Rabu, 05 September 2012 - 07:29:34 WIB
Pengerjaan Rehab dan RKB Sejumlah SDN Asal Jadi, Kepsek dan Konsultan Diduga Lakukan KonspirasiKategori: Pendidikan - Dibaca: 509 kali

Baca Juga:Pasca Lebaran, Pasar Labuan Dikepung Tumpukan SampahKapolda Sulteng Serahkan Bantuan Banjir Bandang di Lokasi BencanaDiduga Realisasi Dana Gempa Kec. Cilawu BermasalahWarga Jakarta Pusat Harapkan Penegak Hukum Awasi Penggunaan Anggaran

Pandeglang, Jaya Pos

Program nasional rehabilitasi ruang kelas rusak berat dan mebeulair yang didanai oleh APBN tahun anggaran 2012 pada sejumlah SDN di Kabupaten Pandeglang seperti di Kecamatan Jiput, Pagelaran, dan Sukaresmi diketahui terdapat beberapa keganjilan dan ketidaksempurnaan sebagaimana yang dituangkan pada RAB maupun bestek, lebih dari itu dikhwatirkan kekuatan fisik bangunan tidak akan bertahan lama dan cepat ambruk.

SDN Jaya Mekar 2, SDN Salapraya 2 dan SDN Bama 1, dalam pengerjaannya diketahui menggunakan semen yang kurang bermerek serta dibawah harga standar. Para kepala sekolah pun [kepsek] beralasan bahwa penggunaan semen tersebut, disamping harganya lebih rendah dari semen yang bermerek juga sudah disetujui oleh konsultan.

“Kami menggunakan semen tersebut disebabkan semen yang sudah disesuaikan sebagaimana yang dituangkan pada  laporan volume, barangnya tidak ada dipasaran. Disamping itu, konsultan sudah menyetujuinya,” kata salah satu kepsek via telepon selular pada Jaya Pos.

Yang mengejutkan lagi terjadi di SDN Janaka 3. Bangunan SDN itu jelas-jelas tidak mengacu dan  melanggar bestek contohnya segitiga atas tidak memakai sofi-sofi [istilah tukang.Red], kurangnya beberapa balok penghubung dan menggunakan pasir cor dan adukan untuk  pasangan dengan pasir laut.

Fatalnya, Maman SPd selaku Kepsek mengakui atas kesalahan penggunaan bahan bangunan akan tetapi tidak ada upaya untuk memperbaikinya dengan alasan yang sama yaitu sudah di amini konsultan.

Juki, salah satu konsultan saat dipinta komentarnya terkait banyaknya bangunan SDN diwilayah kerjanya yang menyalahi Bestek justru balik bertanya. Dia katakan kalau Jaya Pos menanyakan hal itu, ia minta diperlihatkan surat tugas berikut ID Card. “Untuk saya ambil dan saya photo,” katanya yang terkesan konyol dan amatiran, sebab secara tidak langsung Juki sudah mengambil hak dan wewenang PWI sekaligus aparatur penegak hukum.

Sikap Juki tidak jauh berbeda dengan Alek, konsultan yang membawahi sejumlah SDN di Kec Sukaresmi. “Silahkan wartawan cek langsung dan kalau menemukan beberapa keganjilan SDN mana saja laporkan pada Saya,” katanya dengan semangat idealisme yang kental. Akan tetapi, ketika Jaya Pos menemukan adanya keganjilan salah satu  SDN di Kec Sukaresmi, jangankan menjawab atau membalas SMS yang dikirimkan via handphonenya, diangkat pun tidak.

Mencermati hal itu, Yance salah satu aktivis LSM Jambakk mennyimpulkan adanya kesan dugaan konspirasi  sejumlah kepsek dan konsultan yang tidak terpuji dan sekaligus.  Mereka sudah melecehkan Permendiknas No 56 tahun 2011 yang direalisasikan untuk tahun anggaran 2012 tentang penggunaan dana rehab dan RKB untuk SDN dan SD luar biasa.

“Kadisdik Kab Pandeglang hendaknya tidak tinggal diam atas pelanggran-pelanggaran yang di lakukan oleh oknum-oknum itu. Saya berharap Kadisdik segera cek langsung ke lokasi, termasuk pihak penegak hukum agar,” kata Yance kepada Jaya Pos. Yan/Rus


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (116178)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87707)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (40560)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (21880)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (21574)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (15663)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (14969)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (14311)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13892)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (12098)
Bedah JayaposDana Pemeliharaan Pamsimas Diduga Ditilep Oknum DesaSubang, Jaya Pos Kesulitan memperoleh air bersih, khususnya air minum hingga kini masih berlangsung ...


Langgar PP Nomor 109 Tahun 2012, Perusahaan Rokok Pasang Baliho Tanpa Pesan 'Merokok Membunuhmu'Usut Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas di Bappeda Musi RawasPembangunan Embung Senilai Rp 2 Milyar di Banyuwangi Gagal KonstruksiPT Triomas Diduga Merambah Kawasan Giosfer di SiakDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarPPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M508 Indomaret Disegel, Lahan Atensi Mafia Dinas Hilang
Laporan KhususKemiskinan Memaksaku Menjdi TKW (Bgn 1)Oleh : Alexander Sibarani (Wartawan Harian Jaya Pos) Bekerja jauh di negeri orang dengan harapan terbebas ...


Group Facebooker K2AM Gelar Baksos Panti Jompo BinjaiMaju Calon Bupati 2015-2020, Carlos Melgares Eks Warga Spayol Siap Membangun SamosirBantaeng Buka Program 1 Juta Rumah untuk NelayanSDAP Banten Tingkatkan Ketersediaan Air Baku dan Irigasi Yang LayakDisdik Gagas KKN Berbasis Desa TerpaduPeringatan Hardiknas Meriah di Kabupaten OKUBPMP2T Kabupaten Pelalawan Melayani Dengan Sepenuh Hati