Sabtu, 19 Mei 2018 - 07:45:09 WIB
Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Depok Masih Stabil Kategori: Laporan Khusus - Dibaca: 96 kali

Baca Juga:Batugantung PARAPAT SUMATERA UTARABanjir Bandang di Aceh Tenggara, 6 Orang Hilang dan 50 Rumah RusakJalin Silahturahmi, Kementerian Lingkungan Hidup Adakan Buka Puasa Bersama Dengan Yatim PiatuBarang Bukti Dari Korlantas di Buka

Depok, Jaya Pos

Sudah biasa, dan menjadi tradisi harga-harga kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) menjelang Ramadhan mengalami kenaikan.
Guna menekan angka kenaikan harga sembako sekaligus mengontrol harga sembako agar selalu stabil, Walikota Depok Mohammad Idris didampingi Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto beserta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung melakukan pengecekan harga pangan jelang bulan suci ramadhan di Pasar Sukatani, Tapos, Rabu (16/5).

Walikota Depok beserta jajaran berkeliling ke setiap para pedagang yang berjualan di Pasar Sukatani. Walikota begitu telaten menanyai satu per satu pedagang yang tengah berjualan.

Salah seorang pedagang ayam potong, Rudi mengatakan selama ia berdagang 8 tahun silam, baru kali ini harga ayam melonjak tajam. “Selama 8 tahun saya jualan ayam baru kali ini harganya melonjak. Beberapa hari lalu masih Rp 35 ribu per ekor, tapi sekarang kami jual Rp 40 ribu per ekor, karena dari sananya sudah Rp 38 ribu per ekor,” kata Rudi yang menurutnya semua pedagang merasakan hal yang sama.

Dirinya bahkan memperkirakan harga ayam akan terus melonjak sampai jelang lebaran nanti. Bahkan, lantaran harga ayam yang tinggi, dirinya terpaksa mengurangi pasokan dikarenakan minat pembeli menurun.

Walikota Depok Mohammad Idris tak menapikan harga ayam potong yang mengalami lonjakkan. Namun begitu, ia melihat secara keseluruhan harga pangan di pasar di Depok dikatakan masih stabil.

“Memang ada beberapa harga kebutuhan yang tinggi namun stabil. Cabai merah kriting dan bawang merah juga mengalami kenaikan namun dalam batas wajar. Daging saat ini Rp 120 ribu, ayam ada kenaikan harga,” jelasnya.

Untuk itu, ke depan pihaknya akan menggelar operasi pasar di bulan ramadhan ini bekerjasama dengan Bulog. “Untuk pasar murah kami akan gelar di 11 kecamatan, sengaja kami gelar di kecamatan agar lebih dekat dengan masyarakat,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga melakukan uji sample terhadap makanan yang diduga mengandung formalin terhadap beberapa pedagang.
Sementara Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto mengatakan bahwa tim Satgas Pangan akan terus bekerja membantu menstabilkan harga.

“Stok dalam kondisi normal, tidak ada sembako yang kondisinya langka. Tim kami terus melakukan monitoring, kalau ada pihak-pihak yang melakukan penimbunan atau hal yang curang kami akan lakukan penegakan hukum. Sementara ini belum ada indikasi (penimbunan-red), kami melihat kondisi di pasar masih wajar dan stok dalam kondisi normal,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Depok Kania Purwanti mengatakan, harga sembako di Depok dalam kondisi stabil. Hal tersebut berdasarkan pantauan yang rutin dilakukan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Depok di 5 pasar tradisional yang dikelola pemerintah.

“Pada dasarnya bahan pokok yang kami pantau adalah yang memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu beras, daging, minyak goreng, dan gula pasir,” tutur Kania Parwanti kepada Wartawan.

Ditambahkannya, untuk harga beras kualitas medium masih stabil yaitu Rp 9.141/kg, daging sapi murni Rp 111.964/kg, daging ayam broiler Rp 61.929/ekor. Sedangkan untuk telur ayam broiler Rp 22.767, minyak goreng curah Rp 11.157/liter dan gula pasir Rp 12.583/kg.

“Untuk bawang merah juga belum mengalami kenaikan yang drastis yaitu Rp 32.680/kg dari harga sebelumnya Rp 32.332/kg, bawang putih Rp 31.619/kg dari sebelumnya Rp 32.553/kg, dan cabai merah keriting Rp 35.646/kg dari harga sebelumnya Rp 36.062/kg,” terangnya.

Kania menjelaskan, beberapa pekan lalu memang harga cabai sempat mengalami kenaikan. Namun, saat ini sudah mengalami penurunan. “Harga cabai ini bergantung pada kondisi tanam dan panen. Jadi, tidak berpengaruh pada bulan Ramadan dan kalau ada kenaikan, itupun belum telalu tinggi dan masih dalam tingkat yang wajar,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, guna mengatisipasi kenaikan harga jelang ramadhan, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi. Diantaranya menggelar operasi pasar murah dan melakukan pemantauan harga secara ketat.

“Kalau ada harga eceran yang tinggi kita cek, berapa lama naiknya, cek dimana supliernya, apakah kurang atau tidak di suplier, seperti itu,” tandasnya.(Adv/Joko)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50469)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (18678)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13556)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12869)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8132)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5423)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5176)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (4413)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (4069)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3684)
Bedah JayaposDugaan Pungli Program Redis di Kecamatan Sobang, LSM Setempat Siap Laporkan ke Aparat HukumPandeglang, JAYAPOS - Terkait dugaan pungutan liar (pungli) Program Redistibusi yang sedang berjalan ...


Futsal Pogot Samping Balai RW Asal Jadi, Penyelenggara Dispora BungkamKebakaran Jenggot, Kadis PUTR Kabupaten Agam Marah-Marah Pemasangan Lampu PJU Darmo Terindikasi DikorupsiDiduga Tanpa IMB, Pembangunan Pasar Rao-Rao Tetap DilanjutkanTPM P3TGAI Desa Banyubiru Tertutup Pada WartawanAnggota DPRD Geram, Bangun Drainase Tidak Sesuai HarapanKejati Minta Tindak PT Citra Indah Lestari, Proyek Rp 4 M di Kapuas Terindikasi Tak Sesuai Kontrak
Laporan KhususRapat Paripurna DPRD Tanah Datar Terkait APBDTanah Datar, JAYAPOS - Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Tanah Datar tahun 2017 ...


Publikasi Kinerja Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor Semester I Tahun 2018Bupati Heri Amalindo Lepas Rombongan Karnaval HUT RI Ke-73Detik-Detik Proklamasi HUT Kemerdekaan RI di Muara Enim BerkumandangBangun Kesehatan, Padangpanjang Canangkan GermasRibuan Manusia Menari Maumere di Penutupan TMMD BanjarnegaraMengenang Sejarah Aceh di Pameran Aceh Story ExpoPangdam Diponegoro Bangun Jembatan Sutabrata Desa Sawangan