Selasa, 04 September 2012 - 06:53:42 WIB
Kadali Keluarga Tahanan, ‘Kasat Reskrim’ Gadungan Diringkus Satreskrim Polres MajalengkaKategori: Jawa Barat - Dibaca: 421 kali

Baca Juga:Penyidik Bidik Sejumlah Kegiatan DikmentiJalan Dusun Salusu Lanang Sangat Memprihatinkan, DPRD dan Pemda Terkesan Tutup MataSiti, Warga Miskin Desa Gadingan Kurang Perhatian PemerintahDugaan Korupsi Rp 4 M di Disdik Kab Tangerang Dilaporkan ke Kejaksaan

Majalengka, Jaya Pos                                                       

Dicky Haryanto (31) warga Blok Caringin Rt 04/01 Desa Baturuyuk Kecamatan Dawuan Kabupaten Majalengka, diringkus Satreskrim Polres Majalengka. Oknum wartawan pemeras ini diringkus di rumah keluarga salah seorang pelaku perjudian yang diamankan petugas saat bernegosiasi masalah biaya pembebasan para tersangka pelaku perjudian.

Aksi pemerasan berawal ketika, Sabtu (18/8) sekitar pukul 14.00 WIB, Satreskrim Polres Majalengka menangkap tujuh pelaku perjudian di Kelurahan Tarikolot. Guna pemeriksaan lebih lanjut para tersangka diamankan di Mapolres Majalengka. Kejadian ini terdengar Dicky Heryanto dan M Saefuloh, rekannya lalu mendatangi keluarga tersangka dan berupaya memerasnya.

Dicky bersama Saefuloh mendatangi keluarga tersangka. Saefuloh mengaku anggota Intel sedang Dicky mengaku sebagai Kasat Reskrim Polres Majalengka.

Dicky berjanji membebaskan para tersangka asal saja pihak keluarga menyediakan uang tebusan sebesar 3 juta per orang. Saat bernegosiasi apakah disengaja atau tidak, pistol yang terselip di pinggang Dicky terjatuh lalu dimasukkan dalam tas.

Sikap Dicky demikian mengundang kecurigaan salah seorang warga lalu melaporkan kejadian ke Mapolres Majalengka. Mendapat informasi demikian, Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP H Dedi Budiana SH MH yang sedang melakukan PAM Arus Balik Lebaran memerintahkan anggotanya menyelidiki kebenaran informasi tersebut.

Saat petugas tiba di lokasi kejadian, Saefuloh berhasil kabur sedang Dicky berhasil diamankan. Dari tangannya, petugas mengamankan 1 pucuk senjata Revolver Soft Gun, 6 peluru dan 2 tabung gas CO2 beserta Kartu Pers Tabloid Buser.

Di hadapan petugas pemeriksa, Dicky mengaku sejata tersebut milik Hidayat, pamannya, karyawan pabrik semen di Palembang. Senjata tersebut tertinggal di rumahnya saat Hidayat pulang ke Palembang usai berkunjung. Hidayat sebagai Member Target Shoting Club ketika dimintai keterangan membenarkan hal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP H Dedi Budiana SH MH ketika dikomfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Menurut Dedi, tersangka dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman pidana 20 tahun kurungan sedang Saefuloh masih dalam pencarian petugas.

Dicky kepada Jaya Pos membantah mengaku dirinya sebagai Kasat Reskrim. “Itu pengakuan Saefulloh bukan pengakuan saya,” ucapnya mencoba berkelit.Alexander Sibarani


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66634)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60961)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18435)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16290)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15554)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15269)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14958)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14721)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10936)
Bedah JayaposDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKetapang, Jaya Pos Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Suap dan Anti Korupsi (LSM Gasak) Ketapang ...


Kejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk Poniyem
Laporan KhususOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiCirebon, Jaya Pos Acep Rianto, Ketua Lacak meminta kepada masyarakat untuk mengawal terus anggaran negara ...


Kerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat Sejahtera