Senin, 14 Mei 2018 - 06:00:19 WIB
Bantuan Keuangan Khusus Senilai Rp 2 Milyar Jadi Ajang Bancakan (bag 2)Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 214 kali

Baca Juga:Sesuai Spesifikasi Pelaksanaan Kerja, Rehabilitasi Bendungan Irigasi Koto Kandis DilakukanRehab Samsat Rancaekek Diduga Salahi Bestek dan SPPDPC PPP Berikan 100 Bingkisan Sembako Kepada Masyarakat Mengungkap Aktor Intelektual Pemalsuan Dokumen Honorer K-2 Elisadikin Nababan

Bantuan keuangan yang bertujuan untuk membangun infrastruktur desa (jalan desa) dikelola secara sembarangan dan terindikasi dijadikan ajang bagi -bagi oleh oknum Kepala Desa, Didik dan kroninya

Mojokerto, Jaya Pos

Desa Kuto Girang adalah salah satu desa di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Pada tahun anggaran 2016, desa ini mengajukan pembangunan jalan rabat beton di Dusun Mendek dan 2 dusun lainya. Dan pada awal tahun 2017 disetujui mendapat bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto di Satuan Kerja Sekretaris Daerah (Setda Kab) senilai 2 milyar rupiah.

Sayangnya, bantuan keuangan yang bertujuan untuk membangun infrastruktur desa (jalan desa ) dikelola secara sembarangan dan terindikasi dijadikan ajang bagi -bagi oleh oknum Kepala Desa, Didik dan kroninya

Setelah mengungkap dugaan terjadinya ‘bancakan’ dana bantuan keuangan desa dalam edisi yang lalu perwakilan Jaya Pos Jawa Timur mendapat ancaman dari beberapa orang yang diduga preman melalui telepon dengan berbagai ancaman. Mulai dari intimidasi biasa sampai ancaman akan dilenyapkan dan juga ada ancaman yang lebih elegan dengan cara akan menuntut wartawan Jaya Pos ke pengadilan

Menanggapi hal itu tokoh masyarakat Desa Kuto Girang mengatakan, “Tulis terus fakta –fakta yang terjadi dalam penyelengaraan dan pengelolaan keuangan di desa saya mas, supaya hal itu menjadi pembelajaran bagi masyarakat desa agar turut serta mengawasi penggunaan uang rakyat yang diamanatkan untuk dilkelola oleh pemerintah desa yang kebetulan saat ini masyarakat Desa Kuto Girang dipimpin oleh Didik sebagai Kepala Desa yang me­rupakan pucuk pimpinan di pemerintahan Desa Kuto Girang,” pungkasnya

Secara terpisah Ketua LSM WAR (Wadah Aspirasi Rakyat) Ir Didik Wahono SH,MSi yang dimintai komentarnya terkait terjadinya intimidasi dan ancaman yang ditujukan kepada wartawan Jaya Pos di kantornya (10/5/18) mengatakan, “Terus ungkap fakta –fakta dengan disertai bukti dan kajian yang tidak bisa dibantah. Hal ini bertujuan agar dikemudian hari pemerintah desa lebih berhati–hati dalam mengelola dana baik dana desa maupun dana bantuan keuangan desa dari pemerintah daerah baik provinsi maupun pemerintah kabupaten,” ujarnya.

Lebih jauh lagi Bung Didik juga berjanji akan segera melaporkan terjadinya dugaan korupsi ratusan juta rupiah ini kepada aparat yang berwenang. Karena menurutnya, apa yang dilakukan oleh lembaganya dan Koran Jaya Pos telah cukup, dengan melakukan klarifikasi dan konfirmasi terkait temuan dugaan korupsi dengan modus pengurangan kualitas dan kuantitas serta indikasi kuat terjadinya mark up.

Sementara itu Camat Ngoro, Hidayat yang juga disebut –sebut menerima aliran dana (gratifikasi) sebesar Rp 5 juta rupiah, saat wartawan Jaya Pos mendatangi Kantor Kecamatan Ngoro untuk ke empat kalinya pada Rabu, (9/5/18) tidak berada di tempat. Menurut staf pelayanan, “Pak camat sedang mengikuti upacara di pendopo kabupaten dan sampai saat jam 13.30 belum kembali ke kantor kecamatan,” ujarnya (Zein)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50468)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (18678)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13556)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12868)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8131)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5422)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5175)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (4412)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (4069)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3684)
Bedah JayaposDugaan Pungli Program Redis di Kecamatan Sobang, LSM Setempat Siap Laporkan ke Aparat HukumPandeglang, JAYAPOS - Terkait dugaan pungutan liar (pungli) Program Redistibusi yang sedang berjalan ...


Futsal Pogot Samping Balai RW Asal Jadi, Penyelenggara Dispora BungkamKebakaran Jenggot, Kadis PUTR Kabupaten Agam Marah-Marah Pemasangan Lampu PJU Darmo Terindikasi DikorupsiDiduga Tanpa IMB, Pembangunan Pasar Rao-Rao Tetap DilanjutkanTPM P3TGAI Desa Banyubiru Tertutup Pada WartawanAnggota DPRD Geram, Bangun Drainase Tidak Sesuai HarapanKejati Minta Tindak PT Citra Indah Lestari, Proyek Rp 4 M di Kapuas Terindikasi Tak Sesuai Kontrak
Laporan KhususRapat Paripurna DPRD Tanah Datar Terkait APBDTanah Datar, JAYAPOS - Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar tahun 2017 ...


Publikasi Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor Semester I Tahun 2018Bupati Heri Amalindo Lepas Rombongan Karnaval HUT RI Ke-73Detik-Detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI di Muara Enim BerkumandangBangun Kesehatan, Padangpanjang Canangkan GermasRibuan Manusia Menari Maumere di Penutupan TMMD BanjarnegaraMengenang Sejarah Aceh di Pameran Aceh Story ExpoPangdam Diponegoro Bangun Jembatan Sutabrata Desa Sawangan