Rabu, 05 September 2012 - 07:05:53 WIB
Warga Jakarta Pusat Harapkan Penegak Hukum Awasi Penggunaan AnggaranKategori: Jakarta - Dibaca: 233 kali

Baca Juga:Pengusaha Ternak Ayam Dinagori Dolok Kahean Resahkan WargaDipimpin Kartubi, Perusda Siap Berbenah DiriTender Pembangunan Pagar Sarat KKN, Rekanan Peserta Lelang Disuruh Mundur dan Ditawari Proyek LainDirjen Dikdas Diminta Tindak Sekolah yang Melakukan Pungli

Jakarta, Jaya Pos

Dalam rangka menggunakan APBD di tiap unit atau suku dinas di Pemerintahan DKI Jakarta, masyarakat berharap agar dimanfaatkan sesuai dengan kegunaanya baik untuk pembangunan fisik maupun non fisik. Penggunaan anggaran ini pula diminta agar tetap diawasi oleh penegak hukum agar sesuai dengan peruntukannya.

Hal ini dikatakan Heru, salah satu pemuda di Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat di kediamannya kepada Jaya Pos beberapa waktu yang lalu. “Saya berharap seluruh lapisan masyarakat serta aparat penegak hukum mengawasi pemakaian anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana di Jakarta Pusat,” kata Heru.

Salah satu sumber di Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, kepada Jaya Pos mengungkapkan, bahwa sebuah kegiatan proyek yang sedang berjalan di kantor kecamatan diduga lepas dari pengawasan, baik dari LSM maupun penegak hukum. Hal ini katanya, perlu dipertanyakan, apakah seluruh kegiatan di Jakarta Pusat sesuai ketentuan ?

Selain perbaikan kantor kecamatan, katanya, di Kecamatan Sawah Besar juga dilaksanakan perawatan fasilitas umum lainnya. Namun hal ini, lanjutnya masih dipertanyakan. Sebab, diduga lepas dari pengawasan, baik dari internal maupun eksternal.

Mestinya, tambah Heru, harus diawasi penggunaan anggarannya sesuai dengan peruntukannya dan pelaksanaan kegiatan sesuai aturan mulai dari tahapan lelang hingga pelaksanakan kegiatan.

Untuk itu, ia berharap dan mengajak aparat penegak hukum segera melaksanakan tupoksinya dengan maksimal melakukan pencegahan maupun mengantisipasi adanya dugaan pelanggaran maupun penyimpangan penggunaan anggaran pada seluruh pelaksanaan kegiatan di Jakarta Pusat supaya kegiatan itu bermanfaat bagi masyarakat.

“Jangan sampai ada dugaan bebas dari pengawasan dikarenakan situasi, yang mana saat ini masyarakat Jakarta sedang melaksanakan pesta pemilihan kepala daerah sehingga pusat perhatian pengawasan jadi lenggah,” ungkap Heru.

Hal yang sama diungkapkan Budi, salah satu tokoh pemuda di Kecamatan Gambir. Di kediamannya kepada Jaya Pos, ia mengatakan, selaku pemuda Jakarta Pusat berharap agar pada kegiatan pelaksanaan bisa memberikan suatu mutu dan kwalitas pekerjaan yang baik sesuai anggaran yang tersedia.

“Saya juga berharap agar seluruh komponen masyarakat dapat berpartisipasi aktif mengawasinya jalannya pembangunan di Jakarta Pusat agar tidak adanya dugaan masyarakat merasa dirugikan. Sebab,  setiap anggaran yang dipakai adalah hasil dari pembayaran pajak masyarakat,” terang Budi. Didit


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59202)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51035)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19222)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14366)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13808)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13508)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13431)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12805)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8790)
Bedah JayaposOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarPandeglang, Jaya Pos Pembangunan drainase di Jalan Raya Simpang Labuan–Cibaliung tepatnya di ...


Rusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung JawabGerombolan Pencuri TBS Dan Berondolan Kelapa Sawit PTPN III Aek Nabara Semakin BeringasTiga Proyek Senilai Rp 4,2 M Bermasalah, Inspektorat Ketapang Tunggu Perintah Bupati Selain Tidak Difungsikan, Bangunan Pasar Pollung Diduga Mengandung Tanah GambutJaka Marhaen SH : Keterpurukan Hukum di Mata Masyarakat Pencari KeadilanPersoalan Letak Tanah Poktan KCS dan Kebun Milik K Handoko, Seharusnya Urusan Dokumen di Desa BumbunPenyidik Polresta Bukittinggi Terkesan Tidak Profesional, Dua Kali Jaksa Tolak SPDP Tersangka
Laporan KhususLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerPemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah lakukan berbagai cara dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ...


Sekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea BulanDialog Dengan Penerima Bansos PKH dan BPNT Di Bangka Belitung, Ini Pesan Presiden Joko WidodoDisdukcapil PALI Sosialisasi Kebijakan Kependudukan Tingkatkan Kualitas Pelayanan AdmindukBupati PALI Resmikan Fungsi Gedung SD10 KIM Bangka Ikuti Kegiatan Pemberdayaan Tingkat ProvinsiKejari Kabupaten Bandung Tingkatkan Pelayanan Dan Siap Menuju WBK Dan WBBMBupati Labusel Buka Acara Sosialisasi E-Perizinan