Jumat, 10 Agustus 2012 - 07:37:00 WIB
Disinyalir Jual Bangku, Inspektorat dan Kejaksaan Diminta Periksa PPDB SMPN 12 Kota TangerangKategori: Pendidikan - Dibaca: 1124 kali

Baca Juga:8 Atlet Penyandang Cacat Asal Dumai Wakili Riau pada Peparnas XIV 2012Ingin Kawin Lagi, Oknum Polisi Polairud Polres Pangkep Palsukan Akta CeraiTidak Punya Malu, Oknum Pegawai Pos Mengklaim Lahan yang Bukan MilikinyaPenyelundupan Solar Subsidi Gunakan Tangki Siluman

Tangerang, Jaya Pos

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN 12 Kota Tangerang-Banten tahun ajaran 2012-2013 disinyalir marak jual bangku dengan harga bervariasi tergantung siapa yang membawa alias bengkingnya. Hal ini berlangsung secara terselubung, tidak semua orang bisa atau dapat melakukan transaksi jual bangku tersebut kecuali orang tertentu yang telah ditunjuk oleh Kepsek H Samani.

Ungkap Firma MS, Humas dan Koordinator Investigasi LSM Wirra Perwira DPD Tangerang-Banten kepada Jaya Pos, baru baru ini di SDN Cimone ketika mengikuti kegiatan sosiolisasi UKG.

Firma MS menyayangkan sikap Kepsek H Samani selama dalam proses PPDB sulit untuk ditemui alias tidak masuk kantor, diduga sebagai strategi untuk memuluskan proses percaloan jual bangku. Hal ini jelas bertentangan dengan julukan kota Tangerang Kota Akhlaqul Karimah yang digagas langsung oleh Walikota H Wahidin Halim yang berturut-turut mendapatkan WTP.

Karena itu, Firma MS berharap agar Inspektorat dan Kejaksaan segera turun tangan guna memeriksa proses PPDB dengan mengacu pada data online melalui website SMPN12, sekaligus mencaritahu mengapa jumlah siswanya dapat bertambah dari jumah siswa yang sudah diumumkan lulus dari ketentuan NEM. “Bukan itu merupakan suatu permanan?” ujarnya.

Sementara Kepsek H Samani sendiri sangat sulit untuk ditemui di tempat tugasnya SMPN 12 Kota Tangerang. Menurut satpam yang bertuga jaga di sekolah itu menyebutkan bahwa jam masuk H Samani tidak menentu. “Tetapi yang jelas, beliau (H Samani) selalu masuk setiap hari, dan pesannya disampaikan,” katanya.

Lantas, kenapa sangat sulit untuk ditemui guna konfirmasi? Bambang, Kepala TU SMPN 12 ketika ditanya terkait adanya penjualan bangku, menepis dugaan itu. “Penambahan 1 lokal dikhususkan untuk Pers dan LSM. Jadi semuanya kebagian,” terang Bambang, pada Selasa (31/7).

Pernyataan itu jelas sangat tidak masuk akal, karena menyediakan satu ruangan khusus buat pers dan LSM. Lalu bagaimana dengan siswa yang telah bayar sampai jutaan rupiah, apa itu bukan merupakan jual-beli bangku?

Menyangkut Kepsek H Samani yang masuk dan pulang kerja tidak beraturan sesuai PP No 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS dan Perda Kota Tangerang No 11 tahun 2007 tentang penyelenggaraan pendidikan, perlu diperhatikan instansi berwenang sehingga tidak sampai mengganggu aktifitas di SMPN 12 Kota Tangerang.

Tidak mau masalah ini sampai berlarut, Firma berencana akan menindaklanjutinya ke Kadis Pendidikan, BKPP, Inspektorat, Walikota bahkan ke Kejaksaan.Budi


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59541)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51404)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (42931)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14887)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13994)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13732)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13185)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10950)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9167)
Bedah JayaposPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPangkep, Jaya Pos Pekerjaan Jalan Singkai terkesan amburadul alias asal-asalan. Pekerjaan yang menggunakan ...


Pungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangDiduga Zonasi Kearipan Lokal Garut Labrak Permendikbud No 14 Tahun 2018Proses NUPTK Diwarnai PungliEmbung Pembawa MautProyek Jalan Siduk Ketapang Rp 42 Miliar Diduga Menyimpang
Laporan KhususPemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Karawang, Jaya Pos Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan menyalurkan Dana Alokasi Khusus ...


Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di ManadoWabup Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019Sekda : SOPD Gumas Diharapkan Capai Target APBD 2019Ratusan Peserta ICGE dari Berbagai Negara Hadir di Kota Padang PanjangWakil Ketua I DPRD Imbau OPD Terkait Ikuti Pembahasan KUA dan PPAS TA 2020