Sabtu, 09 Juni 2018 - 06:08:43 WIB
Kedua Terdakwa Kasus Ijazah Palsu Di Vonis 7 Tahun PenjaraKategori: Jakarta - Dibaca: 248 kali

Baca Juga:Dirjen Dikdas Diminta Tindak Sekolah yang Melakukan PungliPPK Tidak Becus, Proyek Senilai Rp 2,1 M GagalKinerja Polres Dapat Apresiasi PositifDirtek PDAM Tirta Sukapura Dinilai Arogan

JAKARTA, JAYA POSSidang putusan kasus ijazah palsu dengan terdakwa Mathius Mangentang dan Ernawaty Simbolon di gelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (7/6).

Dalam amar putusan yang di bacakan Ketua Majelis Hakim, Nun Suhaeni menjelaskan bahwa terdakwa Mathius Mangentang dan Ernawaty Simbolon terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan secara bersama-sama memberikan ijazah tanpa hak, jelasnya.

Bahwa perbuatan terdakwa sebagaimana di atur dan di ancam Pasal 67 Undang - Undang Sisdiknas No.20 Tahun 2003, dengan menjatuhkan pidana selama 7 tahun penjara dan menetapkan dalam tahanan kota, ujar Nun 

Atas putusan tersebut Jaksa Penuntut Umum ( JPU ) Handri menyatakan bahwa putusan majelis berbeda dengan tuntutan yang kita berikan danengatakan tetap dalam tahanan kota, " Kita pikir - pikir apakah akan melakukan upaya hukum atau tidak, katanya kepada wartawan seusai persidangan

Menurut Handri, Kami akan melaporkan terlebih dahulu putusan ini kepada pimpinan, ujarnya.

" Kalau terkait upaya - upaya penahanan di dalam putusan tadi udah jelas di sampaikan bahwasannya tidak ada perintah penahanan rutan," jelas Handri.

Lanjut Handri, hanya di situ berada dalam tahanan kota namun terkait upaya hukum apakah nanti dari pihak mereka melakukan upaya hukum atau tidak.

Kalau pun nanti kita melakukan upaya hukum maka penahanan kembali ke Pengadilan Tinggi.

" Nanti Pengadilan Tinggi memiliki kewenangan untuk mengatur penahanan apakah penahanan rutan atau kota," tutup Handri.@d2


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59215)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51052)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19654)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14389)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13835)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13525)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13446)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8925)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8844)
Bedah JayaposSidang Putusan di PN BLB, Hanya Dibacakan Dua Orang HakimKab Bandung, Jaya Pos Sidang pembacaan putusan perkara Curanmor terhadap terdakwa Dicky Rahmad yang ...


Diduga Libatkan Sejumlah oknum Dewan dan Kades, Dana Pokir Diduga Jadi Ajang BancakanBermasalah, Proyek Kemenhub di KKU Rp 29 M Gagal DilaksanakanPapam Kanas Kecewa Dengan Proses Hukum Di Polsek Bilah HuluWaspada! Bank BNI Cabang Lahat Ada Indikasi Kecurangan di Transaksi Mesin ATM Nasabah ?Pemdes Patimban Diduga Lakukan Pungli SKD/SKA Hingga Ratusan Juta RupiahOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarRusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung Jawab
Laporan KhususIlyas Panji Alam Ajak Warga OI Budayakan Gotong-RoyongIndralaya, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengajak warganya membudayakan gotong-royong (goro), ...


Sanggar Tuah Pusaka Juara I Festival Tari Kabupaten Bintan 2019Gelar Forum OPD, DBPR OptimalkanPembangunan Kantor Pelayanan, Gedung Sekolah dan Civic CenterMisteri Liang Sakti Batu GordangBupati Subang Terima Piagam Penghargaan Presiden RI Sebagai Pelaksana Revitalisasi Pasar Rakyat TerbKebebasan Pers Dan Penyimpangan Profesi JurnalisLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerSekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea Bulan