Sabtu, 21 April 2018 - 06:29:56 WIB
APBDeS Balong Garut Dikorupsi ? (BAG. 3)Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 66 kali

Baca Juga:Memasuki Bulan Puasa Kendaraan Roda Emat Dilakukan PengujianSalah Satu Panorama Tugu di SamosirMenager PT PLN Ranting Air Molek dan Pimpinan Ranting CV CBS Diduga KonspirasiDemi Main Judi, Sujanto Selewengkan Uang PT Sejahtera Agro Perkasa Rp 3,790 M

Sidoarjo, Jaya Pos

Balong Garut adalah salah satu desa di Kecamatan Krembung Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur berjarak sekitar 20 kilo­meter dari pusat pemerintahan Kabupaten Sidoarjo. Desa berpenduduk sekitar 1500 jiwa dan terdiri dari dua dusun yaitu Dusun Balong Jarak dan Dusun Garut.

Pada tahun anggaran 2017 sebagaimana desa lainya, desa yang dipimpin oleh Kepala Desa bernama Moch Khusairi ini juga mendapat alokasi Dana Desa atau (DD) yang bersumber dari APBN sekitar Rp 825.000.000 yang dialokasikan untuk kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, pemberdayaan dan pembangunan infra struktur desa.

Dalam dua edisi yang lalu berhasil diungkap dugaan korupsi di Desa Balong Garut yang merugikan keuangan negara sampai Rp 306,000.000. Gerah dengan pemberitaan Jaya Pos, Kepala Desa Balong Garut, Khusairi dengan didampingi Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Krembung, Pamuji, Kamis (19/4/18) menemui Jaya Pos di sebuah rumah makan di Desa Kandangan, Kecamatan Krembung.

Dalam pertemuan itu Kepala Desa, Khusairi membantah telah ‘menggarong’ Dana Desa. Menurut dia bahwa bangunan tembok penahan tanah di lima lokasi itu hanyalah sisa sisa material yang dimanfaatkan oleh dia dengan biaya pribadi. Dan bukan Dana Desa (DD) untuk melakukan pembangunan. Sayangnya Khusairi tidak mampu menunjukkan di mana bangunan utama yang material sisanya digunakan untuk pembangunan tembok penahan tanah

Ketika ditanya terkait hilangnya volume pekerjaan pembuatan TPT untuk lapangan futsal, Khusairi mengelak dengan mengatakan bahwa itu kesalahan penulisan. Untuk diketahui khalayak dalam papan informasi yang baru saja dipasang untuk kegiatan pengadaan kontruksi la­pangan futsal tertulis TPT panjang 200 M lebar 0,3 dan tinggi tertulis 1,8 M papan informasi inipun dipasang setelah ramai diberitakan Jaya Pos. Realita di lapangan panjang pasangan adalah sekitar 155 m1 dengan lebar atas 0,3 dan tinggi 0,8 atau sekitar 37,2 m3 jadi terdapat selisih 46.5 m3. 

Hasil wawancara Jaya Pos dengan beberapa orang warga Desa Balong Garut juga menyebutkan adanya kenaikan kekayaan Khusairi yang sangat signifikan pada dua tahun terakhir, “Khusairi itu gak punya penghasilan lain mas selain dari jabatan Kepala Desa. Kok bisa dia di tahun 2017 saja beli 1 mobil kijan LGX seharga Rp 98 juta dan beli sebidang tanah dengan ukuran 14 X 16 seharga Rp 90 juta darimana Khusairi dapat semua uang itu kalau tidak dari hasil korupsi, “ tanya pemuda desa yang tidak ingin namanya dikorankan

Secara terpisah Ketua LSM WAR (Wadah Aspirasi Rakyat), Ir Didik Wahono SH MSi yang mendapat pengadu­an lisan dari sepuluh orang warga Desa Balong Garut saat ditemui di kantornya secara singkat mengatakan akan segera melaporkan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa Balong Garut yang diduga dilakukan dua tahun anggaran terakhir yaitu tahun anggaran 2016 dan 2017. Dalam me­ngelola keuangan Desa Balong Garut telah merugikan keuangan negara dan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi. (Zein)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (18813)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13261)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12657)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7799)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5164)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3697)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3505)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3333)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (2819)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (2755)
Bedah JayaposKomnas PAN Subang Gugat Sertifikat HGB PT.Central Georgente NusantaraSubang, Jaya Pos Sidang gugatan perbuatan melawan hukum atas terbitnya sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB), ...


6 Bulan Tidak Ditindaklanjuti Kejagung Koleksi Laporan Pengaduan?Poktan Penerima Program Kedelai Keluhkan Kualitas BenihPutusan Merasa Tidak Adil, Penggugat Curahkan Kemarahannya Pada HakimBantuan Keuangan Khusus Senilai Rp 2 M Jadi Ajang Bancakan (Bag 3)Bantuan Keuangan Khusus Senilai Rp 2 Milyar Jadi Ajang Bancakan (bag 2)Sering Dilalui Truk Tanah Milik PT Basuki, Jalan Menuju Kompleks Perkantoran Parbaba Rusak ParahDiduga Gunakan Ijazah Palsu, Kadus Dipecat
Laporan KhususStudy KomparasiAcara Study Komparasi dari DPRD Kabupaten Minaha Utara Provinsi Sulawesi Utara diterima dan dipimpin oleh ...


Kegiatan Ketahanan Pangan NasionalKegiatan Peningkatan Kapasitas TP-PKKPisah Sambut Dandim 0307/Tanah Datar, Sekaligus Penyambutan Komandan Secata B dan Ketua PA PadangpanJelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Depok Masih Stabil Bupati Labuhanbatu Apresiasi Pelaksanaan Isra Mi'raj Yang Diprakarsai Oleh Kodim 0209/LBBupati Instruksikan Warga Pungut Sampah di Deli SerdangKautsar Sarankan Bangun Monumen Reformasi, Walikota: Lokasinya di Banda Aceh