Rabu, 05 September 2012 - 07:23:21 WIB
Pasca Lebaran, Pasar Labuan Dikepung Tumpukan SampahKategori: Banten - Dibaca: 383 kali

Baca Juga:Kapolda Sulteng Serahkan Bantuan Banjir Bandang di Lokasi BencanaDiduga Realisasi Dana Gempa Kec. Cilawu BermasalahWarga Jakarta Pusat Harapkan Penegak Hukum Awasi Penggunaan AnggaranPengusaha Ternak Ayam Dinagori Dolok Kahean Resahkan Warga

Pandeglang, Jaya Pos

Dinas Kebersihan Kab. Pandeglang sepertinya sudah tidak lagi memiliki kepedulian sekaligus sudah melalalikan tugas dan fungsinya terutama bagi para pekerjan yang setiap hari  ditugaskan di lapangan untuk membersihkan dan mengangkut sampah di berbagai pasar yang merupakan wilayah kerja mereka.

Buktinya, pasca Lebaran tahun ini, tumpukkan sampah di berbagai sudut Kota Labuan dibiarkan. Hingga berita ini dimuat, Pasar Labuan tak ubahnya sebagai tempat pembuangan sampah yang dilegalkan. Padahal makna pasar yang sesungguhnya adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli sekaligus tempat transaksi.

Ironisnnya, keadaan seperti itu sudah berjalan setiap tahun yaitu setiap menjelang dan usainya Hari Raya Idul Fitri.
Hal itu dikatakan oleh Wan, salah satu pedagang kaki lima yang setiap hari tak pernah alpa jika dipinta salar sampah oleh petugas.
“Untungnya di hari Lebaran  ang sudah berjalan hampir sepekan ini cuaca sangat baik dan tidak turun hujan, jika turun hujan maka sudah dipastikan Pasar Labuan akan dibanjiri sampah akibatnya menimbulkan bau yang tidak sedap juga akan menimbulkan berbagai bibit penyakit,” kata Wan.

Komentar yang sama di ungkapkan oleh pemilik Toko Busana. Permasalahan sampah di Pasar Labuan sepertinya sebuah permasalahan yang tidak berujung lantaran tidak adanya upaya dari Dinas Kebersihan itu sendiri untuk bersikap tanggap dan peka terhadap situasi yang sedang berkembang.

Me­num­puknya sampah di Pasar Labuan  tidak hanya dilatar belakangi oleh hari raya saja, hari-hari biasa pun perihal sampah di Pasar Labuan dijadikan bahan perbincangan yang terkesan sumbang terutama bagi  Dinas Kebersihan Kabupaten Pandeglang. Betapa tidak, disamping jadwal angkut sampahnya tidak menentu ditambah, mobil angkut sampah yang sudah tua dan reyot.

“Sebagai warga pribumi sekaligus sebagai aktifis, saya akan mempertanyakan permasalahan sampah itu pada Dinas kebersihan Kab Pandeglang, sejauh mana tanggung jawab Dinas Kebersihan terhadap upaya dan usaha dalam menjalankan tugas lalu dialokasikan kemana saja uang salar sampah yang setiap hari dipungut dari ratusan pedagang, baik yang kategori kaki lima maupun yang sudah memiliki tempat  tetap. Sebab, dari kenyataan yang ada meski salar sampah dipungut tiap hari, jadwal angkut sampah sering tidak menentu ditambah mobil angkut sampah yang bobrok,” kata Yance dari LSM Jambakk.

M Ridho selaku orang nomor satu yang ditugaskan sebagai pengatur petugas angkut sampah, belum dapat dikonfirmasi. Yan/Rus


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59364)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51240)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (32883)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14714)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14005)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13841)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13597)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13009)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (9891)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9017)
Bedah JayaposWarga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikTidak hanya soal air bersih saja yang menjadikan penyebab kesulitan di Huntara, lampu penerangpun bagian dari ...


Bobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM BersubsidiSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruGus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?Bangunan Pompanisasi Di Desa Gendro Mangkrak dan Perlu di AuditRS MMC Jambi Diduga Curangi Gaji Karyawan, Lebaran Terancam Tidak Terima THR Proyek U-ditch Dukuh Menanggal III Terindikasi dicurangi Pejabat Pemeriksa, Dinas Tutup Mata?
Laporan KhususPemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixCiamis, Jaya Pos Persoalan rencana pengaspalan hotmix jalan kabupaten lintas Buniseuri-Jalatrang yang ...


Lakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan SumutPatik Dalam Kehidupan Batak Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya BersilaturrahimDPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj Walikota Tahun 2018DPRD Subang Gelar Rapat Paripurna LKPJ Bupati Tahun 2018 Pemkab OKI Gelar Safari Ramadhan