Rabu, 16 Mei 2018 - 06:19:44 WIB
Kautsar Sarankan Bangun Monumen Reformasi, Walikota: Lokasinya di Banda AcehKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 106 kali

Baca Juga:Jalin Silahturahmi, Kementerian Lingkungan Hidup Adakan Buka Puasa Bersama Dengan Yatim PiatuBarang Bukti Dari Korlantas di BukaSesuai Spesifikasi Pelaksanaan Kerja, Rehabilitasi Bendungan Irigasi Koto Kandis DilakukanRehab Samsat Rancaekek Diduga Salahi Bestek dan SPP

Banda Aceh, Jaya Pos

Kautsar Muhammad Yus, salah-satu aktifis yang terlibat langsung saat gerakan reformasi tahun 1998 silam menyarankan dibangun sebuah monumen reformasi di Aceh.

Saran Kausar ini disampaikan pada acara pameran foto yang digelar Pena 98, Kamis (10/5/2018) di Taman Sari (Taman Bustanussalatin) Banda Aceh.
Walikota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM yang hadir dan membuka kegiatan pameran foto ini kemudian meminta lokasi monumen reformasi dibangun di Banda Aceh.

“Saran dari Kautsar sangat bagus, saya minta lokasinya dibangun di Banda Aceh,” ujar Aminullah kepada Wagub Aceh, Nova Iriansyah yang ikut hadir pada kegiatan ini.

Aminullah mengatakan, dirinya senang karena Pena 98 memilih Banda Aceh sebagai lokasi pameran foto dalam rangka mengawal 20 tahun reformasi.
“Ini moment yang sangat bagus untuk mengenang dan menghargai jasa-jasa dari pejuang-pejuang reformasi. Pemko menyambut baik kegiatan ini,” ujar Aminullah.

Aminullah berharap, kegiatan tersebut akan menjadi moment dalam melahirkan pemikiran-pemikairan baru dan membawa perubahan baru.
Wagub: Lokasi Pasti di Banda Aceh

Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah memastikan lokasi monumen reformasi akan di bangun di Banda Aceh. “Lokasinya tetap di Banda Aceh, nanti kita bahas lebih detail dengan Pak Walikota,” ujarnya.

Terkait lokasi pasti bangunannya, Wagub mengatakan bisa dibangun di titik dimana pernah menjadi lokasi pergerakan reformasi waktu itu. “Monumennya mungkin dalam bentuk tugu atau museum. Lokasinya, bisa ditempat dimana dulu menjadi lokasi gerakan reformasi,” kata Nova Iriansyah.

Menurut Nova, pembangunan monumen dipandang perlu untuk mengingatkan masyarakat akan sejarah bahwa Bangsa ini pernah terjadi reformasi dan tidak ingin kembali ke rezim yang otoritarian.

Lanjutnya, Malaysia saja yang sudah sangat lama ingin mereformasi diri baru terwujud kemarin, tepatnya setelah 20 tahun reformasi Indonesia.
“Malaysia sudah lama ingin reformasi, baru terwujud kemarin setelah 20 tahun reformasi Indonesia. Kita tentu harus terus mengawal dan tidak ingin kembali ke rezim yang otoritarian. Saat ini kita dikenal sebagai salah satu Negara dengan demokrasi terbaik di dunia,” ujar Nova.(Bus)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50601)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (38347)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13872)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13369)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13003)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12266)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8331)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (6328)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5745)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5562)
Bedah JayaposKasus Penebangan Pohon Jati Milik PTPN 2 Tandem MengambangBinjai, Kasus penebangan beberapa pohon jati diklaim masih masuk areal Kebun Tandem Hilir PTPN II ...


Dirut Rumah Sakit Diduga Pungli, Massa Berunjuk RasaAnggaran DD Desa Cimanis- Sobang Pantas DiauditCatut Nama Emil Dardak Akun FB Pencari Sumbangan DipolisikanTipu Nasabah, Developer KSU Penyang Sangkalemu DipolisikanDamparit Kabupaten Barru Sul-Sel Diduga Tidak Sesuai Bestek Masyarakat Kayuagung Tuntut PT Waskita Perbaiki Jalan RusakHibah Pemprov Jatim 2016 Terindikasi Mark Up Warga Geram
Laporan KhususPemkab Gumas Gelar Bursa Inovasi Desa 2018Kuala Kurun, Pemerintah Kabupa­ten Gunung Mas (Gumas) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat ...


2019, Seluruh Kegiatan di OPD Gumas Terintegrasi Secara OnlineUsai Dilantik, Fadly Amran dan Asrul Resmi Jabat Walikota dan Wakil Walikota Padang PanjangPemkab Gumas Rakor Pilkades Serentak 2018HUT OKI Jadi Energi Tuntaskan PembangunanPemko Tanjungbalai Menerima Kedatangan Kafilah MTQN XXVII Asal Kepri di Bandara Kuala NamuAlat Berat Dalam Pra TMMD Reguler Ke 103 di Desa Duren OmboJaya Baru dan Lueng Bata Juara II dan III Baiturrahman Juara Cerdas Cermat KIG 2018