Senin, 14 Mei 2018 - 06:00:19 WIB
Bantuan Keuangan Khusus Senilai Rp 2 Milyar Jadi Ajang Bancakan (bag 2)Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 286 kali

Baca Juga:Sesuai Spesifikasi Pelaksanaan Kerja, Rehabilitasi Bendungan Irigasi Koto Kandis DilakukanRehab Samsat Rancaekek Diduga Salahi Bestek dan SPPDPC PPP Berikan 100 Bingkisan Sembako Kepada Masyarakat Mengungkap Aktor Intelektual Pemalsuan Dokumen Honorer K-2 Elisadikin Nababan

Bantuan keuangan yang bertujuan untuk membangun infrastruktur desa (jalan desa) dikelola secara sembarangan dan terindikasi dijadikan ajang bagi -bagi oleh oknum Kepala Desa, Didik dan kroninya

Mojokerto, Jaya Pos

Desa Kuto Girang adalah salah satu desa di Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Pada tahun anggaran 2016, desa ini mengajukan pembangunan jalan rabat beton di Dusun Mendek dan 2 dusun lainya. Dan pada awal tahun 2017 disetujui mendapat bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto di Satuan Kerja Sekretaris Daerah (Setda Kab) senilai 2 milyar rupiah.

Sayangnya, bantuan keuangan yang bertujuan untuk membangun infrastruktur desa (jalan desa ) dikelola secara sembarangan dan terindikasi dijadikan ajang bagi -bagi oleh oknum Kepala Desa, Didik dan kroninya

Setelah mengungkap dugaan terjadinya ‘bancakan’ dana bantuan keuangan desa dalam edisi yang lalu perwakilan Jaya Pos Jawa Timur mendapat ancaman dari beberapa orang yang diduga preman melalui telepon dengan berbagai ancaman. Mulai dari intimidasi biasa sampai ancaman akan dilenyapkan dan juga ada ancaman yang lebih elegan dengan cara akan menuntut wartawan Jaya Pos ke pengadilan

Menanggapi hal itu tokoh masyarakat Desa Kuto Girang mengatakan, “Tulis terus fakta –fakta yang terjadi dalam penyelengaraan dan pengelolaan keuangan di desa saya mas, supaya hal itu menjadi pembelajaran bagi masyarakat desa agar turut serta mengawasi penggunaan uang rakyat yang diamanatkan untuk dilkelola oleh pemerintah desa yang kebetulan saat ini masyarakat Desa Kuto Girang dipimpin oleh Didik sebagai Kepala Desa yang me­rupakan pucuk pimpinan di pemerintahan Desa Kuto Girang,” pungkasnya

Secara terpisah Ketua LSM WAR (Wadah Aspirasi Rakyat) Ir Didik Wahono SH,MSi yang dimintai komentarnya terkait terjadinya intimidasi dan ancaman yang ditujukan kepada wartawan Jaya Pos di kantornya (10/5/18) mengatakan, “Terus ungkap fakta –fakta dengan disertai bukti dan kajian yang tidak bisa dibantah. Hal ini bertujuan agar dikemudian hari pemerintah desa lebih berhati–hati dalam mengelola dana baik dana desa maupun dana bantuan keuangan desa dari pemerintah daerah baik provinsi maupun pemerintah kabupaten,” ujarnya.

Lebih jauh lagi Bung Didik juga berjanji akan segera melaporkan terjadinya dugaan korupsi ratusan juta rupiah ini kepada aparat yang berwenang. Karena menurutnya, apa yang dilakukan oleh lembaganya dan Koran Jaya Pos telah cukup, dengan melakukan klarifikasi dan konfirmasi terkait temuan dugaan korupsi dengan modus pengurangan kualitas dan kuantitas serta indikasi kuat terjadinya mark up.

Sementara itu Camat Ngoro, Hidayat yang juga disebut –sebut menerima aliran dana (gratifikasi) sebesar Rp 5 juta rupiah, saat wartawan Jaya Pos mendatangi Kantor Kecamatan Ngoro untuk ke empat kalinya pada Rabu, (9/5/18) tidak berada di tempat. Menurut staf pelayanan, “Pak camat sedang mengikuti upacara di pendopo kabupaten dan sampai saat jam 13.30 belum kembali ke kantor kecamatan,” ujarnya (Zein)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (58981)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50855)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14143)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13626)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13294)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12577)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8608)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7703)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (7468)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6619)
Bedah JayaposGawat! Polisi Diduga Tangkap LepasPekanbaru,Jaya Pos Masyarakat Palamboyan, Kecamatan Tapung membeberkan adanya pe­nangkapan oleh ...


Proyek Pasar Rakyat Namang Diduga BermasalahLelang Proyek Kementerian PU Diduga Terjadi Praktik KKNDikonfirmasi Soal RTLH, Kadis Perkim Banten Jawabnya NgibulPerbaikan Bahu Jalan Link 157,158,160,162,163,164,165 Dikorupsi ?Mantan Kadis Kopumdag Dan Direktur CV Umrah Utama Dijebloskan Ke LapasBappeda Kab. Mojokerto Diduga Kuat Terlibat Penyelewengan Dan Pemalsuan Data Keuangan NegaraMafia Tanah Beraksi Di Bukit Timah Dumai, Jual Lahan Milik M Muhiddin
Laporan KhususBidang Intelijen Kejari Kabupaten Bandung Mendapatkan Penghargaan Terbaik di Wilkum Kejati JabarKab Bandung, Jaya Pos Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung menjadi yang terbaik dibidang intelijen untuk ...


Unit Bisnis TAM PDAM Tirtawening Layani Warga Bandung 24 JamDanrem 071/Wijayakusuma Kunjungan Kerja Sambil Olahraga dan Mempererat SilatuhamiAwal Tahun, Padang Panjang Juarai Kategori Kota Kecil Smart CityCapaian 6 Misi Pembangunan Meningkat, Fachrori Ajak Semua Pihak Bersinergi Membangun JambiNatal Sagala Raja Bere Ibebere, Boru Dihadiri DPRD Deli Serdang Rosmawati Sitanggang SHPersit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 Ikuti Donor Darah Hari Juang Kartika 2018Mayjen TNI Mochamad Effendi Resmi Jabat Pangdam IV/Diponegoro