Rabu, 15 Agustus 2012 - 08:54:33 WIB
Barang Bukti Dari Korlantas di BukaKategori: Jakarta - Dibaca: 367 kali

Baca Juga:Sesuai Spesifikasi Pelaksanaan Kerja, Rehabilitasi Bendungan Irigasi Koto Kandis DilakukanRehab Samsat Rancaekek Diduga Salahi Bestek dan SPPDPC PPP Berikan 100 Bingkisan Sembako Kepada Masyarakat Mengungkap Aktor Intelektual Pemalsuan Dokumen Honorer K-2 Elisadikin Nababan

Jakarta, Jaya Pos

Barang bukti dugaan korupsi proyek simulator yang disita dari korlantas akhirnya dibuka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi
Dokumen itu dipindahkan dari kontainer di belakang gedung KPK ke ruang penyidik. "KPK sekaligus memverifikasi dan menelaahnya hari ini," kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P., di Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2012.

Tim penyidik mengangkut barang bukti sekitar pukul 16.10 WIB, ada 30 dus berukuran sedang dan serupa. Satu lagi dus memuat layar monitor komputer. Dus itu berwarna cokelat bertulisan Komisi Pemberantasan Korupsi pada sisi samping. Di bagian atas dus terdapat segel dan tulisan pada kertas putih.

Dokumen itu hasil penggeledahan di Korps Lalu Lintas Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia pada 31 Juli lalu. Penggeledahan tersebut merupakan langkah lanjutan setelah KPK menetapkan Gubernur Akademi Kepolisian nonaktif, Inspektur Jenderal Djoko Susilo, sebagai tersangka korupsi simulator kemudi untuk tahun 2011 pada 27 Juli lalu.

KPK menduga kuat Djoko menyalahgunakan kewenangan dalam proyek berbiaya Rp 196 miliar itu, yang mengakibatkan kerugian negara puluhan miliar rupiah. Selain Djoko, tersangka lainnya adalah Wakil Kepala Korps Lalu Lintas Brigadir Jenderal Didik Purnomo, Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S. Bambang, dan Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Budi Susanto.

Kasus ini sempat memanas ketika Polri terkesan menghambat KPK saat akan membawa barang sitaan. Apalagi ketika Badan Reserse Kriminal Mabes Polri tiba-tiba menetapkan lima tersangka kasus simulator, termasuk Didik, Sukotjo, Budi, dan Ketua Primer Koperasi Polisi Ajun Komisaris Besar Teddy Rismawan, serta Bendahara Korlantas Komisaris Legimo. Kedua lembaga bahkan sama-sama memulai memeriksa saksi.

Pekan lalu, Johan mengatakan KPK akan mulai memverifikasi bukti sitaan setelah memeriksa saksi. Dia berdalih barang bukti baru belum diverifikasi karena KPK belum membutuhkannya. "Kami fokus memeriksa saksi," kata Johan. Sor


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59698)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (52464)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51552)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15040)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14309)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14133)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13849)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13356)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (12403)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9328)
Bedah JayaposEksekusi bergaya premanisme, Hendra Laporkan ACC Finance ke BPSK Bukittinggi Bukittinggi, Jaya Pos Karena merasa dirugikan, Hendra Sutoto (39) melaporkan peristiwa yang dialaminya 3 ...


Kasus Tanah Kas Desa RancaudikTerkait Izin Tambang Pasir Laut Galesong, Diduga Antara Pengusaha dan Oknum di Dinas ESDM Ada KonspiBobroknya Pengerjaan Jalan di Kabupaten Dharmasraya, Hitungan Bulan Sudah RetakPenangkapan Kasus Narkoba Oleh Polres Pangkep Diduga Tidak Prosedural Dan RekayasaPembangunan Wisma Haji Lanjutan DipertanyakanPembangunan Gedung Produksi Kabupaten Dharmasraya Diduga Tidak Sesuai RABDenpom Pekanbaru Menertibkan Perjudian di Tapung
Laporan KhususPemdes Sukaramai Jalin Kerjasama Dengan Praktisi Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Tentang PerikaKampar, Jaya Pos Pemerintahan Desa (Pemdes) Sukaramai menjalin kerjasama dengan pegiat/praktisi pelatihan ...


Ketua PWI OKU Tutup Acara Penyuluhan Bahasa Indonesia dan Melantik PWI PeduliPolsek Jatisari Adakan Sosialisasi Di PKBM Tunas Baru DPRD Muba Setujui Perubahan R-APBD TA 2019DPRD Minta Pemkab Muba Fokus Tingkatkan PADEka Kartika Lantik Anggota DPRD Provinsi Kepri45 Anggota DPRD Muba Periode 2019-2024 Resmi Dilantik50 Anggota DPRD Subang Periode 2019-2024 Dilantik