Selasa, 04 September 2012 - 06:59:20 WIB
Penumpang ke Malaysia Mengeluh, Pelabuhan SemrawutKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 316 kali

Baca Juga:Kadali Keluarga Tahanan, ‘Kasat Reskrim’ Gadungan Diringkus Satreskrim Polres MajalengkaPenyidik Bidik Sejumlah Kegiatan DikmentiJalan Dusun Salusu Lanang Sangat Memprihatinkan, DPRD dan Pemda Terkesan Tutup MataSiti, Warga Miskin Desa Gadingan Kurang Perhatian Pemerintah

Tanjungbalai, Jaya Pos

Calon penumpang kapal feri tujuan Portklang, Malaysia mengeluhkan kondisi Pelabuhan Penumpang Teluknibung yang semrawut dan terkesan tidak terawat.

“Semrawut sekali pelabuhan kita ini bang. Kalau dibandingkan dengan Pelabuhan Portklang, Malaysia, sangat jauh tertinggal,” kata Dian, 35, warga Asahan kepada Jaya Pos saat menunggu panggilan memasuki kapal di terminal Pelabuhan Teluknibung, Kota Tanjungbalai.

Menurut Dian, kesemrawutan itu tampak dari tata ruangan dan fasilitas yang tidak berfungsi dengan baik. Seperti mesin pendingin ruangan (AC) dengan jumlah yang cukup banyak, kondisinya tidak niaman sehingga para calon penumpang mengaku resah dan kepanasan di terminal.

Belum lagi kondisi toilet yang jorok dan menebarkan aroma tidak sedap menambah ketidaknyamanan calon penumpang saat berada di pelabuhan. Disamping itu, sampah juga berserakan di sudut dan tengah ruangan, sedangkan asap rokok membubung bagaikan kabut.
“AC tak berfungsi, asap rokok bagai kabut, dari kamar mandi menebarkan ‘aroma terapi’, sampah berserakan, kursi patah dan ditumpuk.

Wih, tobatlah aku dari sini bang, nanti sekali lagi lewat bandara sajalah,” kata gadis berhidung mancung itu. calon penumpang itu.
Sementara calon penumpang lainnya, Budi, 30, warga Batubara, yang akan bekerja ke Malaysia mengeluhkan pagar pengaman jembatan penyeberangan menuju feri yang kondisinya rusak. Dia mengaku hampir terpeleset dan jatuh ke sungai karena tidak memperhatikan pengaman jembatan yang hampir ambruk itu.demi keselamatan manusia.

Di sisi lain, Budi juga mengecam pihak PT Pelindo yang membiarkan sampah dan tumbuhan air (eceng gondok) yang jumlahnya sangat banyak tersangkut di kawasan dermaga. Dia menilai keberadaan eceng gondok hari itu bagaikan lautan tanaman air. dan bangkai yang sudah membusuk yang baunya sangat yang tidak enak.

“Tak tahan saya melihat kondisi pelabuhan ini sangat jauh dari standar Internasional,” ujar Dian seraya meminta sebaiknya pengelolaan pelabuhan diserahkan kepada pihak swasta jika PT Pelindo tak mampu.

Menejer PT Pelindo, Edi Agustri, melalui stafnya di kantor Pelabuhan Teluknibung mengatakan pihaknya sudah bekerja secara maksimal membenahi dan merawat fasilitas yang ada di sana. Seperti membersihkan kamar mandi, terminal, eceng gondok, ponton serta memfungsikan pendingin ruangan.

Terkait kerusakan pagar pengaman jembatan menuju kapal, staf Pelindo mengatakan hal itu disebabkan tertabrak oleh feri yang akan akan bersandar. “Malam takbiran lalu, kapal feri merapat ke ponton, ternyata pagar pengamannya tertabrak sehingga rusak,” kata pria berperawakan sedang tersebut.

Menurutnya, hal itu telah dibicarakan bersama pihak Administrator Pelabuhan Tanjungbalai-Asahan dan juga agen pelayaran. Keputusannya, agen perkapalan akan memperbaikinya dalam waktu dekat.

Sementara, Kepala Administrator Pelabuhan Tanjungbalai-Asahan, Arosokhi Nazara, melaui Kepala Seksi Pengecekan dan Pemberangkatan Feri, M Fasi, mengatakan jembatan tersebut ditabrak secara tidak sengaja oleh sebuah kapal feri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu karena kondisi kapal dan pelabuhan sedang kosong.

“Memang kerusakan itu akibat kapal feri yang akan bersandar, tapi tidak ada korban atas kejadian ini dan akan segera yang rusak akan diperbaiki sahut agen,”  papar Fasi. KN


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59541)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51404)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (42931)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14887)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14168)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13994)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13732)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13185)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10950)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9167)
Bedah JayaposPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPangkep, Jaya Pos Pekerjaan Jalan Singkai terkesan amburadul alias asal-asalan. Pekerjaan yang menggunakan ...


Pungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangDiduga Zonasi Kearipan Lokal Garut Labrak Permendikbud No 14 Tahun 2018Proses NUPTK Diwarnai PungliEmbung Pembawa MautProyek Jalan Siduk Ketapang Rp 42 Miliar Diduga Menyimpang
Laporan KhususPemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Karawang, Jaya Pos Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemkeu) akan menyalurkan Dana Alokasi Khusus ...


Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di ManadoWabup Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019Sekda : SOPD Gumas Diharapkan Capai Target APBD 2019Ratusan Peserta ICGE dari Berbagai Negara Hadir di Kota Padang PanjangWakil Ketua I DPRD Imbau OPD Terkait Ikuti Pembahasan KUA dan PPAS TA 2020