Sabtu, 11 Agustus 2012 - 07:54:13 WIB
Pungutan Liar Pendidikan Makin Marak di Kota BandungKategori: Pendidikan - Dibaca: 437 kali

Baca Juga:Pengedar Ganja 0,5 Kg dan Sabu, Ditangkap Sat Narkoba Tanjungbalai Ditempat TerpisahDisinyalir Jual Bangku, Inspektorat dan Kejaksaan Diminta Periksa PPDB SMPN 12 Kota Tangerang8 Atlet Penyandang Cacat Asal Dumai Wakili Riau pada Peparnas XIV 2012Ingin Kawin Lagi, Oknum Polisi Polairud Polres Pangkep Palsukan Akta Cerai

Bandung, Jaya Pos

Kota Bandung saat ini di nilai sebagai kota terkorup dalam hal pungutan pada calon murid baru.

Penerimaan murid baru yang sekarang  menjadi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) masih identik dengan korusi musiman.
Sejumlah orang tua murid sempat melakukan demonstrasi di kantor DPRD kota Bandung ikhwal tingginya pungutan tersebut.

Oji Mahroji selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung saat di temui di ruang kerjanya, saat di Tanya mengenai maraknya pungutan liar yang di lakukan di semua sekolah di kota Bandung, dalam PPDB untuk ajaran 2012/2013.

“Saya tidak tahu itu, tidak ada laporan dari sekolah, sekolah yang boleh memungut dana hanya yang berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI)” ujar Oji.

Menurut beberapa orang pengamat, Oji  gagal dalam memimpin kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung, apalagi istrinya patut di duga pernah bersalah saat membangun gedung sekolah baru yang sempat ambruk, namun perkaranya tidak pernah di angkat ke pengadilan.

Pantauan Jaya Pos di lapangan, pungutan yang dilakukan sekolah pada umumnya bagi murid yang memiliki NEM di bawah standar yang sudah tentukan sekolah.

Nilai pungutan biasanya mencapai puluhan juta rupiah, hal tersebut menjadi aneh ketika di sekolah tersebut sudah mendapatkan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah).

Saat PPDB semua Kepala Sekolah seolah di atas segalanya, mereka menentukan kebijakannya di belakang tempat persembunyiannya, mereka baru mau keluar jika orang tua murid datang sambil membawa duit.

Mereka menyambut orang tua murid dengan senyum ramah, namun sebaliknya jika orang tua murid berbekal surat rekomendasi, Kepala Sekolah tetap menghindar,  dan biasanya hanya wakilnya yang menghadapi dengan muka masam, seperti yang di datangi Jaya Pos yaitu SMPN 4 di Jl. Centeh.

Menghindarnya para Kepala Sekolah seolah hasil dari intruksi para atasannya. Kepala Bidang SMP, Dede AMar, mapun Dedi Darmawan selaku Kepala Bidang SMA/SMK pun ikut menghilang, dan hal tersebut tidak mendapat teguran dari Kepala Dinas walaupun mereka tidak masuk kantor selama seminggu lebih.

Dua Kabid ini di duga berkantor di tempat persembunyiannya yaitu di sekolah-sekolah.

Oji Mahroji sudah dua kali di perpanjang jabatannya sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, bukan karena prestasi, mungkin karena bagus setorannya kata beberapa orang yang berada di Kantor tersebut.
 

“ Itu sudah pernyataan politik ,saya tak mau masuk ranah politik, saya seorang birokrat.” Jawab Oji saat di Tanya benarkah pungutan para Kepala Sekolah dari calon murid baru untuk membantu biaya kampanye Walikota dan Sekda Kota Bandung yang sedang mengikuti pencalonan Gubernur Jabar dan Walikota Bandung. ND


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66633)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60961)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18434)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16290)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15554)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15269)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14958)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14720)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10936)
Bedah JayaposDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKetapang, Jaya Pos Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Suap dan Anti Korupsi (LSM Gasak) Ketapang ...


Kejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk Poniyem
Laporan KhususOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiCirebon, Jaya Pos Acep Rianto, Ketua Lacak meminta kepada masyarakat untuk mengawal terus anggaran negara ...


Kerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat Sejahtera