Sabtu, 09 Juni 2018 - 06:04:17 WIB
Korupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 42 kali

Baca Juga:Dirjen Dikdas Diminta Tindak Sekolah yang Melakukan PungliPPK Tidak Becus, Proyek Senilai Rp 2,1 M GagalKinerja Polres Dapat Apresiasi PositifDirtek PDAM Tirta Sukapura Dinilai Arogan

BANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan terjadinya penyimpangananggaran. Betapa tidak, mantan Kepala Dinas Pendidikan Jabar pun pernah tersandung kasus korupsi, kendati di tingkat banding dia dibebaskan.

Beragam item kegiatan yang diproyekkan kini menjadi sorotan publik. Seperti anggaran kegiatan-kegiatan di Balai Tikomdik (Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan). Beberapa kegiatan di balai yang juga mengurus masalah kehumasan itu dianggap tidak transparan dan ada upaya menutupi pernak-pernik diseputar kegiatan.

Sumber Japos di Disdik Jabar menyebut adanya upaya sistematis mendiskriminasi wartawan yang sehari-harinya meliput kegiatan. “Hanya wartawan tertentu saja yang diikut sertakan pada kegiatan-kegiatan yang manfaatnya tidak terukur alias mubazir. Terakhir 2 kegiatan di hotel berbintang di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Anggarannya diserahkan kepada pihak ketiga dan oknum TKK (Tenaga Kerja Kontrak) dengan payung hukum yang tak jelas. Oknum TKK tersebut adalah saudara orang penting Disdik juga”, ungkapnya.

Mantan Kepala Balai Tikomdik, Asep Suhanggan ketika dikonfirmasi di ruang kerja di posisi barunya di Disdik jabar (5/6), mengakui ada kegiatan publikasi.

“Pada saat itu kakak saya meninggal saya tidak ikut. Itu di Narima Hotel. Kalau gathering di Lemon. Saya pikir gak ada yang salah. Jadi begini kita lihat dari input proses outputnya. Pola pikirnya berubah outputnya apa, prosesnya bagaimana, inputnya siapa. Ini tidak jadi masalah. DPA nya bukan buatan saya, tapi jadi saya yang katempuhan. Itu datangnya alihan itu. Kalau PPTKnya masih pak Yandi. Saya mau jujur apakah saya menerima seperak saja untuk kegiatan. Cuma jadinya jadi kriminalitas. Kegiatan dijalankan apa yang salah ?”, urai Asep yang kini menduduki jabatan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan.

Lebih jauh ditanggapinya, bahwa itukan dalam posisi lingkungan tertutup wartawan eksklusif wartawan ada yang iri dan melaporkannya. “Siapa yang tertutup. Kami ini terbuka. Kalau benar kejaksaan yaaa… objektif lah. Saya juga punya saudara di kejaksaan. Saya hanya melaksanakan. DPA bukan buatan saya. Itu program kiriman dari TU”, sanggahnya.

Ketika ditanya mengapa dana tersebut diserahkan kepada pihak ketiga dan payung hukumnya tidak ada, Asep mengatakan justru dia juga dalam posisi melaksanakan kegiatan. “Apa negara dirugikan . Azas manfaat, manfaat tidak ? Menurut mereka manfaat. Legitimit gak dalam posisi kaitan peruntukan uang yang dikeluarkan itu masuk tidak. Capek saya untuk menerangkan hal-hal seperti itu banyak pekerjaan saya. Saya disana sebagai KPA (Kuasa Pengguna Anggaran-red.) sepeserpun saya tdak mendapatkan. Saya hanya melaksanakan kegiatan. Lancarkan saja gitu. Mereka yang mengelola”, tandasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima Japos (4/6), bahwa ada laporan pengaduan yang dikirimkan ke Kejaksaan Agung RI tentang dugaan korupsi di Balai Tikomdik, Disdik Jabar. Menurut sumber yang minta namanya tidak ditulis itu karena nilainya cuma Rp. 2 Miliar pihak Kejagung melimpahkan laporan pengaduan itu ke Kejati Jabar. Kepala Seksi Penerangan Hukum, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Raymon Ali, SH ketika dikonfirmasi melalui ponselnya (4/6) berjanji akan menelusurinya. “Kirimkan saja kang melalui WA kasusnya apa nanti saya telusuri”, janjinya.

Sumber Japos menyebut oknum pejabat di Disdik Jabar tidak jera melakukan tindakan penyimpangan. “Mungkin uang triliyunan itu dianggap durian runtuh dari langit. Anda sebagai wartawan turun dong on the spot ke daerah-daerah. Coba telusuri pelaksanaan RKB (Ruang Kelas Baru-red.) maupun USB (Unit Sekolah Baru-red.) belum lagi pengadaanya. Bahkan ada anak angkat pejabat Disdik Jabar pun bisa mengumpulkan beberapa kepala sekolah di sebuah restoran. Saya rasa wartawan dan pihak penyidik baik kepolisian maupun kejaksaan harus jemput bola turun kelapangan. Sekarang musim Pilgub mana tau ada aliran dana untuk politik dari proyek-proyek yang dimonopoli oknum. Soalnya ada instruksi ke pihak SMA/SMK se Jabar agar mengumpulkan uang untuk mencetak kalender pasangan calon gubernur Jabar tertentu”, urainya. @lf


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (36866)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13338)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12715)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7889)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5237)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4483)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3809)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3549)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3472)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3401)
Bedah JayaposKorupsi Di Disdik Jabar ? Asep Suhanggan : Saya Punya Saudara JaksaBANDUNG, JAYA POS – Dengan anggaran gemuk Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat rentan ...


Warga Desa Indrajaya Komplain Pengerjaan JalanProyek Baja Ringan SMPN 9 Purwakarta Diduga Asal-asalan, Disdik Segera Tegur PemborongPengawasan Dinas Lemah, Inspeksi Tanggul Urukan Pantai Kenjeran (Bronjong) Asal JadiProyek Rp 14 M Lebih Kawalan TP4D Kajati Kalteng Terindikasi Tak Sesuai KontrakProgram BSPS Tahun 2017, Diduga Langgar Peraturan Kemen PUPRProyek Irigasi Banda Usang Di Siguhung Terkesan AmburadulApotik Intan Farma Diduga Jual Obat Diatas HET, Imodium Dijual Rp 145 Ribu, Apotik Lain Rp 91 Ribu
Laporan KhususPT Semen Baturaja (Persero) Tbk. ...


Jelang Lebaran, Harga Stabil di Mendobarat dan MerawangPemkab Mojokerto Kembali Pertahankan Gelar WTPPT Inalum Bagikan Paket Sembako Gratis kepada WargaPelantikan Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Samosir DigelarBupati Dan Ketua TP- PKK Tanjab Barat, Bagikan Zakat MalPUBLIKASI KINERJA DINAS SOSIAL KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018WTP Ke Enam Anugerah Terindah Bagi Kabupaten Tanah Datar