terhadap Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dilaksanakan Selasa (10/4).

Bareskrim Polri menanggapi (eksepsi) atas sebelum­nya, kuasa hukum perusahaan pemilik kapal Equanimity Cayman Ltd, Andi F Sima­ngungsong, mengajukan per­mo­honan pra peradilan ter­hadap Bareskrim Polri. Andi mempersoalkan tentang prosedur penyitaan kapal yang dinilai tidak sesuai prosedur.

Melalui Tim Biro Hukum Bareskrim Polri menegaskan bahwa penyitaan kapal Equanimity Cayman sesuai dengan prosedur. Polri mengatakan penyitaan itu berdasarkan perjanjian kerja sama kedua pihak. Hal itu diungkapkan di hadapan majelis Ratmoho. “Penyitaan yang dilakukan termohon terhadap barang pemohon telah dilakukan sesuai dengan prosedur berdasarkan ketentuan sebagaimana diatur dalam ketentuan KUHAP,” jelasnya.

Lanjutnya, penyitaan tersebut berdasarkan adanya permohonan permintaan bantuan operasi bersama antara FBI dan Polri. Permintaan tersebut terkait adanya informasi kapal Equanimity masuk perairan Indonesia. FBI tengah menyelidiki dugaan tindak pidana pencucian uang terkait kapal tersebut.

Ia menyatakan pada tanggal 19 Februari 2018, Bareskrim Polri menerima surat permohonan bantuan dari FBI untuk melakukan operasi bersama dalam rangka penyitaan terhadap sebuah kapal bernama Equanimity yang diperkirakan berada di wilayah Indonesia, “ Kesepakatan pemberian bantuan kepada FBI dilakukan Polri berdasarkan Pasal 5 UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang bantuan timbal balik dalam pelaksanaan pidana. Selain itu, kesepakatan pemberian bantuan hukum juga berdasarkan hubungan baik di antara kedua pihak,” tegasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya kapal yang disita dicurigai bagian dari pencucian uang di Amerika Serikat, terkait skandal 1MBD yang melibatkan Perdana Menteri Malaysia, M Nadjib.

Penyitaan kapal bernama Equanimity dengan panjang 100 meter tersebut dilakukan Polri bekerja sama dengan Dinas Investigasi Federal AS, FBI, didampingi tim dari Pengadilan Negeri Denpasar.

Equanimity adalah kapal yacht yang terdaftar di Kepulauan Cayman, yang diduga dibeli oleh bankir Malaysia Jho Low atau Low Taek Jho, dengan menggunakan uang yang diselewaengkan dari badan investasi negara Malaysia, 1MDB. Low Taek Jho, pengusaha yang menjadi pusat dari skandal keuangan raksasa yang sedang diproses secara hukum di Amerika Serikat, belum dikenai dakwaan, namun pemerintah Malaysia meminta Interpol untuk menangkapnya.

Aparat penegak hukum di Amerika Serikat berupaya menyita aset yang seluruhnya bernilai US$1,7 miliar atau sekitar Rp 23 triliun yang mereka katakan bersumber dari penyalahgunaan dana 1MDB. (@D2)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (58981)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50856)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14144)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13627)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13294)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12577)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8608)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7704)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (7491)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6619)
Bedah JayaposGawat! Polisi Diduga Tangkap LepasPekanbaru,Jaya Pos Masyarakat Palamboyan, Kecamatan Tapung membeberkan adanya pe­nangkapan oleh ...


Proyek Pasar Rakyat Namang Diduga BermasalahLelang Proyek Kementerian PU Diduga Terjadi Praktik KKNDikonfirmasi Soal RTLH, Kadis Perkim Banten Jawabnya NgibulPerbaikan Bahu Jalan Link 157,158,160,162,163,164,165 Dikorupsi ?Mantan Kadis Kopumdag Dan Direktur CV Umrah Utama Dijebloskan Ke LapasBappeda Kab. Mojokerto Diduga Kuat Terlibat Penyelewengan Dan Pemalsuan Data Keuangan NegaraMafia Tanah Beraksi Di Bukit Timah Dumai, Jual Lahan Milik M Muhiddin
Laporan KhususBidang Intelijen Kejari Kabupaten Bandung Mendapatkan Penghargaan Terbaik di Wilkum Kejati JabarKab Bandung, Jaya Pos Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung menjadi yang terbaik dibidang intelijen untuk ...


Unit Bisnis TAM PDAM Tirtawening Layani Warga Bandung 24 JamDanrem 071/Wijayakusuma Kunjungan Kerja Sambil Olahraga dan Mempererat SilatuhamiAwal Tahun, Padang Panjang Juarai Kategori Kota Kecil Smart CityCapaian 6 Misi Pembangunan Meningkat, Fachrori Ajak Semua Pihak Bersinergi Membangun JambiNatal Sagala Raja Bere Ibebere, Boru Dihadiri DPRD Deli Serdang Rosmawati Sitanggang SHPersit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 Ikuti Donor Darah Hari Juang Kartika 2018Mayjen TNI Mochamad Effendi Resmi Jabat Pangdam IV/Diponegoro