Senin, 14 Mei 2018 - 06:00:19 WIB
Bantuan Keuangan Khusus Senilai Rp 2 Milyar Jadi Ajang Bancakan (bag 2)Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 96 kali

Baca Juga:Sesuai Spesifikasi Pelaksanaan Kerja, Rehabilitasi Bendungan Irigasi Koto Kandis DilakukanRehab Samsat Rancaekek Diduga Salahi Bestek dan SPPDPC PPP Berikan 100 Bingkisan Sembako Kepada Masyarakat Mengungkap Aktor Intelektual Pemalsuan Dokumen Honorer K-2 Elisadikin Nababan

Bantuan keuangan yang bertujuan untuk membangun infrastruktur desa (jalan desa) dikelola secara sembarangan dan terindikasi dijadikan ajang bagi -bagi oleh oknum Kepala Desa, Didik dan kroninya

Mojokerto, Jaya Pos

Desa Kuto Girang adalah salah satu desa di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Pada tahun anggaran 2016, desa ini mengajukan pembangunan jalan rabat beton di Dusun Mendek dan 2 dusun lainya. Dan pada awal tahun 2017 disetujui mendapat bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto di Satuan Kerja Sekretaris Daerah (Setda Kab) senilai 2 milyar rupiah.

Sayangnya, bantuan keuangan yang bertujuan untuk membangun infrastruktur desa (jalan desa ) dikelola secara sembarangan dan terindikasi dijadikan ajang bagi -bagi oleh oknum Kepala Desa, Didik dan kroninya

Setelah mengungkap dugaan terjadinya ‘bancakan’ dana bantuan keuangan desa dalam edisi yang lalu perwakilan Jaya Pos Jawa Timur mendapat ancaman dari beberapa orang yang diduga preman melalui telepon dengan berbagai ancaman. Mulai dari intimidasi biasa sampai ancaman akan dilenyapkan dan juga ada ancaman yang lebih elegan dengan cara akan menuntut wartawan Jaya Pos ke pengadilan

Menanggapi hal itu tokoh masyarakat Desa Kuto Girang mengatakan, “Tulis terus fakta –fakta yang terjadi dalam penyelengaraan dan pengelolaan keuangan di desa saya mas, supaya hal itu menjadi pembelajaran bagi masyarakat desa agar turut serta mengawasi penggunaan uang rakyat yang diamanatkan untuk dilkelola oleh pemerintah desa yang kebetulan saat ini masyarakat Desa Kuto Girang dipimpin oleh Didik sebagai Kepala Desa yang me­rupakan pucuk pimpinan di pemerintahan Desa Kuto Girang,” pungkasnya

Secara terpisah Ketua LSM WAR (Wadah Aspirasi Rakyat) Ir Didik Wahono SH,MSi yang dimintai komentarnya terkait terjadinya intimidasi dan ancaman yang ditujukan kepada wartawan Jaya Pos di kantornya (10/5/18) mengatakan, “Terus ungkap fakta –fakta dengan disertai bukti dan kajian yang tidak bisa dibantah. Hal ini bertujuan agar dikemudian hari pemerintah desa lebih berhati–hati dalam mengelola dana baik dana desa maupun dana bantuan keuangan desa dari pemerintah daerah baik provinsi maupun pemerintah kabupaten,” ujarnya.

Lebih jauh lagi Bung Didik juga berjanji akan segera melaporkan terjadinya dugaan korupsi ratusan juta rupiah ini kepada aparat yang berwenang. Karena menurutnya, apa yang dilakukan oleh lembaganya dan Koran Jaya Pos telah cukup, dengan melakukan klarifikasi dan konfirmasi terkait temuan dugaan korupsi dengan modus pengurangan kualitas dan kuantitas serta indikasi kuat terjadinya mark up.

Sementara itu Camat Ngoro, Hidayat yang juga disebut –sebut menerima aliran dana (gratifikasi) sebesar Rp 5 juta rupiah, saat wartawan Jaya Pos mendatangi Kantor Kecamatan Ngoro untuk ke empat kalinya pada Rabu, (9/5/18) tidak berada di tempat. Menurut staf pelayanan, “Pak camat sedang mengikuti upacara di pendopo kabupaten dan sampai saat jam 13.30 belum kembali ke kantor kecamatan,” ujarnya (Zein)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (18813)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13261)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12657)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7799)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5164)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3697)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3505)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3333)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (2819)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (2755)
Bedah JayaposKomnas PAN Subang Gugat Sertifikat HGB PT.Central Georgente NusantaraSubang, Jaya Pos Sidang gugatan perbuatan melawan hukum atas terbitnya sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB), ...


6 Bulan Tidak Ditindaklanjuti Kejagung Koleksi Laporan Pengaduan?Poktan Penerima Program Kedelai Keluhkan Kualitas BenihPutusan Merasa Tidak Adil, Penggugat Curahkan Kemarahannya Pada HakimBantuan Keuangan Khusus Senilai Rp 2 M Jadi Ajang Bancakan (Bag 3)Bantuan Keuangan Khusus Senilai Rp 2 Milyar Jadi Ajang Bancakan (bag 2)Sering Dilalui Truk Tanah Milik PT Basuki, Jalan Menuju Kompleks Perkantoran Parbaba Rusak ParahDiduga Gunakan Ijazah Palsu, Kadus Dipecat
Laporan KhususStudy KomparasiAcara Study Komparasi dari DPRD Kabupaten Minaha Utara Provinsi Sulawesi Utara diterima dan dipimpin oleh ...


Kegiatan Ketahanan Pangan NasionalKegiatan Peningkatan Kapasitas TP-PKKPisah Sambut Dandim 0307/Tanah Datar, Sekaligus Penyambutan Komandan Secata B dan Ketua PA PadangpanJelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Depok Masih Stabil Bupati Labuhanbatu Apresiasi Pelaksanaan Isra Mi'raj Yang Diprakarsai Oleh Kodim 0209/LBBupati Instruksikan Warga Pungut Sampah di Deli SerdangKautsar Sarankan Bangun Monumen Reformasi, Walikota: Lokasinya di Banda Aceh