Sabtu, 01 September 2012 - 09:27:43 WIB
Dugaan Korupsi Rp 4 M di Disdik Kab Tangerang Dilaporkan ke KejaksaanKategori: Tangerang - Dibaca: 1599 kali

Baca Juga:Uang Haram Mirwan Amir ‘Mengalir’ ke Tina TalisaBentrok Antar Masa di Taman Palem Lestari Cengkareng (John Key cs Vs Hercules cs)Sejumlah Pejabat Dishub Riau DiperiksaPencegahan Kebakaran Gagal, Korupsinya Berhasil , Gubernur DKI Didesak Copot Kadis Damkar

Tangerang, Jaya Pos

Persoalan di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabu­pa­ten Tangerang terkait dugaan penyelewengan dana pendidikan, sepertinya terus berlanjut. Kali ini menyangkut dugaan penyimpangan dana pen­yediaan beasiswa retrireval untuk anak putus seko­lah tahun anggaran 2009 lalu. Nilainya cukup fantastis yakni sebesar Rp 4.410.000.000.

Terkait masalah tersebut, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Patriot Nasional (Patron) Tan­ge­rang Raya, Gordon S telah melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang pada 6 Agustus 2012 lalu.

Dalam laporan yang ditujukan ke bagian Intel tersebut, Gordon menyebutkan dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang tersebut berdasarkan monitoring dan investigasi yang dilakukan di lapangan, yang kemudiaan dikombinasikan dari beberapa sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami menemukan adanya beberapa indikasi yang berkonsentrasi pada penyelewengan sehingga berakibat negara dirugikan miliaran rupiah,” ujarnya, belum lama ini.

Penyelewengan tersebut, kata dia, diduga dilakukan oleh pejabat baik secara perseorangan atapun turut secara bersama-sama (berjamaah) di ling­kungan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Dikatakan, penggunaan anggaran tersebut diduga kuat adanya indikasi konspirasi dan manipulasi data, sehingga LSM Patron Tangerang Raya mensinyalir bahwa dana sebesar Rp 4.410.000.000 tersebut digunakan tidak tepat sasaran dan/atau diselewengkan serta dilakukan penggunaan pengeluarannya di luar prosedural sebagaimana yang telah ditetapkan dalam ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Adanya dugaan rekayasa di dalam pengeluaran penggunaan anggaran dengan pagu senilai Rp 4.410.000.000, menurut Gordon, sebab sesuai keputusan pengguna anggaran/barang Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Nomor: 900/165/Kep/Disdik/2009Tentang Penunjukan Pejabat Pengelola Teknis (PPTK) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2009, penggunaannya berubah menjadi Rp 3.992.864.700 atau berkurang sebesar Rp 417.135.300.

Rincian plafon anggaran per SKPD per urusan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2009 Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, jelas Sekretaris LSM Patron Tangerang Raya itu, penyediaan beasiswa retrieval untuk anak putus sekolah sebesar Rp 4.410.000.000 yaitu, pemberian beasiswa yatim piatu dan duafa Tingkat SD/MI sebesar Rp 2.646.000 dan pemberian beasiswa yatim piatu dan duafa SMP/MTs sebesar Rp 1.764.000.000.

Selain itu, penyediaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jenjang SD/MI/SDLB dan MTs serta pesantren Salafiyah dan satuan pendidikan non Islam setara SD dan SMP sebesar Rp 2.086.290.000. BOS SMP Terbuka Rp 238.140.000 dan BOS SD/SMP Satu Atap Rp 56.150.000. Penyediaan bantuan biaya pendidikan bagi siswa tidak mampu jenjang SD/MI/SDLB dan MTs serta Pesantren Salafiyah dan satuan pendidikan non Islam setara SD dan SMP sebesar Rp 262.911.776.

Dijelaskan Gordon, dalam keputusan pengguna anggaran/barang Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Nomor: 900/165/Kep/Disdik/2009 Tentang Penunjukan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2009 oleh Drs Karnadi MSi selaku Kasi SD, nama kegiatan penyediaan beasiswa retrival untuk anak putus sekolah sebesar Rp 3.992.864.700 dan penyediaan BOS jenjang SD/MI/SDLB dan MTs serta Pesantren Salafiyah dan satuan pendidikan non Islam setara SD dan SMP sebesar Rp 308.400.000.

Sementara Drs Slamet Santoso MPd, Kasi SMP dengan nama kegiatan penyediaan bantuan biaya pendidikan bagi siswa tidak mampu jenjang SD/MI/SDLB/ dan MTs serta Pesantren Salafiyah dan satuan pendidikan non Islam setara SD dan SMP sebesar Rp 2.146.115.600. “Berdasarkan monitoring dan investigasi yang kami peroleh sesuai bukti-bukti pendukung, ternyata per kecamatan juga menganggarkan hal yang sama,” tegasnya.

Terkait temuan tersebut, pihaknya mendesak Kejari Kabupaten Tangerang secepatnya menindaklanjuti laporan tersebut dengan cara memeriksa pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang yang diduga terlibat dalam penyelewengan dana itu.Bung


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (119808)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89867)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (44964)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (41711)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (40242)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (36029)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (34414)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (30832)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (29773)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (22120)
Bedah JayaposMahasiswa Kresai dan Aliansi Pemuda Bantaeng Pertanyakan Kasus Korupsi di Butta ToaBantaeng, Jaya Pos Kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Bantaeng melibatkan nama-nama yang diduga ...


Oknum PNS Diduga Jadi Mafia ProyekPKL Bringinbendo Enggan Bongkar Lapak, Tuding Perintah Bongkar Bertendensi Bisnis (Bag 2)Sekdakab Bogor: Laporkan Proyek JanggalPekerjaan Jalan Beton PISEW Hancur Sebelum Kontrak BerakhirPembangunan Gedung Perindag Kab Sidoarjo Menyimpang, Dinas Tutup Mata (Bag 2)Pekerjaan Peningkatan Jalan Curug-Rawakalong Disorot WargaProyek IPLT Milliaran Rupiah Disinyalir Kurang Berkualitas
Laporan KhususPemkab Bogor Terapkan Sistem Online Dalam Pelaksanaan Tatakelola PemerintahanCibinong, Jaya Pos Memperoleh amanah menjadi Bupati Bogor, dengan luas wilayah 298.838,3 hektar dan ...


Kegiatan Pengelolaan dan Konservasi Waduk, Embung, Situ Serta Bangunan Penampung Air Lainnya TA 2016Pembangunan Jembatan Bolang Terus DikebutMenanti Perubahan Melalui Musorkab III KONI NatunaHUT PGRI, Guru Minta Pemerataan Tunjangan di Daerah 3T Natuna Dilirik Investor SingapuraWabup Natuna: Koperasi Perbatasan Harus DitingkatkanAkhir Pekan, Wabup Natuna Tinjau Proyek