Sabtu, 19 Mei 2018 - 07:37:30 WIB
Bantuan Keuangan Khusus Senilai Rp 2 M Jadi Ajang Bancakan (Bag 3)Kategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 223 kali

Baca Juga:Banjir Bandang di Aceh Tenggara, 6 Orang Hilang dan 50 Rumah RusakJalin Silahturahmi, Kementerian Lingkungan Hidup Adakan Buka Puasa Bersama Dengan Yatim PiatuBarang Bukti Dari Korlantas di BukaSesuai Spesifikasi Pelaksanaan Kerja, Rehabilitasi Bendungan Irigasi Koto Kandis Dilakukan

Mojokerto, Jaya Pos

Desa Kuto Girang adalah salah satu desa di Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto pada tahun anggaran 2016 mengajukan pembangunan jalan rabat beton di Dusun Mendek dan 2 dusun lainnya. Dan pada awal tahun 2017 disetujui mendapat bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto di Satuan Kerja Sekretaris Daerah (Setda Kab) Senilai Rp 2 miliar.

Sayangnya, bantuan keuangan yang bertujuan untuk membangun infrastruktur desa (jalan desa) dikelola secara sembarangan dan terindikasi dijadikan ajang bagi–bagi oleh oknum Kepala Desa Didik dan kroninya.

Menyoroti hal ini, LSM Wadah Aspirasi Rakyat (WAR) mendapati fakta bahwa pembangunan jalan rabat beton yang bersumber dana dari bantuan keuangan desa diduga merugikan negara sampai Rp 672 juta.

Selain itu, setelah dijadikan ajang bagi-bagi uang rakyat oleh Kepala Desa Kuto Girang mulai dari Polo (kepala dusun) sampai Camat Ngoro Hidayat, terungkap juga bahwa itikat awalnya kurang baik (mensrea) dari kepala desa, itu dapat dideteksi dari pengambilan dana untuk pembangunan jalan rabat beton, begitu uang masuk ke rekening bendahara desa, kadesnya langsung mengajak bendahara untuk mengambil uang tersebut ke Bank Jatim. “Sehingga semua dikuasai oleh kepala desa,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.

Semua pengeluaran proyek pembangunan jalan rabat beton, lanjutnya dikoordinir oleh kepala desa, sehingga Tim Pengelola Kegiatan Desa (TPKD) sama sekali tidak difungsiukan. Ini dimaksudkan bertujuan agar pengeluaran proyek jalan tidak diketahui oleh perangkat desa dan tokoh masyarakat desa, apalagi papan proyek kegiatan sama sekali tidak dipasang dengan maksud menutupi kegiatan tersebut dari pantauan masyarakat.

Ketua LSM WAR Ir Didik Wahono SH MSi yang dimintai komentar, (17/5) terkait dugaan korupsi di Desa Kuto Girang mengemukakan, ada dua hal yang dilaporkan pihaknya ke aparat hukum, pertama melaporkan terjadinya korupsi dalam pembangunan jalan yang diduga merugikan negara hingga Rp 672 juta dan kedua bahwa Kepala Desa Kuto Girang juga diduga menjual asset desa kepada salah satu pabrik di desa tersebut, yaitu berupa saluran irigasi desa seluas kurang lebih 1800 m2.

“Kepala desa diduga telah menerima uang ratusan juta rupiah terkait asset desa yang dikuasai oleh salah satu perusahaan yang saat ini sedang melaksanakan pembangunan pabrik,” sebutnya.(ZEIN)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (58981)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50855)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14143)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13626)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13294)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12577)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8608)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7703)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (7469)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6619)
Bedah JayaposGawat! Polisi Diduga Tangkap LepasPekanbaru,Jaya Pos Masyarakat Palamboyan, Kecamatan Tapung membeberkan adanya pe­nangkapan oleh ...


Proyek Pasar Rakyat Namang Diduga BermasalahLelang Proyek Kementerian PU Diduga Terjadi Praktik KKNDikonfirmasi Soal RTLH, Kadis Perkim Banten Jawabnya NgibulPerbaikan Bahu Jalan Link 157,158,160,162,163,164,165 Dikorupsi ?Mantan Kadis Kopumdag Dan Direktur CV Umrah Utama Dijebloskan Ke LapasBappeda Kab. Mojokerto Diduga Kuat Terlibat Penyelewengan Dan Pemalsuan Data Keuangan NegaraMafia Tanah Beraksi Di Bukit Timah Dumai, Jual Lahan Milik M Muhiddin
Laporan KhususBidang Intelijen Kejari Kabupaten Bandung Mendapatkan Penghargaan Terbaik di Wilkum Kejati JabarKab Bandung, Jaya Pos Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung menjadi yang terbaik dibidang intelijen untuk ...


Unit Bisnis TAM PDAM Tirtawening Layani Warga Bandung 24 JamDanrem 071/Wijayakusuma Kunjungan Kerja Sambil Olahraga dan Mempererat SilatuhamiAwal Tahun, Padang Panjang Juarai Kategori Kota Kecil Smart CityCapaian 6 Misi Pembangunan Meningkat, Fachrori Ajak Semua Pihak Bersinergi Membangun JambiNatal Sagala Raja Bere Ibebere, Boru Dihadiri DPRD Deli Serdang Rosmawati Sitanggang SHPersit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 Ikuti Donor Darah Hari Juang Kartika 2018Mayjen TNI Mochamad Effendi Resmi Jabat Pangdam IV/Diponegoro