Kamis, 07 Juni 2018 - 07:01:23 WIB
Proyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 38 kali

Baca Juga:Kinerja Polres Dapat Apresiasi PositifDirtek PDAM Tirta Sukapura Dinilai AroganPenumpang ke Malaysia Mengeluh, Pelabuhan SemrawutKadali Keluarga Tahanan, ‘Kasat Reskrim’ Gadungan Diringkus Satreskrim Polres Majalengka

Selain menggunakan material baja ringan yang kualitasnya asal-asalan pemborong juga
tidak mencantumkan papan proyek.

Purwakarta, Jaya Pos

Terkait adanya proyek rehab SMPN 9 Purwakarta yang diduga memakai material baja ringan yang kualitasnya asal-asalan dan pantauan media di lapangan tidak mencantumkan papan proyek.

Untuk itu, pihak Dinas Pendidikan Purwakarta melalu Kepala Bidang (Kabid) Rudi berjanji akan segera menegur pemborong bernama Saepulah untuk diminta keterangann terkait hal ini.

“Terimakasih, kami merasa terbantu atas adanya laporan dari media selaku sosial kontrol. Kami akan segera menegur pihak pemborong dan akan koordinasi dengan pengawas Cipta Karya,” tegas Rudi kepada Jaya Pos, Senin (28/5.)

Dirinya menjelaskan, proyek fisik pada tahun 2018 ini, tercantum ada sebanyak 10 sekolah tingkat SMP dan 11 sekolah tingkat SD yang sedang mendapatkan bantuan dari anggaran APBD Purwakarta dengan pagu anggaran Rp 180 juta.

“Termasuk SMP 9 yang sedang dikerjakan. Bilamana pihak pemborong tidak memakai material yang sesuai, nanti juga akan dikenakan sanksi,” ujarnya seraya menyebut bisa dicek setelah adanya audit dari pihak berwenang.

Namun disayangkan, Hae­rudin Syam Kepala SMPN 9 Purwakarta yag ditemui di lokasi proyek meng­aku tidak tahu-menahu soal pagu anggaran proyek yang sedang dikerjakan di sekolah yang dipimpinnya.

“Maaf, saya hanya meng­ajukan rehab sebanyak tiga kelas ke pihak Disdik. Soal pagu anggaran dan siapa pemborongnya, saya tidak tahu-menahu,” katanya.

Namun demikian, pihak sekolah meminta kepada pihak pemborong agar proyek rehab sekolah yang meliputi atap genteng yang diganti dengan baja ringan, plapon, pintu, jendela dan lainnya ini, berharap dikerjakan secara aman dan selesai tepat waktu agar tidak ada masalah.

“Saya hanya bisa berharap kepada pemborong, agar proyek dikerjakan dengan sebaik-baiknya sehingga hasilnya memuaskan, jangan sampai mengecewakan,” ung­kapnya. Apalagi, sekolah ini harus bisa dipergunakan saat tahun pelajaran baru dimulai, sehingga tidak ada lagi masalah yang dapat mengganggu proses belajar-mengajar nantinya.

Sementara Saepulah, pihak pemborong hingga berita ini dilansir belum bisa dikonfirmasi, nomor ponselnya pun tiba-tiba tidak aktif saat dihubungi.(fuljo/sopian)

 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (36871)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13338)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12715)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7889)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5237)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4483)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3809)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3549)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3472)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3401)
Bedah JayaposKorupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaBANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan ...


Warga Desa Indrajaya Komplain Pengerjaan JalanProyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongPengawasan Dinas Lemah, Inspeksi Tanggul Urukan Pantai Kenjeran (Bronjong) Asal JadiProyek Rp 14 M Lebih Kawalan TP4D Kajati Kalteng Terindikasi Tak Sesuai KontrakProgram BSPS Tahun 2017, Diduga Langgar Peraturan Kemen PUPRProyek Irigasi Banda Usang Di Siguhung Terkesan AmburadulApotik Intan Farma Diduga Jual Obat Diatas HET, Imodium Dijual Rp 145 Ribu, Apotik Lain Rp 91 Ribu
Laporan KhususPT Semen Baturaja (Persero) Tbk. ...


Jelang Lebaran, Harga Stabil di Mendobarat dan MerawangPemkab Mojokerto Kembali Pertahankan Gelar WTPPT Inalum Bagikan Paket Sembako Gratis kepada WargaPelantikan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Samosir DigelarBupati Dan Ketua TP- PKK Tanjab Barat, Bagikan Zakat MalPUBLIKASI KINERJA DINAS SOSIAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018WTP Ke Enam Anugerah Terindah Bagi Kabupaten Tanah Datar