Selasa, 10 Juli 2018 - 06:10:39 WIB
PPNI Kabupaten Ciamis Membuat Perubahan Besar Dalam Bidang KesehatanKategori: Jawa Barat - Dibaca: 182 kali

Baca Juga:Pengerjaan Rehab dan RKB Sejumlah SDN Asal Jadi, Kepsek dan Konsultan Diduga Lakukan KonspirasiPasca Lebaran, Pasar Labuan Dikepung Tumpukan SampahKapolda Sulteng Serahkan Bantuan Banjir Bandang di Lokasi BencanaDiduga Realisasi Dana Gempa Kec. Cilawu Bermasalah

Ciamis, JAYAPOS - Profesi keperawatan merupakan satu dari sekian banyak profesi yang bergerak dalam bidang kesehatan, dimana pada penerapan di lapangan tidak hanya secara khusus melaksanakan pelayanan keperawatan langsung kepada pasien tetapi juga bergerak di bidang administratif kesehatan, penelitian keperawatan maupun yang menjadi tenaga pendidik di institusi pendidikan tinggi keperawatan.

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Ciamis telah membawa perubahan besar terhadap tercapainya salah satu tujuan pembangunan bidang kesehatan yaitu memberikan asuhan keperawatan sesuai kompetensinya dengan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan nasional khusus­nya di bidang kesehatan.

Hal tersebut dikemukakan Bupati Ciamis, melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, drg. H. Engkan Iskandar, MM sewaktu memberikan sambutan pada acara pembukaan Musyawarah Daerah Persatuan Perawat Nasio­nal Indonesia yang dihadiri Ketua DPW PPNI Provinsi Jabar beserta jajarannya, Kepala DPMPTSP, Kepala Kesbangpol, Direktur BPJS, Direktur RSUD, Direktur RS Permata Bunda, Direktur RS Dadi Keluarga, Ketua STIKes Muhammadiyah beserta jajarannya, serta seluruh Kepala UPTD Kesehatan Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Cia­mis serta disaksikan para utusan dan peninjau musyawarah daerah dan tamu undangan, Sabtu (30/6) bertempat di Auditorium STIKes Muhammadiyah Ciamis.

“Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Ciamis telah membawa perubahan besar terhadap tercapainya salah satu tujuan pembangunan bidang kesehatn yaitu memberikan asuhan keperawatan sesuai kompetensinya dengan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan nasional khususnya di bidang kesehatan. Untuk mendukung peran perawat yang semakin jelas, sesuai Undang-Undang Kesehatan, Undang-Undang Keperawatan dan peraturan yang berlaku, PPNI sebagai induk organisasi para perawat berkewajiban untuk melakukan pemantauan dan pembinaan terhadap para anggotanya yang bekerja di berbagai tatanan kesehetan, baik milik pemerintah maupun swasta. Hal ini sangat membantu pemerintah khususnya Dinas Kesehatan sebagai regulator dari sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Ciamis, “ungkap H. Engkan.

Dimana wewenang untuk mengeluarkan surat izin praktek perawat, kata H. Engkan, adalah merupakan tanggungjawab pemerintah. Disamping itu, pihaknya juga menegaskan tenaga profesi perawat di berbagai fasilitas layanan kesehatan, seperti di Rumah Sakit, Dinas Kesehatan dan UPTD Puskesmas yang tersebar di 37 Puskesmas di wilayah Kabupaten Ciamis.

Pada Musda PPNI Kabupaten Ciamis yang digelar di Auditorium STIKes Muhammadiyah Ciamis tersebut berdasarkan pantauan tim Jaya Pos, H. Acep Joni Heriyanto, S.Sos, S.Kep, MM, akhirnya terpilih menjadi Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kabupaten Ciamis masa bakti 2018-2023 lewat Musyawarah Daerah secara aklamasi diusulkan oleh tujuh DPK PPNI serta langsung dilantik oleh Ketua DPW PPNI Provinsi Jawa Barat, Wawan Hernawan, S.Kp.

H. Acep Joni menggantikan posisi Ketua DPD PPNI Kabupaten Ciamis H. Osep Hernandi, S.Sos, S.Kep, M.Kes yang sudah habis masa baktinya dan sudah menjabat selama dua periode. Saat ini H. Asep Joni bertugas di Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis sebagai Kasi Yankes.
Ketua DPD PPNI Kabupaten Ciamis terpilih, H. Acep Joni mengaku akan membawa organisasi ini menjadi mitra sejati pemerintah Kabupaten Ciamis. Lewat organisasi ini pula ia akan memperjuangkan nasib kaum perawat yang dianggap masih membutuhkan perhatian serius dari Pemkab Ciamis. (Mamay)

Kepala Desa Jelegong Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis, Dudung Abdurahman mengakui bahwa keberadaan kedemplung di daerahnya sudah hampir punah. Untuk itu pihaknya selaku Kepala Desa bertanggungjawab untuk terus melestarikan Kedemplung atau yang dikenal Sermen ini supaya tidak tergerus oleh derasnya arus budaya barat yang sudah masuk hampir ke setiap pelosok yang ada di pedesaan. Kebetulan di desanya ada paguron pencak silat “Panggugah Putra” yang konsen melestarikan kesenian olahraga tradisional ini

“Saat ini, oltrad Kedemplung sering diminta untuk tampil di berbagai acara hajatan serta perayaan hari besar nasional yang menjadi daya tarik masyarakat serta wisatawan dalam menggali potensi olahraga tradisional yang terpendam yang merupakan warisan nenek moyang sekaligus hal ini juga bisa menumbuhkan keinginan sehingga menjadi daya tarik para kawula muda untuk menggeluti olahraga tradisional kedemplung yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan serta melestarikan kesenian ini, “ pungkas Dudung. (Mamay)


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59215)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51052)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (19654)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14389)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13835)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13525)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13446)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12825)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (8925)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8844)
Bedah JayaposSidang Putusan di PN BLB, Hanya Dibacakan Dua Orang HakimKab Bandung, Jaya Pos Sidang pembacaan putusan perkara Curanmor terhadap terdakwa Dicky Rahmad yang ...


Diduga Libatkan Sejumlah oknum Dewan dan Kades, Dana Pokir Diduga Jadi Ajang BancakanBermasalah, Proyek Kemenhub di KKU Rp 29 M Gagal DilaksanakanPapam Kanas Kecewa Dengan Proses Hukum Di Polsek Bilah HuluWaspada! Bank BNI Cabang Lahat Ada Indikasi Kecurangan di Transaksi Mesin ATM Nasabah ?Pemdes Patimban Diduga Lakukan Pungli SKD/SKA Hingga Ratusan Juta RupiahOtong Khusni : Bukan Hanya 5 Meter, 80 % Pekerjaan Drainase Harus DibongkarRusun Warugunung Memiliki Hutang, DPBT Kota Surabaya Harus Bertanggung Jawab
Laporan KhususIlyas Panji Alam Ajak Warga OI Budayakan Gotong-RoyongIndralaya, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengajak warganya membudayakan gotong-royong (goro), ...


Sanggar Tuah Pusaka Juara I Festival Tari Kabupaten Bintan 2019Gelar Forum OPD, DBPR OptimalkanPembangunan Kantor Pelayanan, Gedung Sekolah dan Civic CenterMisteri Liang Sakti Batu GordangBupati Subang Terima Piagam Penghargaan Presiden RI Sebagai Pelaksana Revitalisasi Pasar Rakyat TerbKebebasan Pers Dan Penyimpangan Profesi JurnalisLantik Pengurus Forum Honorer, Bupati Sangat Serius Untuk Dukung Forum HonorerSekilas Sejarah Keturunan Op Guru Tatea Bulan